
Sejak diboyong dari Fiorentina di awal musim, performa Melo menukik tajam, bahkan membuatnya dianugerahi gelar pemain terburuk Serie A. Imbasnya performa Juve pun melorot dan harapan untuk meraih scudetto pertama mereka sejak 2003 silam pun sudah musnah.
Duduk di peringkat lima klasemen, harapan Bianconeri musim ini hanya mengejar posisi keempat untuk berlaga di Liga Champions musim depan. Dan Melo merasa yakin pemain baru merupakan keharusan jika Juve ingin meraih gelar di musim 2010-2011.
"Tim ini harus memulai dengan pelatih yang bagus dan saat ini pelatih berpengalaman telah datang, ia banyak membantu kami," ujar Melo pada Tuttosport. "Sekarang, kami menonton video pertandingan kami, di mana Zaccheroni membuat kami paham kesalahan yang kami perbuat."
"Ini bukan berarti Ferrara adalah pelatih yang buruk, saya sangat menyukainya. Meski begitu, di samping pelatih, kami butuh pemain kuat lain yang bisa membuat perbedaan, seperti Diego dan Del Piero, karena kami memang butuh lima atau enam pemain yang bisa membuat perbedaan. Dan semoga kami bisa menang."
"Bagaimanapun, kami pasti akan tampil lebih baik musim depan karena kami tak lagi memiliki masalah untuk mengerti satu sama lain," imbuh Melo.
Mengenai performanya yang kurang greget, Melo berdalih, "Saya punya masalah fisik. Kaki saya terasa sangat sakit, jadi sepanjang Natal saya bekerja keras di Brasil bersama sejumlah teman dari tim nasional."
"Ketika saya kembali ke Turin, saya tak lagi mengalami rasa sakit dan hal ini membuat saya bisa berlatih lebih tenang secara psikologis."
"Pemain sepak bola bagaikan mesin: jika ada masalah takkan berjalan. Dan efeknya saya mengalami masalah karena musim panas ini saya praktis tak punya waktu libur usai Piala Konfederasi."
"Kenyataannya, saya memulai musim ini dengan baik namun saya kemudian kehabisan energi, saya butuh waktu untuk memulihkan diri," pungkas Melo. (espn/row)