
Bola.net - Luis Enrique menegaskan bahwa dialah satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas krisis yang tengah dialami AS Roma serta protes para tifosi setianya usai dikalahkan Fiorentina 1-2, Rabu (25/4), di kandang mereka sendiri.
Atmosfer sudah memanas sejak dihancurkan Juventus 0-4 pada pertandingan sebelumnya, dan keadaan pun memburuk setelah kekalahan di Olimpico tersebut, yang hampir bisa dipastikan membuat mereka out dari perburuan zona Liga Champions.
"Sulit bagi para tifosi untuk menerima hasil ini," papar pelatih Roma tersebut kepada Sky Sport Italia.
"Saya hanya bisa memuji para tifosi, bagaimana mereka sudah mendukung tim maupun pelatih. Wajar jika kini mereka merasa kecewa."
"Kekecewaan mereka bisa dimengerti, karena kami memang bermain di bawah kemampuan kami yang sebenarnya."
"Tidak mudah menjalani sebuah pertandingan jika skuad mudah kehilangan kepercayaan diri. Kami bermain lebih baik setelah jeda. Tapi, jika meningkatkan serangan demi meraih kemenangan, pasti ada lubang di belakang yang bisa dimanfaatkan oleh lawan untuk melakukan serangan balik."
"Akan sangat menyenangkan jika menang di pertandingan tadi, tapi kami tidak beruntung. Saya tak bisa berkata apa-apa, inilah sepakbola."
"Apa tujuan saya sekarang? Di saat bisa berbicara serius dalam perburuan zona Liga Champions, kami justru mengecewakan diri sendiri. Susah bagi saya untuk menjelaskannya."
"Yang jelas, kami sekarang mengincar Liga Europa. Itu juga takkan mudah, tapi kami akan berusaha."
"Saya datang ke Roma untuk memberikan yang terbaik. Jika ada yang harus bertanggung jawab untuk situasi ini, maka sayalah orangnya. Hanya saya," tegas Enrique.
Usai peluit panjang yang menandai berakhirnya laga di Olimpico itu terdengar, terbentang sebuah banner bertuliskan: 'Luis Enrique, jika kau pria sejati, maka mundurlah.' [initial]
LIGA ITALIA - Enrique: Roma Harus Terbiasa Hidup Tanpa Totti (foti/gia)
Atmosfer sudah memanas sejak dihancurkan Juventus 0-4 pada pertandingan sebelumnya, dan keadaan pun memburuk setelah kekalahan di Olimpico tersebut, yang hampir bisa dipastikan membuat mereka out dari perburuan zona Liga Champions.
"Sulit bagi para tifosi untuk menerima hasil ini," papar pelatih Roma tersebut kepada Sky Sport Italia.
"Saya hanya bisa memuji para tifosi, bagaimana mereka sudah mendukung tim maupun pelatih. Wajar jika kini mereka merasa kecewa."
"Kekecewaan mereka bisa dimengerti, karena kami memang bermain di bawah kemampuan kami yang sebenarnya."
"Tidak mudah menjalani sebuah pertandingan jika skuad mudah kehilangan kepercayaan diri. Kami bermain lebih baik setelah jeda. Tapi, jika meningkatkan serangan demi meraih kemenangan, pasti ada lubang di belakang yang bisa dimanfaatkan oleh lawan untuk melakukan serangan balik."
"Akan sangat menyenangkan jika menang di pertandingan tadi, tapi kami tidak beruntung. Saya tak bisa berkata apa-apa, inilah sepakbola."
"Apa tujuan saya sekarang? Di saat bisa berbicara serius dalam perburuan zona Liga Champions, kami justru mengecewakan diri sendiri. Susah bagi saya untuk menjelaskannya."
"Yang jelas, kami sekarang mengincar Liga Europa. Itu juga takkan mudah, tapi kami akan berusaha."
"Saya datang ke Roma untuk memberikan yang terbaik. Jika ada yang harus bertanggung jawab untuk situasi ini, maka sayalah orangnya. Hanya saya," tegas Enrique.
Usai peluit panjang yang menandai berakhirnya laga di Olimpico itu terdengar, terbentang sebuah banner bertuliskan: 'Luis Enrique, jika kau pria sejati, maka mundurlah.' [initial]
LIGA ITALIA - Enrique: Roma Harus Terbiasa Hidup Tanpa Totti (foti/gia)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 18:10Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 18:01Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 13 Juni 2026 18:00Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
italia 13 Juni 2026 14:34AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
-
italia 11 Juni 2026 15:59Sambil Menunggu Ralf Rangnick, AC Milan Dekati Ruben Amorim
-
italia 11 Juni 2026 14:00Oliver Glasner Makin Dekat ke San Siro, Segini Tawaran AC Milan
-
italia 10 Juni 2026 12:37Kenan Yildiz Jadi Pemain Sakral Juventus, Arsenal Ditolak
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)
