Empat Perenang Olimpiade Direncanakan Menjalani TC Terpisah

Empat Perenang Olimpiade Direncanakan Menjalani TC Terpisah
Bola.net - Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) terus berbenah mempersiapkan empat perenang yang sudah memastikan lolos ke Olimpiade 2012. I Gede Siman Sudartawa, Glend Victor, Triady Fauzi, dan Indra Gunawan, direncanakan menjalani pemusatan latihan/Training Centre (TC) secara terpisah.

"Rencana tersebut sudah kami masukan dalam proposal program persiapan Olimpiade 2012 kepada Program Indonesia Emas (Prima). Termasuk, di dalamnya lokasi dan akomodasi yang diperlukan," ucap Sekretaris Jenderal PB PRSI, Tony P Sastramihardja, kepada Bola.net.

Ada dua tujuan negara bagi perenang yang akan menjalani TC di luar negeri, yakni Hungaria, dan Australia. Sementara untuk Siman, dirinya akan tetap menjalani latihan di Indonesia. Hal tersebut dikarenakan peraih tiga medali emas di SEA Games XXVI/2011 tersebut, sudah merasa nyaman dengan program yang diberikan kepadanya.

"Saya lebih senang latihan di dalam negeri dan belum ada keinginan berlatih di luar negeri," ucap perenang asal Bali berusia 17 tahun tersebut.

Tony sendiri mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut. Yang terpenting baginya adalah hasil akhir yang dicapai oleh masing-masing perenang. Pasalnya, selain TC, atlet-atlet tersebut juga akan menjalani uji coba di luar negeri. Di antaranya, dengan mengikuti kejuaraan renang international di Singapura, Perancis, dan Australia.

Meski demikian, Tony belum bisa memastikan apakah rencana-rencana dalam proposal tersebut bakal dipenuhi Prima.

"Kalau proposalnya diterima, maka yang di Hungaria kemungkinan hanya Indra Gunawan. Sedangkan untuk Australia, ada Glen Victor dan Triady Fauzi," ujarnya seraya berharap bisa menambah atletnya lolos ke Olimpiade.

Ia berharap, program yang sudah dicanangkan tersebut mampu meningkatkan prestasi para perenang Indonesia. Terlebih, di luar negeri, mereka bisa mengikuti kompetisi-kompetisi yang diikuti perenang dengan level di atas para atlet Indonesia. (esa/mac)

Berita Terkait