Menpora Tetap Buka Pintu Untuk KPSI

01-05-2012 10:10

 | La Nyalla Mahmud Mattalitti



Menpora Tetap Buka Pintu Untuk KPSI
Menpora Andi Mallarangeng seusai bertemu dengan PSSI Bola-Esa

Bola.net - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Andi Mallarangeng, mengakui ingin bertindak adil kepada semua pihak. Karena itu, politikus asal partai Demokrat tersebut bersedia membuka pintu bagi pihak Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) guna melaporkan hasil pertemuannya dengan Satuan tugas (Satgas) yang dibentuk AFC guna membantu penyelesaian persoalan dualisme kompetisi di sepakbola nasional.

“Siapa pun yang berniat untuk bertemu, maka akan saya layani. Apalagi, jika niat tersebut baik dan benar, saya akan siapkan waktunya,” kata Andi kepada Bola.net, usai menerima rombongan PSSI di kantornya, Jakarta, Senin (30/4).

Dalam kesempatan tersebut, PSSI melalui Ketua Umum, Djohar Arifin Husin, Wakil Ketua Farid Rahman dan Sekretaris Jenderal Tri Goestoro bergantian melaporkan pertemuan pertama dengan Satgas AFC, di JW Marriot, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (24/4) lalu. Sedangkan Menpora, didampingi Staf Ahli Tunas Dwidharto, Staf Khusus Faisal Abdullah dan Ivana Lie.

Djohar memberikan garis besar pertemuan dengan Satgas AFC, lalu penjelasan dilanjutkan oleh Farid. Dalam pertemuan yang tergolong singkat tersebut, Farid menceritakan jika Satgas AFC diwakili Wakil Presiden AFC HRH Pangeran Abdullah Ibni Sultan Ahmad Shah, anggota Komite Eksekutif FIFA dan AFC Dato Worawi Makudi, serta dua lainnya Sekjen AFC Dato Alex Sossay, dan Kepala Asosiasi dan Hubungan Internasional AFC James Johnson. Lalu, PSSI diwakili Farid Rahman dan Tri Goestoro.

Seperti dilansir dari situs resmi AFC, the-afc.com, pertemuan perdana justru hanya mengundang pihak PSSI serta pengelola breakaway league dan bukan KPSI. Namun, pihak KPSI malah terang-terangan mengklaim jika pihaknya juga diundang resmi oleh AFC.

Alhasil, kubu KPSI yang kini dipimpin La Nyalla Mahmud Mattalitti, mengirimkan CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono dan Ketua Komite Disiplin (Komdis) PSSI versi La Nyalla, Hinca Panjaitan.

“Pokoknya, saya berharap ada solusi terbaik bagi sepak bola Indonesia. Saya juga berharap sebelum 15 Juni, masalah sudah selesai secara komprehensif dari Satgas AFC dan kedua kubu mau menerimanya," lanjut Andi.

Sayangnya, Andi tidak banyak mengulas apa saja yang disampaikan Djohar dan kawan-kawan. Yang pasti, sambung Andi, pihaknya akan terus memantau perkembangan proses penyelesaian masalah di tangan Satgas AFC.

"Pemerintah akan terus mengawal proses ini. Bahkan, saya juga siap bila diminta menghadap Satgas AFC untuk membantu apa-apa yang diperlukan," tutupnya (esa/dzi)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.





Lihat Berita Bola Indonesia

- - -