Pemerintah Bakukan 11 Olahraga Tradisional

26-04-2010 20:45



Bola.net - Sebanyak 11 cabang olahraga tradisional telah dibakukan nama dan aturan mainnya secara nasional dan diharapkan menjadi olahraga kebanggaan rakyat Indonesia dan dikenal luas hingga manca negara, kata pejabat Kementerian Olahraga.

Asdep Pemberdayaan Olahraga Rekreasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Bambang Laksono mengatakan itu saat kegiatan sosialisasi olahraga tradisional yang diikuti oleh pelajar se-Wilayah III Cirebon di Stadion Ranggajati, Sumber Kabupaten Cirebon, Senin.

11 cabang olahraga tradisional tersebut adalah Dagongan (dorong bambu), Terompah Panjang, Egrang, Hadang (Gobak Sodor), Bentengan, Patik Lele (gatrik), Lari Balok, Gebuk Bantal, Gasing, Sumpitan, dan Tarik Tambang.

Untuk memperkenalkan permainan tradisional tersebut ke masyarakat, Bambang mengatakan pihaknya melakukan sejumlah kegiatan sosialisasi kepada para pelajar dan masyarakat seperti yang terjadi hari ini dan besok.

"Seperti hari ini dan besok kami menyelenggarakan sosialisasi empat cabang olahraga tradisional kepada pelajar se-Wilayah III Cirebon yaitu Dagongan, Terompah Panjang, Egrang, dan Hadang," kata Bambang.

Diakui Bambang, karena keterbatasan dana pihaknya mengalami kesulitan dalam menyosialisasikan olahraga tersebut sehingga dalam satu tahun ini pihaknya hanya mempunyai program sosialisasi untuk lima daerah saja.

"Selain itu ada juga invitasi pertandingan olahraga tradisional untuk masyarakat yang rutin diselenggarakan setiap dua tahun sekali," katanya.

Kegiatan sosialisasi ini, menurut Bambang, sebagai upayanya melestarikan permainan tradisional yang saat ini keberadaannya mulai tergeser oleh permainan modern seperti permainan yang menggunakan pengendali jarak jauh.

"Ini sebagai upaya melestarikan permainan tradisional dan membuktikan kepada masyarakat bahwa permainan tradisional tidak kalah seru dibandingkan permainan modern seperti playstation," kata Bambang.

Bambang mengharapkan setelah digelarnya kegiatan sosialisasi ini, pihak pemerintah kota atau kabupaten ikut berperan melanjutkan memperkenalkan olahraga ini ke masyarakat dengan mengikutsertakannya dalam suatu kegiatan sebagai hiburan bahkan jika perlu mengadakan event khusus untuk dipertandingkan.

"Bisa juga disertakan dalam cabang olahraga dalam kegiatan Porseni tingkat pelajar atau saat perayaan hari kemerdekaan atau hari jadi kota/kabupaten," kata kata Bambang.

Sementara Kepala Dinas Budaya, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Kadisbudparpora) Kabupaten Cirebon Sukanda mengatakan pihaknya akan berupaya melanjutkan kegiatan sosialisasi olahraga tradisional tersebut ke masyarakat.

"Sebagai langkah awal mungkin kami akan memperkenalkan olahraga tradisional ini di dinas-dinas dan ibu-ibu PKK untuk kegiatan hiburan," kata Sukanda.

Saat menanggapi kemungkinan olahraga tradisional diikutsertakan dalam kegiatan Porseni antar pelajar, Sukanda menyambut positif dan akan membicarakan hal tersebut bersama jajarannya. (ant/row)

Akses Bola.net melalui http://m.bola.net pada browser ponsel Anda.





Lihat Berita Olahraga Lain-Lain

- - -