
Dari tayangan ulang, Ngog terlihat sengaja menjatuhkan diri untuk mendapat hadiah penalti dari wasit Peter Walton meski tidak terjadi kontak dengan pemain Birmingham, Lee Carsley.
Eksekusi penalti Steven Gerrard membawa tuan rumah menyamakan kedudukan menjadi 2-2 yang bertahan hingga akhir pertandingan.
"Saya yakin Ngog punya keluarga, bila saya melakukan diving saya akan pulang ke rumah dengan perasaan malu," ujar Carsley usai pertandingan.
"Anda seharusnya menjadi contoh bagi anak-anak, dan apa yang terjadi di sini adalah sesuatu yang sangat memalukan. Saya tidak pernah menyentuhnya, ini sebuah lelucon," jelas mantan pemain Everton itu.
"Saya berkata kepada wasit untuk memberi saya kartu kuning atau kartu merah, itu mungkin akan membuat saya lebih baik," tegas Carsley.
Manajer The Blues, Alex McLeish, menyebut Ngog sebagai penipu yang memberikan keuntungan bagi Liverpool dengan cara curang.
"Sangat memalukan untuk pertandingan ini, dia menipu wasit dan memberi penalti bagi timnya," ujar McLeish.
"Peter Walton wasit bagus tetapi dia melakukan kesalahan. Bila itu tidak penalti, seharusnya kami bisa menang,"
Sementara itu pelatih Liverpool, Rafa Benitez, lebih mengomentari hasil pertandingan dari pada membahas penalti Ngog.
"Mungkin itu bukan penalti tetapi kami pantas mencetak gol. Kami juga sering dirugikan keputusan wasit musim ini,"
"Saya berbicara kepada David (Ngog) dan menurutnya itu mungkin bukan penalti. Saya kecewa karena hanya imbang di kandang meski kami bermain bagus," ujar Benitez yang hanya meraih satu kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir. (sun/zul)