Tiket Pertandingan Dipalsu, PSIM Merugi Rp30 Juta

Tiket Pertandingan Dipalsu, PSIM Merugi Rp30 Juta
Bola.net - Ketua Panpel Pertandingan PSIM Yogyakarta, Sukamto mengatakan bahwa pihaknya mengalami kerugian sekitar Rp30 juta akibat banyaknya tiket palsu yang beredar saat menjamu Persip Pekalongan, Kamis (12/4).

"Kami menemukan banyak sekali tiket palsu yang beredar pada pertandingan kemarin. Beredarnya tiket palsu ini sangat kami sayangkan," kata Sukamto.

Menurut dia, beredarnya tiket palsu tersebut sangat merugikan manajemen PSIM karena saat ini tengah kekurangan dana untuk membayar pemain, pelatih termasuk operasional di lapangan untuk pertandingan.

Tiket yang dianggap palsu tersebut adalah tiket yang warnanya lebih muda atau pudar dibanding warna tiket asli serta tidak memiliki porporasi atau lubang kode tiket.

Selain itu, harga tiket juga terjadi kesalahan, seharusnya harga yang tertera adalah Rp12.000 namun pada tiket palsu tertulis Rp 12.500. Harga tiket tersebut adalah untuk tribun terbuka.

Ia menengarai, banyaknya tiket palsu yang beredar tersebut disebabkan kecerobohan dari percetakan yang tidak memberikan kelebihan hasil cetakan tiket ke panitia tetapi justru tiket itu dijualbelikan di luar lapangan.

Karena ketidakprofesionalan percetakan, Sukamto berencana menambah logo hologram di tiket yang akan dijual pada pertandingan berikutnya, dimulai dari pertandingan melawan Persitema Temanggung.

"Dimungkinkan pula, kami akan mengganti percetakan. Karena percetakan sudah dianggap tidak profesional. Dulu, kasus seperti ini tidak terlalu banyak karena percetakan ada di pusat, tetapi saat ini percetakan ada di daerah," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya akan mengusut tuntas pengedar tiket palsu tersebut. Jika memang berasal dari dalam manajemen PSIM sendiri, maka akan dilaporkan ke pengurus agar diberi sanksi.

Sementara itu, untuk terus meningkatkan pendapatan, manajemen juga menetapkan harga tiket baru, yaitu Rp30.000 untuk tribun tertutup dan Rp75.000 untuk VIP. (ant/end)

Berita Terkait