Trianingsih: Puasa Bukan Halangan
23-07-2012 08:30
Bola.net - Pelari maraton asal Jawa tengah yang dipastikan tampil di ajang Olimpiade 2012, Trianingsih, mengakui jika puasa bukan menjadi halangan untuk tetap tampil prima.
Oleh karena itu, ia tetap menjanjikan turun gelanggang dengan kekuatan maksimal agar meraih prestasi terbaik.
"Sejauh ini dan ke depannya, saya ingin menjalankan ibadah puasa dengan baik. Tapi, kalau ada halangan, bisa saja nanti tidak puasa. Karena itu, saya terus melakukan konsultasi dengan tim medis di London sebelum pertandingan," kata Trianingsih kepada Bola.net jelang keberangkatan Kontingen Indonesia ke London.
Sejauh ini, persiapan yang dilakukan atlet asal Salatiga tersebut sudah maksimal. Kini, dia tinggal menjaga stamina agar saat pelaksanaan tetap fit.
"Saya baru akan bertanding tanggal 3 Agustus, jadi berangkat ke London tidak bersamaan dengan rombongan malam ini," terangnya.
Sementara itu, hal berbeda dialami Ika Yuliana Rochmawati, atlet panahan yang akan turun di nomor recurve jarak 70 meter. Atlet berusia 23 tahun tersebut mengaku tidak akan berpuasa karena bisa mengurangi daya tahan tubuh.
"Rasanya, untuk sementara ini saya tidak bisa puasa karena tetap ingin menjaga stamina," terangnya.
Dalam pertandingan nanti, Ika mewaspadai atlet asal Korsel dan China karena dimasukkan dalam nominasi unggulan. Dia juga tak berani menarget medali dalam event empat tahunan tersebut.
"Pokoknya, berusaha tampil maksimal saja. Saat Olimpiade Beijing, saya peringkat 40 dari 64 atlet yang ikut. Setidaknya, Olimpiade sekarang bisa lebih bagus," tutupnya. (esa/gia)
Oleh karena itu, ia tetap menjanjikan turun gelanggang dengan kekuatan maksimal agar meraih prestasi terbaik.
"Sejauh ini dan ke depannya, saya ingin menjalankan ibadah puasa dengan baik. Tapi, kalau ada halangan, bisa saja nanti tidak puasa. Karena itu, saya terus melakukan konsultasi dengan tim medis di London sebelum pertandingan," kata Trianingsih kepada Bola.net jelang keberangkatan Kontingen Indonesia ke London.
Sejauh ini, persiapan yang dilakukan atlet asal Salatiga tersebut sudah maksimal. Kini, dia tinggal menjaga stamina agar saat pelaksanaan tetap fit.
"Saya baru akan bertanding tanggal 3 Agustus, jadi berangkat ke London tidak bersamaan dengan rombongan malam ini," terangnya.
Sementara itu, hal berbeda dialami Ika Yuliana Rochmawati, atlet panahan yang akan turun di nomor recurve jarak 70 meter. Atlet berusia 23 tahun tersebut mengaku tidak akan berpuasa karena bisa mengurangi daya tahan tubuh.
"Rasanya, untuk sementara ini saya tidak bisa puasa karena tetap ingin menjaga stamina," terangnya.
Dalam pertandingan nanti, Ika mewaspadai atlet asal Korsel dan China karena dimasukkan dalam nominasi unggulan. Dia juga tak berani menarget medali dalam event empat tahunan tersebut.
"Pokoknya, berusaha tampil maksimal saja. Saat Olimpiade Beijing, saya peringkat 40 dari 64 atlet yang ikut. Setidaknya, Olimpiade sekarang bisa lebih bagus," tutupnya. (esa/gia)
Akses Bola.net melalui
http://m.bola.net
pada browser ponsel Anda.

PERISTIWA | DUNIA
- Video mancing pakai perahu malah dapat gurita raksasa
- Denny Indrayana 'kehilangan' anak di bulan Ramadan
- Dukung Jokowi jadi walikota terbaik dunia lewat situs ini
- Tiap hari, 5.000 takjil dibagikan di Bandara Cengkareng
- James Holmes alias Joker mulai bertindak aneh di penjara
- Perampok bersenpi gondol Rp 100 juta di SPBU
- Beberapa senjata mematikan "Joker" buat membunuh penonton
- Para Pencari Tuhan, sinetron yang tak absen saat Ramadan
- FBI sisir apartemen James Holmes alias Joker
- Dahlan ngacir ke Bogor pakai Ahmadi



