
Bola.net - Ketua Komite Disiplin PSSI, Bernhard Limbong menegaskan jika kondisi persepakbolaan nasional tengah baik-baik saja dan tidak perlu adanya tindakan penyelamatan. Itu diungkapkan Limbong lantaran Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang terus merongrong PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin untuk lengser.
"Sepak bola kita sedang baik dan terus mengembangkan diri menuju kemajuan. Bahkan, Timnas kita mulai menuai hasil prestasi, misalnya Timnas U-17 yang sukses di turnamen yang berlangsung di Hong Kong," terang Limbong yang juga menjabat sebagai penanggungjawab Timnas Indonesia kepada Bola.net.
Karena itu, Limbong mengungkapkan adanya tujuan terselubung dari awak KPSI yang ngotot menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang disebut-sebut telah menyiapkan dana sebesar Rp1 miliar.
"Tentunya, ini menimbulkan curiga terhadap orang-orang yang rela menginvestasikan uangnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak baik seperti KLB PSSI. Apalagi, jelas-jelas jika FIFA dan AFC hanya mengakui PSSI dan tidak menganggap sedikitpun keberadaan KPSI," tegasnya.
Apa yang dikatakan Limbong merujuk pada pernyataan Ketua Umum KPSI Tony Apriliani, yang mengaku sudah menyiapkan dana sekitar Rp1 miliar dari kocek pribadi dan beberapa pejabat KPSI, serta donasi penggemar sepak bola untuk menggelar KLB di Jakarta pada 17-18 Maret 2012.
"Tuntutan KLB PSSI oleh KPSI sama sekali tidak mendasar dan harus segara dilupakan. Karena tidak ada kesalahan dan pelanggaran statuta organisasi yang dilakukan oleh pengurus PSSI. Seharusnya, kita harus dapat berpikir jernih dan mendorong islah demi kemajuan sepak bola Indonesia," tuntasnya. (esa/end)
"Sepak bola kita sedang baik dan terus mengembangkan diri menuju kemajuan. Bahkan, Timnas kita mulai menuai hasil prestasi, misalnya Timnas U-17 yang sukses di turnamen yang berlangsung di Hong Kong," terang Limbong yang juga menjabat sebagai penanggungjawab Timnas Indonesia kepada Bola.net.
Karena itu, Limbong mengungkapkan adanya tujuan terselubung dari awak KPSI yang ngotot menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang disebut-sebut telah menyiapkan dana sebesar Rp1 miliar.
"Tentunya, ini menimbulkan curiga terhadap orang-orang yang rela menginvestasikan uangnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang tidak baik seperti KLB PSSI. Apalagi, jelas-jelas jika FIFA dan AFC hanya mengakui PSSI dan tidak menganggap sedikitpun keberadaan KPSI," tegasnya.
Apa yang dikatakan Limbong merujuk pada pernyataan Ketua Umum KPSI Tony Apriliani, yang mengaku sudah menyiapkan dana sekitar Rp1 miliar dari kocek pribadi dan beberapa pejabat KPSI, serta donasi penggemar sepak bola untuk menggelar KLB di Jakarta pada 17-18 Maret 2012.
"Tuntutan KLB PSSI oleh KPSI sama sekali tidak mendasar dan harus segara dilupakan. Karena tidak ada kesalahan dan pelanggaran statuta organisasi yang dilakukan oleh pengurus PSSI. Seharusnya, kita harus dapat berpikir jernih dan mendorong islah demi kemajuan sepak bola Indonesia," tuntasnya. (esa/end)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Otomotif 13 Juni 2026 19:45Klasemen Pembalap WorldSSP 2026
BERITA LAINNYA
-
indonesia 10 Juni 2026 19:41Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
MOST VIEWED
Dean Huijsen Liburan ke Bali Usai Tak Main di Piala Dunia 2026, Jaga Kebugaran dengan Berlatih di Markas Bali United
Akhir Era Dedik 'Drogba' Setiawan Bersama Arema FC
Jadwal ASEAN U19 Boys Championship 2026 (AFF U19) - Semifinal di Vidio
Borneo FC Tunjuk Mantan Pelatih Benfica U-15 Sebagai Pengganti Fabio Lefundes, PSM CLBK dengan Darije Kalezic
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
