
Bola.net - PSM Makassar menelan kekalahan telak saat mengahadapi Semen Padang di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (03/6) malam. PSM harus menyerah dengan skor 3-1.
Pelatih PSM, Petar Segrt, mengakui keunggulan tuan rumah yang memang tampil dengan kekuatan penuh. Sementara PSM harus tampil pincang, terutama lini belakang, karena beberapa pilarnya tidak bisa tampil.
Absennya Hendra Wijaya karena akumulasi kartu kuning dan I Ketut Mahendra atau akrab disapa Lebut membuat pertahanan PSM bolong. Aswar Syamsuddin yang sebelumnya diplot menggantikan Hendra juga tidak bisa main karena tiba-tiba sakit jelang pertandingan.
Akibatnya, pelatih PSM, Petar Segrt, memasang Kaharuddin di bek. Padahal itu bukan posisi spesialisnya. Kahar sejatinya adalah pemain sayap. Ternyata, Semen Padang melihat peluang dari kelemahan PSM ini dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
Serangan-serangan mematikan Elie Aiboy dkk selalu diawali dari sayap kiri. Kerja sama apik antara Elie, Ferdinand Sinaga dan Edward Wilson Junior, membuat pertahanan PSM kewalahan.
"Memang ada masalah di kiri, itu kelemaHan kita dan lawan memanfaatkannya dengan baik. Tiga gol mereka berasal dari sisi kiri itu," kata Petar.
Petar juga mengacungkan jempol untuk duet Ferdinand dan Wilson. Menurut Petar, keduanya tampil luar biasa dan terbukti mampu menyumbangkan masing-masing satu gol.
"Hasil ini membuat mata kami terbuka bahwa Semen Padang memang tim IPL yang hebat dan manajemen yang ramah pada tamunya. Bagi saya, mereka layak menjadi juara," ungkap pelatih asal Kroasia ini.
Meski kalah, Petar masih bisa berbangga pada anak asuhnya. Karena sebagian besar pemain yang diturunkan adalah pemain muda dan mereka bisa banyak belajar dari pertandingan tersebut.
"Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi pemain muda dan berharap musim depan mereka bisa makin matang. Karena memang fokus saya musim ini adalah mengembangkan pemain muda," lanjutnya. (nda/end)
Pelatih PSM, Petar Segrt, mengakui keunggulan tuan rumah yang memang tampil dengan kekuatan penuh. Sementara PSM harus tampil pincang, terutama lini belakang, karena beberapa pilarnya tidak bisa tampil.
Absennya Hendra Wijaya karena akumulasi kartu kuning dan I Ketut Mahendra atau akrab disapa Lebut membuat pertahanan PSM bolong. Aswar Syamsuddin yang sebelumnya diplot menggantikan Hendra juga tidak bisa main karena tiba-tiba sakit jelang pertandingan.
Akibatnya, pelatih PSM, Petar Segrt, memasang Kaharuddin di bek. Padahal itu bukan posisi spesialisnya. Kahar sejatinya adalah pemain sayap. Ternyata, Semen Padang melihat peluang dari kelemahan PSM ini dan mampu memanfaatkannya dengan baik.
Serangan-serangan mematikan Elie Aiboy dkk selalu diawali dari sayap kiri. Kerja sama apik antara Elie, Ferdinand Sinaga dan Edward Wilson Junior, membuat pertahanan PSM kewalahan.
"Memang ada masalah di kiri, itu kelemaHan kita dan lawan memanfaatkannya dengan baik. Tiga gol mereka berasal dari sisi kiri itu," kata Petar.
Petar juga mengacungkan jempol untuk duet Ferdinand dan Wilson. Menurut Petar, keduanya tampil luar biasa dan terbukti mampu menyumbangkan masing-masing satu gol.
"Hasil ini membuat mata kami terbuka bahwa Semen Padang memang tim IPL yang hebat dan manajemen yang ramah pada tamunya. Bagi saya, mereka layak menjadi juara," ungkap pelatih asal Kroasia ini.
Meski kalah, Petar masih bisa berbangga pada anak asuhnya. Karena sebagian besar pemain yang diturunkan adalah pemain muda dan mereka bisa banyak belajar dari pertandingan tersebut.
"Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi pemain muda dan berharap musim depan mereka bisa makin matang. Karena memang fokus saya musim ini adalah mengembangkan pemain muda," lanjutnya. (nda/end)
Advertisement
Berita Terkait
-
Bola Indonesia 22 Mei 2026 17:03Prediksi BRI Super League: Persija vs Semen Padang 23 Mei 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:51Unggahan Viral Buka Jalan Pengungkapan Kasus Anak di Sukabumi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:30Top 3: Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:17
Kasus Badal Haji Fiktif Terbongkar, Mukimin Ditahan Saudi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:04Kubu Nadiem: Replik Jaksa Tak Sejalan dengan Dakwaan
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:53Kisah Pilu Naura, Remaja Lampung yang Terlantar di Pati
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:38Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Shin Tae-yong Akui Punya Niat Datangkan Marselino Ferdinan, Pratama Arhan, hingga Ragnar Oratmangoen ke Persija
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...













:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7589352/original/039823000_1780371556-IMG_2661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)
