
Bola.net - Belasan pemain Persiku Kudus mendatangi manajemen tim untuk menanyakan kepastian soal pembayaran gaji pemain yang hingga kini belum sepenuhnya terbayarkan.
13 pemain Persiku tersebut mendatangi Kantor PDAM Kudus, karena sebagian pengurus Persiku merupakan pegawai PDAM Kudus, diterima Komisaris PT Kudus Muriatama Ayatullah Humaini.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.50 WIB itu, sempat terjadi ketegangan dan adu mulut karena masing-masing pihak ingin menyampaikan tuntutannya.
Setelah terjadi pembicaraan selama beberapa menit, akhirnya ketegangan antara pemain dengan pihak manajemen bisa terkendali, sehingga pembicaraan soal kepastian gaji pemain bisa diutarakan dengan baik.
Salah seorang pemain Persiku, Voller Ortega mengungkapkan, kedatangannya bersama pemain yang lain untuk meminta kejelasan soal pembayaran gaji pemain.
"Kami juga ingin mengetahui kepastian waktunya, karena sejumlah pemain juga memiliki keluarga," ujarnya.
Sebetulnya, kata dia, persoalan ini bisa diselesaikan ketika ada komunikasi antara pemain dengan pengurus, karena selama ini hal itu belum terjadi.
"Jika ada komunikasi intensif, tentunya tidak akan terjadi perbedaan persepsi," ujarnya.
Terkait dengan makan sehar-hari para pemain di Mess Persiku, dia mempersilakan, untuk mengeceknya langsung agar mengetahui kondisi sebenarnya tentang menu makanan yang disajikan setiap harinya. Ia juga mengaku, belum pernah menerima suplemen vitamin, sepatu, maupun jaket tim.
Akan tetapi, pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut mengakui, salut dengan manajemen tanpa dukungan APBD, namun masih mampu membawa tim Persiku mengikuti kompetisi hingga sekarang.
Ia menegaskan, tetap akan menjalani latihan rutin serta siap main saat tim ini berlaga di kandang Persis Solo pada 21 April 2012.
Pada kesempatan tersebut, Voller juga menyampaikan apresiasinya terhadap Humaini yang mengungkapkan uang yang dikeluarkannya selama ini merupakan hasil jerih payahnya pribadi.
"Kami mengakui belum bisa memenuhi hak pemain. Akan tetapi, mereka diharapkan tetap memahami kondisi yang sedang terjadi karena saat ini manajemen masih tetap berupaya memenuhi hak mereka," ujarnya.
Kebutuhan gaji pemain setiap bulannya, kata dia, mencapai Rp160 juta, sehingga ketika terjadi tunggakan selama empat bulan mencapai Rp640 juta.
Apabila hingga 20 April 2012 manajemen belum mendapatkan uang, katanya, pemain dimungkinkan ada yang mundur setelah laga kontra Persis Solo, demikian halnya dirinya juga demikian karena sudah tidak ada sumber pemasukan dana. (ant/end)
13 pemain Persiku tersebut mendatangi Kantor PDAM Kudus, karena sebagian pengurus Persiku merupakan pegawai PDAM Kudus, diterima Komisaris PT Kudus Muriatama Ayatullah Humaini.
Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 10.50 WIB itu, sempat terjadi ketegangan dan adu mulut karena masing-masing pihak ingin menyampaikan tuntutannya.
Setelah terjadi pembicaraan selama beberapa menit, akhirnya ketegangan antara pemain dengan pihak manajemen bisa terkendali, sehingga pembicaraan soal kepastian gaji pemain bisa diutarakan dengan baik.
Salah seorang pemain Persiku, Voller Ortega mengungkapkan, kedatangannya bersama pemain yang lain untuk meminta kejelasan soal pembayaran gaji pemain.
"Kami juga ingin mengetahui kepastian waktunya, karena sejumlah pemain juga memiliki keluarga," ujarnya.
Sebetulnya, kata dia, persoalan ini bisa diselesaikan ketika ada komunikasi antara pemain dengan pengurus, karena selama ini hal itu belum terjadi.
"Jika ada komunikasi intensif, tentunya tidak akan terjadi perbedaan persepsi," ujarnya.
Terkait dengan makan sehar-hari para pemain di Mess Persiku, dia mempersilakan, untuk mengeceknya langsung agar mengetahui kondisi sebenarnya tentang menu makanan yang disajikan setiap harinya. Ia juga mengaku, belum pernah menerima suplemen vitamin, sepatu, maupun jaket tim.
Akan tetapi, pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut mengakui, salut dengan manajemen tanpa dukungan APBD, namun masih mampu membawa tim Persiku mengikuti kompetisi hingga sekarang.
Ia menegaskan, tetap akan menjalani latihan rutin serta siap main saat tim ini berlaga di kandang Persis Solo pada 21 April 2012.
Pada kesempatan tersebut, Voller juga menyampaikan apresiasinya terhadap Humaini yang mengungkapkan uang yang dikeluarkannya selama ini merupakan hasil jerih payahnya pribadi.
"Kami mengakui belum bisa memenuhi hak pemain. Akan tetapi, mereka diharapkan tetap memahami kondisi yang sedang terjadi karena saat ini manajemen masih tetap berupaya memenuhi hak mereka," ujarnya.
Kebutuhan gaji pemain setiap bulannya, kata dia, mencapai Rp160 juta, sehingga ketika terjadi tunggakan selama empat bulan mencapai Rp640 juta.
Apabila hingga 20 April 2012 manajemen belum mendapatkan uang, katanya, pemain dimungkinkan ada yang mundur setelah laga kontra Persis Solo, demikian halnya dirinya juga demikian karena sudah tidak ada sumber pemasukan dana. (ant/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
