
Bola.net - Mantan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid minta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Malarangeng tetap konsisten dengan kebijakannya berkaitan dengan pemain yang memperkuat Tim Nasional (Timnas).
"Seharusnya Menpora konsisten dengan kebijakannya terkait pemain Timnas. Pak Andi pernah mengatakan jika semua warga Negara Indonesia (WNI) punya hak yang sama untuk memperkuat Timnas, apakah pemain itu berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI) atau Liga Super Indonesia (LSI)," katanya seusai membuka Rakornas Dekopin di Batu, Jawa Timur, Selasa (31/1) malam.
Namun, faktanya sekarang pemain yang saat ini memperkuat tim yang berkompetisi di LSI dianggap ilegal dan tidak boleh memperkuat Timnas. "Ini namanya kan tidak konsisten dan melanggar kebijakan yang telah dibuat sendiri," ujarnya.
Dulu, lanjutnya, kompetisi LPI dianggap sah dan pemainnya juga punya hak yang sama untuk memperkuat Timnas, tapi kenapa sekarang pemain LSI tidak diperbolehkan memperkuat Timnas. Padahal, semua tahu bagaimana kualitas pemain yang berkompetisi di ajang LSI.
Ia menyarankan agar Menpora segera memanggil PSSI untuk membahas komposisi pemain yang memperkuat Timnas, dengan mencari pemain yang berkualitas dan memiliki jam terbang.
"Saya yakin pasti banyak pemain yang berkualitas dan pengalaman, terutama yang saat ini berkiprah di LPI maupun LSI. Tidak perlu membedakan, toh semua itu demi bangsa Indonesia di kancah internasional," katanya.
Apalagi, tegas Nurdin, dalam waktu dekat ini Timnas Indonesia juga menghadapi laga terakhirnya melawan Bahrain pada bulan Februari 2012 di ajang penyisihan Grup E Zona Asia ajang Pra Piala Dunia (PPD) 2014.
"Dulu Timnas bisa mengalahkan Bahrain, masak sekarang Timnas akan dibantai Bahrain? Jangan memalukan lah, kalau Menpora konsisten dan ingin membangun persepakbolaan di Tanah Air menjadi lebih baik, pasti tidak akan mengabaikan pemain LSI," ujarnya.
Sebelumnya Ketua Umum PSSI Djohar Arifin tetap pada pendiriannya jika pemain yang berkiprah di LSI tidak boleh memperkuat Timnas. (ant/lex)
"Seharusnya Menpora konsisten dengan kebijakannya terkait pemain Timnas. Pak Andi pernah mengatakan jika semua warga Negara Indonesia (WNI) punya hak yang sama untuk memperkuat Timnas, apakah pemain itu berlaga di Liga Primer Indonesia (LPI) atau Liga Super Indonesia (LSI)," katanya seusai membuka Rakornas Dekopin di Batu, Jawa Timur, Selasa (31/1) malam.
Namun, faktanya sekarang pemain yang saat ini memperkuat tim yang berkompetisi di LSI dianggap ilegal dan tidak boleh memperkuat Timnas. "Ini namanya kan tidak konsisten dan melanggar kebijakan yang telah dibuat sendiri," ujarnya.
Dulu, lanjutnya, kompetisi LPI dianggap sah dan pemainnya juga punya hak yang sama untuk memperkuat Timnas, tapi kenapa sekarang pemain LSI tidak diperbolehkan memperkuat Timnas. Padahal, semua tahu bagaimana kualitas pemain yang berkompetisi di ajang LSI.
Ia menyarankan agar Menpora segera memanggil PSSI untuk membahas komposisi pemain yang memperkuat Timnas, dengan mencari pemain yang berkualitas dan memiliki jam terbang.
"Saya yakin pasti banyak pemain yang berkualitas dan pengalaman, terutama yang saat ini berkiprah di LPI maupun LSI. Tidak perlu membedakan, toh semua itu demi bangsa Indonesia di kancah internasional," katanya.
Apalagi, tegas Nurdin, dalam waktu dekat ini Timnas Indonesia juga menghadapi laga terakhirnya melawan Bahrain pada bulan Februari 2012 di ajang penyisihan Grup E Zona Asia ajang Pra Piala Dunia (PPD) 2014.
"Dulu Timnas bisa mengalahkan Bahrain, masak sekarang Timnas akan dibantai Bahrain? Jangan memalukan lah, kalau Menpora konsisten dan ingin membangun persepakbolaan di Tanah Air menjadi lebih baik, pasti tidak akan mengabaikan pemain LSI," ujarnya.
Sebelumnya Ketua Umum PSSI Djohar Arifin tetap pada pendiriannya jika pemain yang berkiprah di LSI tidak boleh memperkuat Timnas. (ant/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 13 Juni 2026 20:05Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Bulu Tangkis 13 Juni 2026 20:05Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
