Langgar Statuta, PSSI Cabut Sertifikat Lima Ofisial

02-12-2010 22:44
PSSI
PSSI

Bola.net - Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menghukum lima perangkat pertandingan dengan mencabut seluruh sertifikat yang pernah diterima karena telah melakukan pelanggaran terhadap Statuta PSSI.

Kelima perangkat pertandingan tersebut telah bertugas pada sebuah pertandingan yang diselenggarakan oleh organisasi yang berada di luar lingkungan PSSI, atau tidak dikenal oleh PSSI.

"Mereka nyata-nyata telah melakukan pelanggaran atas Statuta PSSI dan berdasarkan Kode Disiplin PSSI maka Komdis berhak menjatuhkan sanksi kepada mereka," kata Ketua Komdis PSSI Hinca Pandjaitan usai sidang keempat Komdis di Jakarta, Kamis,

Kelima perangkat pertandingan tersebut adalah Pengawas Pertandingan Mudjito dari Surabaya, Wasit Fiator Ambarita dari Bandung, Asisten wasit Ahmad Sukamdi dari Nganjuk, Asisten wasit Winarno Bachtiar dari Mojokerto, dan wasit cadangan R.A.Mas Agus dari Surabaya.

Mereka melaksanakan pertandingan di luar kewenangan PSSI antara tim Bogor Raya dengan Batavia FC yang berlangsung di Stadion Persikabo Bogor, Cibinong, 29 November lalu.

Menurut Hinca, sanksi pencabutan itu juga tentunya berlaku bagi sertifikat yang pernah diterima mereka dari organisasi di luar negeri yang berkaitan dengan penugasannya dari PSSI, misalnya sertifikat dari AFF atau AFC.

Di samping memutuskan mencabut seluruh sertifikat yang berhubungan dengan peran dan tugasnya sebagai perangkat pertandingan, Komisi Disiplin PSSI juga menjatuhkan hukuman larangan beraktifitas dalam seluruh kegiatan sepak bola di lingkungan PSSI selama seumur hidup.

Hinca mengatakan Komdis PSSI berhak menjatuhkan hukuman atas pelanggaran yang dilakukan jajaran perangkat pertandingan tersebut karena mereka melakukan kesalahan dengan bertugas pada sebuah pertandingan di luar yurisdiksi PSSI.

Menurut dia, Komdis membahas kasus pelanggaran disiplin oleh kelima jajaran perangkat pertandingan di atas setelah menerima Memo Internal dari Ketua Komite Wasit PSSI Togar Manahan Nero Simandjuntak.

"Dalam memo internal ini Ketua Komite Wasit meminta agar Komdis memeriksa dan mengadili atas pelanggaran disiplin dan statuta PSSI yang dilakukan oleh kelima perangkat pertandingan tadi," jelas Hinca.

Menjawab pertanyaan tentang tidak dilakukannya pemanggilan atas kelima jajaran perangkat pertandingan itu, Hinca menegaskan bahwa Komdis bisa langsung menjatuhkan hukuman dengan mempertimbangkan bahwa semua dokumen yang diperlukan untuk membuat keputusan sudah lengkap.

"Jadi Komdis bisa langsung menjatuhkan sanksi atau membuat keputusan jika seluruh dokumen yang diperlukan sudah ada," ujar Hinca yang didampingi Direktur Media PSSI Barry Sihotang.

Ia juga menegaskan bahwa keputusan Komdis terhadap kelima jajaran perangkat pertandingan di atas sudah bersifat final dan tidak bisa dilakukan banding.

Keputusan Komdis terhadap para pelaku sepakbola yang melakukan pelanggaran terhadap Statuta PSSI ini merupakan implementasi dari sikap tegas PSSI untuk mereka yang terbukti telah melakukan pelanggaran tersebut.

PSSI sebelumnya telah membentuk tim Pencari Fakta yang berkaitan dengan adanya kegiatan yang dilakukan oleh organisasi di luar lingkungan PSSI. Tim Pencari Fakta ini diketuai oleh Subardi, dengan anggota Muhammad Zein, Togar Manahan Nero dan Mafirion.

Tim Pencari Fakta mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran yang dilakukan komponen-komponen yang berkaitan dengan kegiatan sepak bola, misalnya pelatih, wasit dan pemain.

Terkait dengan pemain, saat ini PSSI sedang melakukan verifikasi atas para pemain asing yang disebut-sebut akan bermain pada kompetisi yang bukan dilakukan oleh PSSI. Jika pemain asing tersebut memperoleh sertifikasinya dari PSSI, yakni KITAS dan ITC, maka PSSI bisa saja melaporkan pemain tersebut ke Dirjen Imigrasi untuk dideportasi. (ant/row)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.


Komentar Pembaca (72 komentar)
jefri simangunsong, medan
18:36 19 Desember 2010
BUAT MALU ORANG BATAK AJA KALIAN....DASAR KORUPTOR....!!!!
Anak Bekasi, Bekasi
07:19 06 Desember 2010
Dasar pengurus PSSI dah pada be**t dengan dalih Langgar Statuta dengan gampang Pecat orang, nah si NURDIN HALID kenapa nggak di pecat juga jelas - jelas dia Langgar Statuta FIFA, dimana Oraginasi Sepak Bola tidak boleh dipimpin oleh bekas Narapinada.....kalau bertindak pake Otak donk....
ozi_thox, han guk
17:02 04 Desember 2010
untuk smua pengurus pssi yg jelas takut kehilangan panganya
james, minahasa
16:41 04 Desember 2010
seharusnya PSSI lebih bijaksana jgn semenamena atau PSSI TAKUT SAMA LPI ??????? apa lagi NURDIN...........
M. YUDHIE KRESNA, Baturaja
16:24 04 Desember 2010
Mau dibawa kemana sepakbola indonesia jika nakhoda dan awak kapal yang mengemudikannya terdapat orang2 yang tidak berkopenten yang hanya pintar omong doang, Seharusnya introspeksi diri.....PSSI? bukan main ancam karena tidak sejalan... Katanya orang berpendidikan?



Lihat Berita Bola Indonesia

- - -