
Bola.net - Neraca keuangan duo tim Persitara Jakarta Utara belum menunjukkan kegembiraan. Sebabnya, dua tim berjuluk Laskar Si Pitung baik yang berlaga di kompetisi Divisi Utama gelaran PT Liga Indonesia (LI) maupun PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), sama-sama tidak mempunyai sumber dana yang jelas.
Tak ayal, duo Laskar Si Pitung tersebut kini terancam tak dapat melanjutkan kompetisi. Jika Persitara versi PT LI mengandalkan dana patungan dari pengurus dan manajemen, Persitara yang mengarungi kompetisi Divisi Utama PT LPIS disokong menggunakan dana talangan.
"Sejauh ini, kami juga memakai dana pribadi. Tapi sifatnya dana talangan," ujar Sutrisno, General Manajer (GM) Persitara versi PT LPIS, kepada Bola.net.
Sutrisno mengungkapkan, pihaknya sempat kelimpungan saat skuad timnya harus melakoni dua laga tandang, yakni ke Medan menghadapi Pro Duta, dan PSLS di Lhokseumawe, Aceh. Tidak lain, itu setelah mengetahui dana di kas Persitara sudah kosong.
"Kami semua sempat kebingungan dan bimbang antara berangkat dan tidak," tutur pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut.
Terkait krisis dana yang dialami skuad timnya, Cak Tries- panggilan Sutrisno-mengaku, sempat mengeluh kepada PT LPIS. Dengan harapan, operator liga yang hanya diakui PSSI tersebut mau mengucurkan dana untuk biaya tur Tantan dan kawan-kawan ke Medan dan Aceh.
"Ya, kami sudah melaporkan masalah tersebut ke PT LPIS. Tapi hasil nihil," ungkapnya.
Karena tak ingin skuadnya dianggap kalah sebelum bertanding, Cak Tries pun berusaha memutar otak. Nah, Cak Tries bisa sedikit bernafas lega, setelah sadar bahwa di Medan ada mes Pertamina dengan biaya yang mampu menekan dana operasional laga tandangnya.
"Memang tidak gratis, tapi paling tidak dengan menggunakan mes Pertamina, kami dapat menghemat 50 persen untuk biaya operasional saat
Tak ayal, duo Laskar Si Pitung tersebut kini terancam tak dapat melanjutkan kompetisi. Jika Persitara versi PT LI mengandalkan dana patungan dari pengurus dan manajemen, Persitara yang mengarungi kompetisi Divisi Utama PT LPIS disokong menggunakan dana talangan.
"Sejauh ini, kami juga memakai dana pribadi. Tapi sifatnya dana talangan," ujar Sutrisno, General Manajer (GM) Persitara versi PT LPIS, kepada Bola.net.
Sutrisno mengungkapkan, pihaknya sempat kelimpungan saat skuad timnya harus melakoni dua laga tandang, yakni ke Medan menghadapi Pro Duta, dan PSLS di Lhokseumawe, Aceh. Tidak lain, itu setelah mengetahui dana di kas Persitara sudah kosong.
"Kami semua sempat kebingungan dan bimbang antara berangkat dan tidak," tutur pria asal Bangkalan, Madura, Jawa Timur tersebut.
Terkait krisis dana yang dialami skuad timnya, Cak Tries- panggilan Sutrisno-mengaku, sempat mengeluh kepada PT LPIS. Dengan harapan, operator liga yang hanya diakui PSSI tersebut mau mengucurkan dana untuk biaya tur Tantan dan kawan-kawan ke Medan dan Aceh.
"Ya, kami sudah melaporkan masalah tersebut ke PT LPIS. Tapi hasil nihil," ungkapnya.
Karena tak ingin skuadnya dianggap kalah sebelum bertanding, Cak Tries pun berusaha memutar otak. Nah, Cak Tries bisa sedikit bernafas lega, setelah sadar bahwa di Medan ada mes Pertamina dengan biaya yang mampu menekan dana operasional laga tandangnya.
"Memang tidak gratis, tapi paling tidak dengan menggunakan mes Pertamina, kami dapat menghemat 50 persen untuk biaya operasional saat
tandang ke Medan," tuturnya.
Sementara itu, untuk menutupi kekurangan, Cak Tries mengaku tetap harus merogoh kantong pribadinya. Karena setelah menghadapi Pro Duta di Stadion Lubuk Pakam, Medan, pasukan Laskar si Pitung harus diboyong ke Lhokseumawe.
"Untuk kekurangan dana buat ke Aceh tetap saya harus mengeluarkan dana pribadi. Tapi dihitung dana talangan," pungkasnya seraya menyebut bahwa laga Persitara itu modal nekad. (esa/Rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 23 Agustus 2026 11:55Kevin Diks Naik Kelas di Borussia Monchengladbach: Dipercaya Jadi Wakil Kapten
BERITA LAINNYA
-
indonesia 22 Agustus 2026 15:20Arema FC Resmi Perkenalkan Mauro Zijlstra jadi Pemain Baru
-
indonesia 19 Agustus 2026 23:25Kabar Baik dari Persija Jakarta: Shin Tae-yong Ungkap Kondisi Radovan Pankov
SOROT
-
Liputan6 23 Agustus 2026 11:00Prabowo dan Jokowi Jadi Saksi Nikah Kasespri Rizky Irmansyah
-
Liputan6 23 Agustus 2026 06:27Prabowo Minta Aturan Pembukaan Lahan Direvisi dan Perbanyak Alat Berat
-
Liputan6 23 Agustus 2026 00:49Kronologi Kebakaran Desa Adat Sade, Api Hanguskan Ratusan Rumah Suku Sasak
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:37Seskab Teddy: 4 Heli Water Bombing Ditambah untuk Kebakaran Hutan Kalteng
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:244 Remaja Terseret Ombak di Pantai Tuturuga, 2 Tewas dan 1 Hilang
-
Liputan6 22 Agustus 2026 23:09Momen Prabowo Telepon di Tengah Rapat Kebakaran Hutan, Minta Pompa dan Heli
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...










:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330895/original/072294000_1787458543-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_11.01.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330620/original/098096700_1787393601-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_16.33.17__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330741/original/041673200_1787421185-1005824714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330482/original/071249500_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.55.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330737/original/014551600_1787416079-1000044932.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330733/original/010127900_1787415521-IMG-20260822-WA0153.jpg)
