Sriwijaya FC Berencana Protes ke BTN

Sriwijaya FC Berencana Protes ke BTN
Liga Super Indonesia
- Sriwijaya FC akan mengajukan protes resmi ke BTN seandainya enam pemainnya yang dipanggil mengikuti pelatnas Pra Piala Asia 2011 tidak boleh memperkuat tim selama bergabung di pelatnas.

Demikian dikatakan Vice President Technic PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Hendri Zainuddin, di Palembang, Kamis, menanggapi pengumuman nama-nama pemain yang akan mengikuti Pelatnas PPA 2011 oleh BTN.

"Kami akan mengajukan surat protes ke BTN jika enam pemain ini sama sekali tidak boleh memperkuat tim selama masuk Pelatnas yang diperkirakan memakan waktu lebih dari tiga bulan," kata dia.

Keenam pemain yang dimaksud, Ferry Rotinsulu (penjaga gawang), Charis Yulianto (pemain belakang), Isnan Ali (penjaga gawang), Ponaryo Astaman (geladang), M Nasuha (pemain belakang), dan Tony Sucipto (gelandang).

"Kami berharap BTN menerapkan Pelatnas seperti musim lalu saja. Jika pemain dibutuhkan Timnas untuk bertanding, BTN dapat meminjam dari klub dan begitu pula sebaliknya," kata dia.

"BTN harus berpikir realistis, jika keenam pemain ini bergabung di pelatnas, artinya separuh kekuatan SFC akan hilang. Selain itu, lucu rasanya jika kami membayar gaji mereka tapi mereka sama sekali tidak bekerja untuk klub, jelas kami rugi,"

"Kita bisa belajar dari negara-negara lain yang melakukan pelatnas seminggu atau dua minggu saja sebelum pertandingan. Ini juga dapat diterapkan di negara kita karena pemain timnas sebenarnya bukan pemain baru yang memerlukan waktu lama untuk beradaptasi,"

"Jika hanya satu bulan, kami dapat mentolerirnya karena mungkin hanya terdapat dua pertandingan saja yang tidak dapat diikuti keenam pemain ini. Tapi, jika sampai tiga bulan lebih, maka kami akan ajukan protes tegas," katanya.

Namun, ia mengungkapkan protes ini bukan berarti bahwa SFC tidak loyal terhadap negara.

"SFC pasti akan turut memberikan sumbangsih demi kepentingan negara, tapi kami menginginkan BTN tetap menerapkan pola lama. Jika pada akhirnya BTN mengambil keputusan dengan mencoret keenam pemain ini dari Timnas artinya BTN telah bertindak egois dan mengekang karir pemain," ujar dia. (kpl/zul)

Berita Terkait