
Bola.net - Roberto Di Matteo mengatakan bahwa dirinya tidak merasa di bawah tekanan, meski ia menjadi manajer kedelapan sejak Roman Abramovich membeli Chelsea sembilan tahun silam.
Di Matteo ditunjuk sebagai manajer sementara sampai akhir musim setelah Andre Villas-Boas dipecat dari Stamford Bridge, menyusul kekalahan akhir pekan silam dari West Bromwich Albion.
Bagaimanapun, mantan gelandang Si Biru ini bersikap santai terhadap tugas untuk menyelamatkan Chelsea, di bawah tuntutan berat Abramovich.
"Bagaimana saya akan mengatasinya? Saya akan tetap bangun di pagi hari. Minum kopi. Tetap makan siang, makan malam, dan menjalani hidupku secara normal," tutur Di Matteo.
"Di semua klub, terdapat tekanan untuk mencapai target-target tertentu. Itu selalu ada. Bahkan jika anda bekerja untuk klub lain. Jika anda tidak dapat menanganinya, jangan mengambilnya, anda seharusnya tidak melakukan pekerjaan ini."
"Kami berada di bisnis yang digerakkan oleh hasil-hasil. Ini sangat sederhana. Di setiap klub di mana anda bekerja, anda akan memiliki target-target dan tekanan. Di manapun. Terdapat aspek-aspek umum untuk setiap manajer, di League One, League Two, Championship, atau Premier League," tutupnya. (afp/lex)
Di Matteo ditunjuk sebagai manajer sementara sampai akhir musim setelah Andre Villas-Boas dipecat dari Stamford Bridge, menyusul kekalahan akhir pekan silam dari West Bromwich Albion.
Bagaimanapun, mantan gelandang Si Biru ini bersikap santai terhadap tugas untuk menyelamatkan Chelsea, di bawah tuntutan berat Abramovich.
"Bagaimana saya akan mengatasinya? Saya akan tetap bangun di pagi hari. Minum kopi. Tetap makan siang, makan malam, dan menjalani hidupku secara normal," tutur Di Matteo.
"Di semua klub, terdapat tekanan untuk mencapai target-target tertentu. Itu selalu ada. Bahkan jika anda bekerja untuk klub lain. Jika anda tidak dapat menanganinya, jangan mengambilnya, anda seharusnya tidak melakukan pekerjaan ini."
"Kami berada di bisnis yang digerakkan oleh hasil-hasil. Ini sangat sederhana. Di setiap klub di mana anda bekerja, anda akan memiliki target-target dan tekanan. Di manapun. Terdapat aspek-aspek umum untuk setiap manajer, di League One, League Two, Championship, atau Premier League," tutupnya. (afp/lex)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
BERITA LAINNYA
-
inggris 9 Juni 2026 06:29Alasan Mengapa Fans Liverpool Harus Antusias Menyambut Andoni Iraola
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

