Suryo Agung Ingin Pindah Dari Jateng

Suryo Agung Ingin Pindah Dari Jateng
- Pelari jarak pendek pelatnas, Suryo Agung Wibowo, mempunyai pikiran pindah dari Jawa Tengah apabila pembinaan terhadap atlet masih seperti ini.

"Kebetulan saya kerja dan tempat tinggal di Jakarta. Saya kira itu semua mendukung saya untuk pindah dari Jateng," kata Suryo Agung usai pemberian tali asih atlet SEAG 2009 Laos di Semarang, Senin.

Tetapi, kata pelari asal Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta (Solo), dirinya berharap agar pembinaan olahraga terutama cabang atletik di Jateng bisa lebih baik lagi.

"Saya menyetir pernyataan Sekjen PB PASI bahwa pembinaan atletik di Jateng masih kurang terutama untuk lari jarak pendek yang saya tekuni," katanya.

Menurut dia, ini dapat dilihat dari proses regenerasi nomor lari cepat kurang berhasil. "Coba lihat saja, atlet di bawah saya tidak ada," kata ayah dua orang putri tersebut.

Kemudian, kata dia, usai pelaksanaan SEA Games 2009, semua atlet pelatnas dipulangkan ke daerahnya masing-masing sambil menunggu pelatnas untuk Asian Games. "Pada masa transisi seperti ini, saya tidak bisa latihan di Jawa Tengah, mau latihan di mana," katanya.

Gubernur Jawa Tengah saat pemberian tali asih kepada atlet SEA Games 2009, mengatakan, dirinya mendengar dan membaca di media massa ada atlet yang ditawari daerah lain sampai miliaran rupiah.

"Itu hak mereka untuk pindah ke daerah lain. Kalau hati mereka loyal pada Jateng tentunya tawaran itu tidak akan berarti," katanya.

Menurut dia, Jateng tetap akan memperhatikan atletnya, meski yang bisa diberikan hanya sebesar ini, tentunya disesuaikan dengan kemampuan keuangan Jawa Tengah.

"Tetapi saya memang menginginkan ada peningkatan mungkin ke depannya bisa 100 kali dari sekarang ini," katanya.

Ia menambahkan, 2010 ini, KONI Jawa Tengah mendapat kucuran dana APBD Rp21,5 miliar. "Jumlah ini bukan kecil tetapi cukup besar dan nantinya digunakan untuk memelihara prestasi dan mencetak bibit atlet," katanya. (ant/cax)

Berita Terkait