Pra PON: Diwarnai Pukul Wasit, Jambi Hanya Seri

Pra PON: Diwarnai Pukul Wasit, Jambi Hanya Seri
- Para pemain PS Jambi melakukan pemukulan terhadap wasit Asril pada pertandingan babak kualifikasi PON-XVIII wilayah I Sumatra grup B melawan PS Bengkulu di Stadion Sawah Lebar Bengkulu, Rabu.

Pemukulan wasit oleh pemain PS Jambi pada pertandingan yang berakhir tanpa gol ini terjadi pada menit ke 72 setelah Arsil memberikan kartu merah kepada Arif Munandar karena menerjang tubuh Gilang salah seorang penyerang PS Bengkulu.

Merasa tidak diberlakukan dengan adil oleh wasit maka ramai-ramai pemain PS Jambi mengerumuni wasit dan mengeroyok wasit dengan tendangan dan tinjuan, namun aparat keamanan cepat mengambil tindakan dengan cara mengamankan wasit.

Kondisi semakin memanas tatkala pemain Jambi marah sehingga para pendukung "Tim Tobo Kito", julukan untuk PS Bengkulu, terpancing emosi.

Para pendukung PS Bengkulu melempari pemain dan ofisial PS Jambi dengan botol air mineral dan batu. Suasana hampir tidak terkendali, ketika aparat TNI dan polisi menenangkan pendukung PS Bengkulu.

Sebelumnya juga sempat terjadi keributan kecil pada menit ke 45 ketika pemain Jambi Rian Permana menjatuhkan pemain belakang PS Bengkulu sehingga wasit mengusir Rian dan memberi kartu merah.

Dengan bermain sembilan orang membuat PS Jambi kerepotan digempur Bengkulu tiada henti. Tercatat enam kali tendangan pojok dan lima peluang emas tercipta, sayang pemain Bengkulu tumpul pada lini depan.

Wasit memberikan tendangan penalti kepada PS Bengkulu setelah pemain belakang Jambi menjatuhkan pemain Bengkulu di kotak penalti. Eksekusi tendangan berjarak 12 meter ini gagal dimanfaatkan Davy selaku eksekutor.

Hingga menit terakhir pertandingan kedua tim tidak mampu mencetak gol. Dengan Hasil ini PS Jambi dan Bengkulu pada klasemen sementara mengantongi lima poin bersama PS Bangka Belitung. (esa/fjr)

Berita Terkait