
Bola.net - Dua balapan telah dilalui tim balap sepeda Polygon Sweet Nice. Tour of Borneo 27 April-1 Mei, dan Jelajah Malaysia 8-13 Mei, memberi banyak pelajaran kepada pasukan muda tim asal Surabaya ini.
Sepanjang dua balapan itu ada catatan penting yang digali Polygon Sweet Nice. Adalah pencapaian dan pengalaman yang dimiliki pebalap muda belum lengkap. Tetapi tahun ini Polygon Sweet Nice sengaja memberi pelajaran dan jam terbang kepada pebalap muda.
Sepanjang dua balapan dengan total 11 etape dalam rentang waktu yang cukup singkat telah memberi gambaran kekuatan. Sepanjang dua balapan itu, podium mampu dicapai para punggawa tim.
Pada Tour of Borneo lalu Bambang Suryadi finis di urutan ketiga etape keempat. Sementara pada Jelajah Malaysia lalu, giliran pebalap senior Hari Fitrianto finis di urutan ketiga etape pertama. Prestasi itu disusul Dani Lesmana pada etape ketiga dengan finis di urutan kedua.
Manajer tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengatakan tujuan utama timnya adalah musim depan. “Kita akui, belum berhasil pada dua balapan ini. Tetapi apa yang dilakukan pebalap muda, mampu memberi tekanan kepada rival,” ujarnya.
Dia menambahkan, musim ini hanya memberi pelajaran penting kepada anak didiknya. Sedangkan tahun depan, dia berharap semua pebalapnya sudah memiliki kemampuan untuk bersaing. Apalagi tahun depan, Polygon Sweet Nice berjanji kembali ke panggung Continental Team di Asia.
Tentu saja membutuhkan kekuatan yang lebih siap dibanding tiga tahun silam. Kami sudah menyiapkan tim sebaik mungkin. Program berikutnya adalah menyiapkan dua tim sekaligus, untuk mengikuti kompetisi di Asia. Bila perlu merambah Eropa,” tegasnya.
Pada etape terakhir Jelajah Malaysia, Minggu (13/5) lagi-lagi pebalap Terengganu menjadi bintangnya. Kembali Sinichi Fukushima mencetak kemenangan setelah menang adu sprint, dengan catatan waktu, 4 jam 24 menit, 31 detik.
Hasil itu tidak banyak mengubah klasemen akhir. Di mana Yusup Abrekov menutup balapan dengan gelar juara. Pebalap Suren Uzbekistan itu mengoleksi total waktu, 25:04:20. Demikian juga dengan posisi Hari Fitrianto tak beranjak dari urutan ke-9 dengan terpaut 2 menit 48 detik dari Abrekov.
Sementara klasemen Polygon Sweet Nice di klasemen tim bercokol di ranking keenam 22 menit 47 detik dari Putra Perjuangan, Bandung. Ini adalah kali kedua, Polygon Sweet Nice dikalahkan Putra Perjuangan, setelah Tour of Borneo. (psn/kny)
Sepanjang dua balapan itu ada catatan penting yang digali Polygon Sweet Nice. Adalah pencapaian dan pengalaman yang dimiliki pebalap muda belum lengkap. Tetapi tahun ini Polygon Sweet Nice sengaja memberi pelajaran dan jam terbang kepada pebalap muda.
Sepanjang dua balapan dengan total 11 etape dalam rentang waktu yang cukup singkat telah memberi gambaran kekuatan. Sepanjang dua balapan itu, podium mampu dicapai para punggawa tim.
Pada Tour of Borneo lalu Bambang Suryadi finis di urutan ketiga etape keempat. Sementara pada Jelajah Malaysia lalu, giliran pebalap senior Hari Fitrianto finis di urutan ketiga etape pertama. Prestasi itu disusul Dani Lesmana pada etape ketiga dengan finis di urutan kedua.
Manajer tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengatakan tujuan utama timnya adalah musim depan. “Kita akui, belum berhasil pada dua balapan ini. Tetapi apa yang dilakukan pebalap muda, mampu memberi tekanan kepada rival,” ujarnya.
Dia menambahkan, musim ini hanya memberi pelajaran penting kepada anak didiknya. Sedangkan tahun depan, dia berharap semua pebalapnya sudah memiliki kemampuan untuk bersaing. Apalagi tahun depan, Polygon Sweet Nice berjanji kembali ke panggung Continental Team di Asia.
Tentu saja membutuhkan kekuatan yang lebih siap dibanding tiga tahun silam. Kami sudah menyiapkan tim sebaik mungkin. Program berikutnya adalah menyiapkan dua tim sekaligus, untuk mengikuti kompetisi di Asia. Bila perlu merambah Eropa,” tegasnya.
Pada etape terakhir Jelajah Malaysia, Minggu (13/5) lagi-lagi pebalap Terengganu menjadi bintangnya. Kembali Sinichi Fukushima mencetak kemenangan setelah menang adu sprint, dengan catatan waktu, 4 jam 24 menit, 31 detik.
Hasil itu tidak banyak mengubah klasemen akhir. Di mana Yusup Abrekov menutup balapan dengan gelar juara. Pebalap Suren Uzbekistan itu mengoleksi total waktu, 25:04:20. Demikian juga dengan posisi Hari Fitrianto tak beranjak dari urutan ke-9 dengan terpaut 2 menit 48 detik dari Abrekov.
Sementara klasemen Polygon Sweet Nice di klasemen tim bercokol di ranking keenam 22 menit 47 detik dari Putra Perjuangan, Bandung. Ini adalah kali kedua, Polygon Sweet Nice dikalahkan Putra Perjuangan, setelah Tour of Borneo. (psn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 1 Oktober 2023 16:45Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2023 Datang dari Balap Sepeda
LATEST UPDATE
-
Otomotif 12 Juni 2026 16:46Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
Piala Dunia 12 Juni 2026 16:455 Hal yang Mungkin Anda Lewatkan dari Hari Pertama Piala Dunia 2026
-
Otomotif 12 Juni 2026 16:45Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
-
Otomotif 12 Juni 2026 16:44Jadwal Lengkap MotoJunior 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:52
Prabowo: Saya Menyambut Kritik
-
Liputan6 12 Juni 2026 16:20Prabowo: Kebijakan Kami Bukan Berdasarkan Teori Ekonomi Abstrak
-
Liputan6 12 Juni 2026 14:28Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
-
Liputan6 12 Juni 2026 12:58Teka Teki Lansia 70 Tahun jadi Target Penculik di PIK
MOST VIEWED
Indonesia Jadi Tuan Rumah 12th Asian OWS Championship dan A-STREAM OWS Series Bali 2026, 13-16 Juni 2026
Gabungkan Olahraga dan Pariwisata, 12th Asian OWS Championships dan A-STREAM OWS Series 2026 Digelar di Bali
Byon Madness Vol. 4 Siap Digelar di Spike Air Dome, Hadirkan Duel Panas Sun Go Kong vs Aman Koboi
Kejuaraan Renang Internasional 2026 di Bali: Peserta Puji Keindahan Pantai Jimbaran
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257676/original/017872600_1781250660-1001367534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257324/original/051052400_1781235764-20260612_102220.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257448/original/081969600_1781242461-InShot_20260612_111941327.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257453/original/044273900_1781243419-Oh-Hyeon-gyu.jpg)
