
Bola.net - Dua lifter andalan Indonesia, Eko Yuli Irawan dan Triyatno terus berupaya mematangkan persiapan menuju Olimpiade 2012. Secara perlahan, itu dibuktikan dengan total angkatan keduanya yang menunjukkan tren peningkatan.
Misalnya saja Eko yang selama ini diandalkan di nomor 62 kg, baru bisa menorehkan total angkatan 305 kg (135 snatch, 170 clean and jerk). Padahal, pada 2010, Eko berhasil membukukan 143 snatch dan 180 clean and jerk.
Sedangkan Triyatno, di nomor 69 kg, baru bisa membukukan 300 kg (135 snatch, 165 clean and jerk). Total raihan Triyatno masih jauh di bawah target yang dibebankan, yakni 145 snatch dan 175 clean and jerk.
Alhasil, dengan sisa waktu hanya lima bulan, keduanya tentu harus bekerja ekstra keras untuk mengembalikan performa terbaiknya.
Namun, pelatih Timnas angkat besi, Lukman menyatakan, kondisi tersebut memang sudah diprediksi sejak awal sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran. Itu karena, keduanya baru saja tampil maksimal di SEA Games XXVI/2011 pada November lalu. Tak ayal, keduanya belum berada pada puncak penampilan.
“Kondisi Tri- begitu sapaan Triyatno- juga masih 80 persen. Tri memang belum maksimal karena baru saja sibuk mengurusi pekerjaannya. Namun, masih ada cukup waktu bagi keduanya untuk melakukan perbaikan,” terang Lukman kepada Bola.net.
Lukman menyadari, dua anak asuhnya tersebut memang menjadi harapan bagi Indonesia untuk berprestasi di Olimpiade nanti. Tapi, hal tersebut tidak dianggap sebagai beban. Sebab, Eko dan Tri dianggap sudah memiliki mental bertanding yang teruji.
”Nantinya, untuk meningkatkan kemampuan, anak-anak akan diarahkan mengikuti training center/pemusatan latihan (TC) di Tiongkok. Kalau uji coba, itu cukup beresiko karena lawan dapat memantau kekuatan kami. Apalagi, waktunya memang tidak banyak,” tutup Lukman. (esa/syp)
Misalnya saja Eko yang selama ini diandalkan di nomor 62 kg, baru bisa menorehkan total angkatan 305 kg (135 snatch, 170 clean and jerk). Padahal, pada 2010, Eko berhasil membukukan 143 snatch dan 180 clean and jerk.
Sedangkan Triyatno, di nomor 69 kg, baru bisa membukukan 300 kg (135 snatch, 165 clean and jerk). Total raihan Triyatno masih jauh di bawah target yang dibebankan, yakni 145 snatch dan 175 clean and jerk.
Alhasil, dengan sisa waktu hanya lima bulan, keduanya tentu harus bekerja ekstra keras untuk mengembalikan performa terbaiknya.
Namun, pelatih Timnas angkat besi, Lukman menyatakan, kondisi tersebut memang sudah diprediksi sejak awal sehingga tidak menimbulkan kekhawatiran. Itu karena, keduanya baru saja tampil maksimal di SEA Games XXVI/2011 pada November lalu. Tak ayal, keduanya belum berada pada puncak penampilan.
“Kondisi Tri- begitu sapaan Triyatno- juga masih 80 persen. Tri memang belum maksimal karena baru saja sibuk mengurusi pekerjaannya. Namun, masih ada cukup waktu bagi keduanya untuk melakukan perbaikan,” terang Lukman kepada Bola.net.
Lukman menyadari, dua anak asuhnya tersebut memang menjadi harapan bagi Indonesia untuk berprestasi di Olimpiade nanti. Tapi, hal tersebut tidak dianggap sebagai beban. Sebab, Eko dan Tri dianggap sudah memiliki mental bertanding yang teruji.
”Nantinya, untuk meningkatkan kemampuan, anak-anak akan diarahkan mengikuti training center/pemusatan latihan (TC) di Tiongkok. Kalau uji coba, itu cukup beresiko karena lawan dapat memantau kekuatan kami. Apalagi, waktunya memang tidak banyak,” tutup Lukman. (esa/syp)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 13 Juni 2026 20:05Hasil Lengkap Pertandingan Bulu Tangkis Australia Open 2026
-
Bulu Tangkis 13 Juni 2026 20:05Jadwal Lengkap Pertandingan Australia Open 2026, 9-14 Juni 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 13 Juni 2026 14:31Prabowo Terima Menhan Jepang, Ini Sejumlah Kerja Sama yang Dibahas
-
Liputan6 13 Juni 2026 10:11Monas hingga Bundaran HI Gelap Malam Ini
-
Liputan6 13 Juni 2026 09:03Pemprov DKI Bantah Matikan CCTV Saat Demo Mahasiswa
-
Liputan6 13 Juni 2026 07:30Ramai Soal CCTV Bundaran HI, Pemprov DKI Buka Suara
MOST VIEWED
Gabungkan Olahraga dan Pariwisata, 12th Asian OWS Championships dan A-STREAM OWS Series 2026 Digelar di Bali
Byon Madness Vol. 4 Siap Digelar di Spike Air Dome, Hadirkan Duel Panas Sun Go Kong vs Aman Koboi
Topuria vs Gaethje di UFC Freedom 250: Taruhan Sabuk Juara dan Harga Diri
Kejuaraan Renang Internasional 2026 di Bali: Peserta Puji Keindahan Pantai Jimbaran
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258322/original/049274100_1781335745-bb91c9ba-4984-46a9-bfd0-3b4006ce3c1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477733/original/026803200_1687446881-Snapinsta.app_355411731_240141972102411_4417550151096548066_n_1080.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258126/original/033474700_1781320271-063_2281315144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257912/original/040358800_1781261861-maha7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258061/original/061426400_1781310647-1000289781.jpg)

