
Bambang Pamungkas dan kawan-kawan bertengger di posisi ketiga dengan raihan 38 poin dari 23 laga yang dimainkan. Macan Kemayoran menggeser Persiwa Wamena dan Persiba Balikpapan yang mengemas, masing-masing mengemas 37 dan 36 poin.
Raihan poin penuh tersebut, sesuai dengan yang ditargetkan tim pelatih. Tim kebanggaan The Jakmania- sebutan suporter Persija- memburu kemenangan setelah pada laga sebelumnya, Persela Lamongan, Ismed Sofyan dan kawan-kawan hanya bermain imbang 1-1.
"Tentu kami sangat bersyukur karena mampu memenangkan pertandingan ini. Kemenangan sungguh luar biasa karena membuat kami berada di peringkat tiga besar," ujar pelatih Persija, Iwan Setiawan, kepada Bola.net.
"Kami patut berterima kasih kepada pemain. Mereka bekerja keras hingga dapat memenangkan pertandingan yang cukup berat ini," tambah mantan arsitek PSMS Medan tersebut.
Memang, kemenangan tersebut diraih dengan cara tidak gampang. Upaya anak-anak Macan Kemayoran menjebol gawang Singo Edan- julukan Arema- yang dikawal Ahmad Kurniawan tidak menuai hasil hingga turun minum.
Setelah bermain imbang 0-0 sepanjang babak pertama, Iwan mengintruksikan pasukannya agar meningkatkan intensitas daya dobraknya di babak kedua. Untuk menambah daya gedor, Iwan memasukkan Octavianus dan menarik Jeong Kwan Sik yang dinilai tidak tampil maksimal.
Gelombang serangan yang dilancarkan anak-anak Macan Kemayoran ke jantung pertahanan Singo Edan, akhirnya berbuah hasil. Ketika pertandingan memasuki menit ke-60, Pedro Javier berhasil menjebol gawang tim kebanggaan Aremania itu.
Penyerang asal Paraguay itu menekan dan sukses memanfaatkan lowongnya sisi kanan pertahanan anak-anak Malang. Tanpa ampun, Pedro melepaskan tendangan keras yang akhirnya merobek gawang Arema yang dikawal Kurnia Mega yang menggantikan Ahmad Kurniawan di menit 40.
Unggul 1-0, sepertinya belum membuat Persija merasa aman. Buktinya, Macan Kemayoran tak mengendorkan intensitas serangannya. Terbukti, Robertino Pugliara dan kawan-kawan terus berusaha menggedor benteng pertahanan Singo Edan.
Tidak mau pulang dengan tangan hampah, Singo Edan mencoba keluar dari tekanan dan berusaha menciptakan beberapa peluang. Anak-anak Singo Edan nyaris berhasil menyamakan skor di menit ke-78. Sayang, peluang yang dimiliki M Ridhuan itu terbuang setelah tendangannya melebar dari gawang Galih Sudaryono.
Dalam 10 menit akhir laga, tensi semakin tinggi. Arema terus menekan dengan coba melakukan tendangan dari luar kotak penalti. Sedangkan Persija berusaha mengunci kemenangannya dengan menguasai bola lebih lama hingga peluit panjang dibunyikan.
Bagi Arema, kekalahan di Stadion Manahan membuat mereka belum mampu beranjak dari zona degradasi. Singo Edan masih berstatus sebagai juru kunci klasemen kompetisi tertinggi gelaran PT Liga Indonesia.
"Kami ucapkan selamat buat Persija atas kemenangan yang diraih. Kami tetap harus mengucapkan itu meski hasil ini sangat menyakitkan bagi kami," tandas pelatih Arema Djoko Susilo.
"Yang bisa kami lakukan saat ini, meminta maaf kepada Aremania yang sudah jauh datang untuk memberikan dukungan kepada kami. Setelah laga ini, kami akan berusaha lebih keras untuk menghindari ancaman degradasi. Tapi para pemain sudah berusaha keras, apalagi kami juga baru melakukan perjalanan yang jauh. Sedangkan Persija punya cukup waktu untuk istirahat. Kami tetap harus berjuang untuk tidak berada di zona degradasi," pungkas Djoko Susilo. (esa/Rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 15:16Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Mozambik
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 15:14Timnas Indonesia Ditantang Jaga Konsistensi Saat Hadapi Mozambik
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 14:52Korban Curanmor Bisa Ambil Motor Gratis, Cukup Bawa 2 Dokumen ini
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
Shin Tae-yong Buka-bukaan Alasan Terima Pinangan Persija Jakarta
Cinta Indonesia, Shin Tae-yong Tolak Sejumlah Tawaran demi Melatih Persija Jakarta
Persija Umumkan Pelatih Baru Senin, Nama Shin Tae-yong Menggema
Sebelum Shin Tae-yong, Ini 3 Pelatih Timnas Indonesia yang juga Pernah Menukangi Persija Jakarta
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...









:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8139323/original/059171500_1780991574-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_14.35.50.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
