
Bola.net - Dari 29 yang ditargetkan lolos ke ajang Olimpiade London 2012, Indonesia baru meloloskan 17 atlet. Jumlah tersebut baru dicapai cabang olahraga (cabor) bulu tangkis, yang mampu meloloskan sembilan atlet, lalu enam angkat besi, satu panahan dan satu anggar.
Menurut Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, jumlah pencapaian tersebut masih kalah dengan tiga negara tetangga, yakni Thailand, Malaysia dan Vietnam. Alhasil, mantan Ketua KONI Pusat tersebut mengatakan, Thailand sudah meloloskan sebanyak 38, disusul Vietnam 30 dan Malaysia 27 atlet.
"Kita memang juara umum di SEA Games lalu, tapi masih kalah dengan negara lain. Tidak heran kalau jumlah atlet di ajang Olimpiade, Indonesia kalah banyak dengan mereka," kata Rita di Jakarta, Senin (21/5).
Dia berharap, pembinaan atlet di cabor Olimpiade lebih diprioritaskan dibanding yang lain. Harapannya, ketika Olimpiade berlangsung, bisa mengirimkan atlet sebanyak mungkin.
"Ke depan, kita memang harus fokus ke cabor Olimpik karena ini pesta olahraga multicabang terbesar di dunia. Pembinaan atlet Olimpik harus menjadi prioritas," ungkapnya.
Meski demikian, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk menambah jumlah atlet ke event empat tahunan tersebut. Sebab, kini masih terdapat tiga cabor yang akan melakukan kualifikasi. Tiga cabor tersebut di antaranya renang, voli pantai dan anggar beregu. Sedangkan cabor lain yang dipastikan gagal menggenggam tiket antara lain judo, dayung dan tinju. Bagi cabor bulu tangkis, yang menargetkan 15 atlet, harus puas karena enam di antaranya gagal di ajang kualifikasi.
"Sebenarnya, kita berharap menambah atlet di bulu tangkis melalui ganda putra, Kido dan Hendra. Tapi, mereka hanya mampu menempati peringkat sembilan. Tipis sekali karena yang masuk ke Olimpiade hanya sampai peringkat delapan dunia," ungkapnya. (esa/gia)
Menurut Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, jumlah pencapaian tersebut masih kalah dengan tiga negara tetangga, yakni Thailand, Malaysia dan Vietnam. Alhasil, mantan Ketua KONI Pusat tersebut mengatakan, Thailand sudah meloloskan sebanyak 38, disusul Vietnam 30 dan Malaysia 27 atlet.
"Kita memang juara umum di SEA Games lalu, tapi masih kalah dengan negara lain. Tidak heran kalau jumlah atlet di ajang Olimpiade, Indonesia kalah banyak dengan mereka," kata Rita di Jakarta, Senin (21/5).
Dia berharap, pembinaan atlet di cabor Olimpiade lebih diprioritaskan dibanding yang lain. Harapannya, ketika Olimpiade berlangsung, bisa mengirimkan atlet sebanyak mungkin.
"Ke depan, kita memang harus fokus ke cabor Olimpik karena ini pesta olahraga multicabang terbesar di dunia. Pembinaan atlet Olimpik harus menjadi prioritas," ungkapnya.
Meski demikian, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk menambah jumlah atlet ke event empat tahunan tersebut. Sebab, kini masih terdapat tiga cabor yang akan melakukan kualifikasi. Tiga cabor tersebut di antaranya renang, voli pantai dan anggar beregu. Sedangkan cabor lain yang dipastikan gagal menggenggam tiket antara lain judo, dayung dan tinju. Bagi cabor bulu tangkis, yang menargetkan 15 atlet, harus puas karena enam di antaranya gagal di ajang kualifikasi.
"Sebenarnya, kita berharap menambah atlet di bulu tangkis melalui ganda putra, Kido dan Hendra. Tapi, mereka hanya mampu menempati peringkat sembilan. Tipis sekali karena yang masuk ke Olimpiade hanya sampai peringkat delapan dunia," ungkapnya. (esa/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Olahraga Lain-Lain 10 September 2025 17:005 Cabor Baru di Olimpiade Los Angeles 2028
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 19:45Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:02Usai Menghadap Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Kursi Menkeu
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:15Bantuan Pangan Beras Diperpanjang Tiga Bulan
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:14KPK Bongkar Skema Penyamaran Uang Korupsi Bupati Muara Enim
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:28Nadiem Heran Disebut Penjahat Kerah Putih oleh Jaksa
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:18Dasco Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Luhut dan Chatib Basri
MOST VIEWED
Jason Donovan Bersinar, Indonesia Short Course Emerging Series Lahirkan 9 Rekor Nasional Baru
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Jadi Momentum Lahirnya Talenta Renang Masa Depan
Rekor Nasional Tercipta di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Indonesia Jadi Tuan Rumah 12th Asian OWS Championship dan A-STREAM OWS Series Bali 2026, 13-16 Juni 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8153833/original/023177800_1781007731-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_19.01.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562060/original/009001600_1776775002-IMG_2194.jpg)
