
Bola.net - Pebalap Asian Racing Team, Ito Masakazu berhasil menaklukkan etape pertama Tour de Singkarak, Senin (4/6/2012). Ia menaklukkan tahapan terpendek itu dengan catatan waktu, 1 jam, 51 menit, 17 detik.
Hasil itu tentu mengantar pebalap asal Jepang ini menikmati Yellow Jersey, sebagai pimpinan lomba. Etape pertama tadi sore menempuh 77 km, start dan finis di Sawahlunto yang sepenuhnya flat (mendatar).
Sementara pebalap kebanggaan Polygon Sweet Nice, Herwin Jaya kembali menunjukkan kelasnya. Kali ini dia berhasil merebut Red White Jersey sebagai pebalap Indonesia tercepat. Itu setelah dia finis 10 detik di belakang Masakazu.
Manajer Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengaku puas dengan pencapaian etape pertama tadi sore. Setidaknya upaya untuk bertahan pada etape pertama ini tidak sia-sia.
“Sejak awal kami tidak memberi beban juara kepada pebalap. Kalaupun ada yang menang, itu suatu pencapaian maksimal bagi tim,” katanya selepas finis. Padahal etape terpendek tadi sore cukup berat. Selain karena seluruh pebalap melakukan aksi saling serang, juga dijadikan pembuktian bagi para sprinter untuk unjuk gigi.
Hasil ini mengulang cerita sukses pada Tour de Singkarak 2009 dan 2011. Di mana Herwin juga merebut Red White Jersey pada dua ajang yang digelar rutin ini.
Harijanto mengaku tidak ada kendala berarti pada etape pertama tadi sore, “Secara keseluruhan anak-anak tampil cerdas, dan berusaha tidak masuk dalam rombongan paling belakang. Ini untuk menjaga kondisi pada etape berikutnya."
Memasuki etape kedua tantangan mulai dirasakan. Di mana rute tanjakan mulai dilombakan. Etape kedua akan menempuh rute sepanjang 124,5 km dari Muara Sijunjung menuju Lembah Harau. Tanjakan akan disuguhkan pada kilometer 50. (psn/kny)
Hasil itu tentu mengantar pebalap asal Jepang ini menikmati Yellow Jersey, sebagai pimpinan lomba. Etape pertama tadi sore menempuh 77 km, start dan finis di Sawahlunto yang sepenuhnya flat (mendatar).
Sementara pebalap kebanggaan Polygon Sweet Nice, Herwin Jaya kembali menunjukkan kelasnya. Kali ini dia berhasil merebut Red White Jersey sebagai pebalap Indonesia tercepat. Itu setelah dia finis 10 detik di belakang Masakazu.
Manajer Tim Polygon Sweet Nice, Harijanto Tjondrokusumo mengaku puas dengan pencapaian etape pertama tadi sore. Setidaknya upaya untuk bertahan pada etape pertama ini tidak sia-sia.
“Sejak awal kami tidak memberi beban juara kepada pebalap. Kalaupun ada yang menang, itu suatu pencapaian maksimal bagi tim,” katanya selepas finis. Padahal etape terpendek tadi sore cukup berat. Selain karena seluruh pebalap melakukan aksi saling serang, juga dijadikan pembuktian bagi para sprinter untuk unjuk gigi.
Hasil ini mengulang cerita sukses pada Tour de Singkarak 2009 dan 2011. Di mana Herwin juga merebut Red White Jersey pada dua ajang yang digelar rutin ini.
Harijanto mengaku tidak ada kendala berarti pada etape pertama tadi sore, “Secara keseluruhan anak-anak tampil cerdas, dan berusaha tidak masuk dalam rombongan paling belakang. Ini untuk menjaga kondisi pada etape berikutnya."
Memasuki etape kedua tantangan mulai dirasakan. Di mana rute tanjakan mulai dilombakan. Etape kedua akan menempuh rute sepanjang 124,5 km dari Muara Sijunjung menuju Lembah Harau. Tanjakan akan disuguhkan pada kilometer 50. (psn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 1 Oktober 2023 16:45Emas Keempat Indonesia di Asian Games 2023 Datang dari Balap Sepeda
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
MOST VIEWED
Jason Donovan Bersinar, Indonesia Short Course Emerging Series Lahirkan 9 Rekor Nasional Baru
Indonesia Short Course Emerging Series 2026 Jadi Momentum Lahirnya Talenta Renang Masa Depan
Rekor Nasional Tercipta di Indonesia Short Course Emerging Series 2026
Indonesia Jadi Tuan Rumah 12th Asian OWS Championship dan A-STREAM OWS Series Bali 2026, 13-16 Juni 2026
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
