Ranieri: Saya Cuma Kambing Hitam!

Ranieri: Saya Cuma Kambing Hitam!
Claudio Ranieri (c) AFP
- Setelah sempat bungkam sejak mengundurkan diri dari kursi pelatih AS Roma, Claudio Ranieri akhirnya buka suara dan menyuarakan kecaman kepada mantan anak asuhnya.

"Musim ini saya menjadi satu-satunya kambing hitam di Roma. Sekarang tim itu berada di sana, sendiri, dan tergantung pada mereka untuk membuktikan diri. Saya mundur dengan cinta untuk Roma dan kota ini," papar Tinkerman pada TG1.

"Yang menyedihkan, tahun ini kepentingan pribadi telah mengalahkan kepentingan tim. Ketika kami berbicara di ruang ganti, semua pihak setuju kalau kami harus merotasi skuad. Lalu seketika saat seseorang diganti..."

"Sekarang saat saya tak lagi di sana, seseorang masih harus duduk di bangku cadangan," sindir Ranieri yang sepertinya merujuk pada beberapa pemain yang terganggu saat dicadangkan, termasuk kapten Francesco Totti, Mirko Vucinic dan Marco Borriello.

"Kesalahan apa yang saya lakukan selama setahun setengah di Roma? Mungkin seharusnya saya sudah pergi di bulan Juni..?"

Namun Ranieri menolak anggapan bahwa sekelompok pemain telah mendorong agar ia dipecat dengan cara sengaja bermain buruk.

"Saya tak percaya itu. Ada pemain yang memberi 110% untuk pelatihnya, lalu mereka tak 'klik' dengan yang lain. Saya pikir pelatih yang bagus harus mencoba memaksimalkan karakter pemainnya, tapi saat saya masih bermain, saya juga dipaksa mengerti apa yang diinginkan pelatih dari saya," imbuhnya.

"Saya bukanlah jawara, tapi motto saya saat masih bermain adalah 'jangan mudah menyerah'. PEmain seharusnya menjadi singa yang harus dikendalikan, tapi tahun ini saya kecewa karena di Roma tak semua orang memiliki spirit itu."

juga merasa jika sepak bola Italia kini serasa neraka baginya - setelah ia dipecat Juventus plus 'dipaksa keluar' dari Roma, dan ia pun mengutarakan niatnya untuk kembali melatih di Inggris.

"Dalam sepak bola ada surga dan neraka, dan itu bisa dipilih. Dibanding Inggris, ini laksana neraka. Saya ingin melatih kembali. Inggris benar-benar mempesona buat saya, tapi saya juga menyukai Serie A," pungkas Ranieri. (foti/row)

Berita Terkait