
Bola.net - Liga Premier musim ini tampak begitu berbeda. Bila sebelumnya selalu didominasi oleh Manchester United, Arsenal, Liverpool, dan Chelsea maka kini muncul kekuatan baru dari Manchester City. Klub kaya ini tengah menduduki puncak klasemen Liga Premier.
Banyak pihak menyanjung penampilan impresif dari tim besutan Roberto Mancini tersebut. Salah seorang punggawa Tottenham Hotspurs, Rafael Van der Vaart turut mengakui bahwa Manchester City merupakan tim terhebat di Liga Premier namun ia juga mengetahui titik lemah dari The CiTizen.
Mantan pemain Real Madrid tersebut mengakui bahwa City memiliki resiko yang sama seperti klub yang dibelanya di Spanyol tersebut. Ego di antara para pemain-pemain bintang di suatu klub dapat mempengaruhi penampilan mereka.
"City memiliki banyak ego pemain besar. Itu bisa menjadi masalah ketika terlalu banyak pemain bintang dalam suatu klub. City saat ini memang tengah tampil meyakinkan dan selalu menang," ujar Van der Vaart.
"Banyak pemain lain yang merasa tidak bahagia ketika bermain untuk sebuah tim dengan banyak pemain bintang. Hal ini sama seperti yang saya alami saat saya berada di Madrid. Tim saya waktu itu memiliki enam pemain Belanda dan kami semua akhirnya pergi setelah enam bulan."
"Lihatlah yang terjadi pada Emmanuel Adebayor. Dia dulu tak berkembang saat bersama City dan kini lihatlah ia bersama Tottenham. Penampilannya menjadi lebih baik. Hal itu menjelaskan segalanya bahwa dia pemain yang hebat namun tak diberi kesempatan untuk bertanding bersama." (sun/rev)
Banyak pihak menyanjung penampilan impresif dari tim besutan Roberto Mancini tersebut. Salah seorang punggawa Tottenham Hotspurs, Rafael Van der Vaart turut mengakui bahwa Manchester City merupakan tim terhebat di Liga Premier namun ia juga mengetahui titik lemah dari The CiTizen.
Mantan pemain Real Madrid tersebut mengakui bahwa City memiliki resiko yang sama seperti klub yang dibelanya di Spanyol tersebut. Ego di antara para pemain-pemain bintang di suatu klub dapat mempengaruhi penampilan mereka.
"City memiliki banyak ego pemain besar. Itu bisa menjadi masalah ketika terlalu banyak pemain bintang dalam suatu klub. City saat ini memang tengah tampil meyakinkan dan selalu menang," ujar Van der Vaart.
"Banyak pemain lain yang merasa tidak bahagia ketika bermain untuk sebuah tim dengan banyak pemain bintang. Hal ini sama seperti yang saya alami saat saya berada di Madrid. Tim saya waktu itu memiliki enam pemain Belanda dan kami semua akhirnya pergi setelah enam bulan."
"Lihatlah yang terjadi pada Emmanuel Adebayor. Dia dulu tak berkembang saat bersama City dan kini lihatlah ia bersama Tottenham. Penampilannya menjadi lebih baik. Hal itu menjelaskan segalanya bahwa dia pemain yang hebat namun tak diberi kesempatan untuk bertanding bersama." (sun/rev)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 14 Juni 2026 00:49 -
Piala Dunia 14 Juni 2026 00:42 -
Piala Dunia 14 Juni 2026 00:28 -
Olahraga Lain-Lain 14 Juni 2026 00:14 -
Piala Dunia 13 Juni 2026 23:55 -
Piala Dunia 13 Juni 2026 23:45
MOST VIEWED
MU Fokus ke Pemain Ini Usai Batal Rekut Elliot Anderson
Akhir Kisah Mahal Jadon Sancho di Manchester United: Dibeli Rp1,6 Triliun Dilepas Gratis
Bisa Tekel dan Atur Permainan, Ederson Paket Lengkap untuk Manchester United
Tawaran Triliunan Rupiah Manchester City Untuk Bintang Nottingham Forest Ditolak Mentah-mentah
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












KOMENTAR