Sriwijaya FC Resmi Ajukan Banding

Sriwijaya FC Resmi Ajukan Banding
- Manajemen Sriwijaya FC resmi menyatakan banding ke PSSI, Kamis (22/12), atas sanksi degradasi, denda, dan larangan transfer pemain yang ditetapkan Komisi Disiplin PSSI, Rabu (21/22).


"Surat banding sudah dikirimkan ke PSSI pada pukul 13.00 Kamis siang, sesuai arahan dari Presiden Klub H Dodi Reza Alex dalam rapat setelah ditetapkannya sanksi degradasi ke Divisi Utama," ujar Direktur Keuangan PT Sriwijaya Optimis Mandiri Augie Bunyaminz.


Dia menjelaskan, manajemen SFC memberikan perlawanan (banding) karena menilai sanksi yang diberikan itu tidak mendasar.


"Kami tidak pernah menyatakan menolak ikut Indonesian Premier League (IPL). Malahan telah menunjukkan itikad baik mendaftarkan diri mengikuti IPL, meskipun mengikuti Indonesian Super League (ISL) juga. Lalu mengapa kami harus disanksi," kata dia.


"SFC tidak bertanding menghadapi Persebaya karena tampil menghadapi Persija pada kompetisi ISL. Itulah yang membuat Komdis menilai SFC tidak sportif dan layak diberikan sanksi," tambah Augie.


Padahal, tim yang akan dikirimkan melawan Persebaya adalah berbeda dengan tim yang diturunkan pada IPL.


"Bagaimana kami mau melawan Persebaya, surat permohonan bergabung dalam kompetisi IPL saja belum dijawab. Ternyata PSSI menginginkan tim SFC yang berlaga pada ISL yang diturunkan, bukannya tim baru. Jelas ini tidak mungkin," kata dia.


"Hari ini kami mengirimkan surat banding terlebih dahulu, kemudian dalam tiga hari ke depan akan diminta melakukan memori banding (menceritakan kronologis). Kemungkinan akan ada perwakilan manajemen ke Jakarta bertemu langsung Komdis," ujar dia.


Harapannya, PSSI memberikan SFC izin berlaga di IPL dengan tim yang berbeda dan tidak membuat suatu manajemen baru diluar PT Sriwijaya Optimis Mandiri.


"PSSI inginnya manajemen Sriwijaya FC membuat suatu tim dan manajemen yang berbeda, dan tentunya dengan nama yang berbeda. Ini yang tidak mungkin kami lakukan," tandasnya. (ant/end)

Berita Terkait