
Tidak seperti yang diharapkan sebelumnya, laga kedua tim ini berjalan lambat di babak pertama. Bahkan dalam statistik tercatat shots on goal hanya 1 berbanding 2 saja. Satu untuk Palermo dan dua untuk Milan.
Lambatnya tempo permainan ini karena strategi bertahan yang diterapkan Palermo. Sebab, mereka hanya membutuhkan hasil imbang tanpa gol saja untuk dapat melaju ke final.
Milan yang sangat membutuhkan kemenangan, terlihat lebih mendominasi jalannya laga ini. Namun, tanpa diperkuat Zlatan Ibrahimovic membuat lini depan mereka yang diisi duet Brasil, Robinho dan Alexandre Pato terlihat tumpul. Rossoneri mereka baru mendapatkan peluang mereka melalui tendangan bebas Andrea Pirlo di menit ke-20. Lemahnya tendangan membuat bola masih terlalu mudah untuk ditangkap Salvatore Sirigu.
Lima menit menjelang jeda, Milan sempat mendapatkan peluang emas melalui Luca Antonini. Namun, karena tergesa-gesa peluang emas itu tidak menghasilkan apa-apa karena melebar terlalu jauh di kiri gawang Palermo. Antonini sendiri empat menit kemudian harus ditarik keluar karena cedera usai bertabrakan dengan Thiago Silva. Ia pun kemudian digantikan Danielle Bonera, dan babak pertama diakhiri dengan skor imbang tanpa gol saja.
Keadaan di awal babak kedua masih sama saja dengan babak pertama. Hingga 10 menit berjalan, kedua tim masih tak memiliki peluang yang cukup berarti.
Namun, tempo pertandingan semakin meningkat usai 10 menit waktu babak kedua ini. Giliran Rossaneri yang bertindak sebagai tuan rumah menekan Milan. Palermo pun akhirnya mendapatkan gol mereka pada menit ke-62 melalui sundulan Giulio Migliaccio memanfaatkan situasi tendangan sudut.
Tertinggal satu gol Massimiliano Allegri pun langsung memutar otak. Kini ia memasukkan Ibra untuk menggantikan Clarence Seedorf.
Namun, tak ada perubahan dalam permainan Milan. Bahkan mereka harus tertinggal dua gol, setelah Palermo mampu menambah gol melalui titik putih. Sebuah counter attack dilancarkan oleh tuan rumah dan membuat Josip Ilicic tinggal berhadapan dengan Christian Abbiati saja. Mark Van Bommel yang mencoba mengejar, terpaksa menjatuhkan Ilicic tepat di tengah kotak penalti. Wasit Gianluca Rocchi pun langsung menunjuk titik putih dan mengeluarkan kartu merah kepada Van Bommel pada menit ke-72.
Cesare Bovo yang menjadi pahlawan usai mengeksekusi penalti dengan menaklukkan Cristian Abbiatiuntuk mengubah skor menjadi 2-0, kemudian malah berbalik menjadi bumerang. Hanya dua menit usai mencetak gol, giliran dirinya yang diusir Gianluca Rocchi karena menendang muka Alexandre Pato.
Allegri yang sangat ingin memburu kemenangan kembali bereaksi dengan situasi di lapangan. Kali ini Antonio Cassano ia masukkan di menit ke-80 untuk menggantikan seorang bek, yakni Alessandro Nesta.
Sang peraih Scudetto ini akhirnya mendapatkan gol mereka di injury time melalui Zlatan Ibrahimovic. Namun, sisa waktu yang hanya beberapa menit kemudian membuat mereka gagal mengejar satu gol untuk memaksakan laga diakhiri dengan perpanjangan waktu. Skor 2-1 pun menutup laga ini.
Kekalahan ini membuat agregat menjadi 4-3 untuk keunggulan Palermo. Hasil ini membuat Rossaneri melangkah ke final Piala Coppa Italia untuk melawan pemenang antara Inter Milan dan AS Roma. Sementara bagi Rossoneri, kekalahan ini memupus peluang mereka untuk merebut double winner musim ini. (bola/fjr)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 16:45Lionel Messi Bisa Bermain, tapi Argentina Tetap Ekstra Hati-Hati
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 16:22Timnas Indonesia Diingatkan Tetap Waspada Saat Hadapi Mozambik
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:22IHSG Hari Ini Ditutup Melompat ke 5.746
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:16Polisi Kejar Aset Hanania Group untuk Kembalikan Kerugian Korban
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:02
Chatib Basri Temui Prabowo di Istana
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:52IHSG Terbang 7% dan Rupiah Sentuh 18.000 terhadap Dolar AS
-
Liputan6 9 Juni 2026 15:34Korban Penipuan Umrah Hanania Group Tembus 687 Orang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...












:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7574969/original/054509700_1780354706-IMG_2606.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497595/original/070518800_1770638545-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7180592/original/049571200_1779975633-IMG_9839.jpeg)

