
Bola.net - Aki Ajo merupakan mantan bos Marc Marquez saat meraih gelar dunia GP125 2010 lalu. Meski menyadari kemampuan hebat debutan Repsol Honda itu, pria asal Finlandia ini mengaku terkejut atas performa Marquez di MotoGP 2013.
Marquez menjalani debutnya di GP125 pada tahun 2008, dan sukses meraih gelar dunia pertamanya dua tahun kemudian. Sejak itu, ia naik ke kelas Moto2 dan meraih gelar dunia pada tahun 2012. Musim ini, ia hanya butuh dua seri untuk meraih kemenangan MotoGP pertamanya.
"Marc merupakan pebalap yang sangat spesial. Ia akan selalu mendapat tempat di hati saya. Saya tak akan merupakan musim-musim saat kami bekerja sama. Kami akan selalu menjadi teman baik. Ketika melihatnya, saya yakin ia sangat istimewa," ujar Ajo.
Menurutnya, pebalap berusia 20 tahun itu sangat dewasa dan memiliki talenta istimewa yang bisa membuatnya sukses menjalani karir di MotoGP.
"Marc sangat bertalenta. Kami bertemu saat ia berusia 16 tahun dan ia bicara seperti orang berusia 35-40 tahun. Ia punya apa yang dibutuhkan untuk bertahan di dunia balap, termasuk keberuntungan dan rasa lapar akan kerja keras dan kemenangan. Ia selalu mencari aspek itu untuk lebih kuat. Ia tak pernah menyerah," lanjut Ajo.
Meski memuji pebalap muda asal Spanyol itu habis-habisan, Ajo mengaku terkejut ketika memperhatikan penampilan Marquez melawan pebalap top MotoGP seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.
"Saya terkejut melihatnya. Beberapa pihak berpendapat ia terlalu antusias, namun saya yakin Marc menyadari kapasitasnya. Semua bilang ia harus lebih tenang dan tak melakukan kesalahan, namun saya rasa ia seorang debutan yang tak luput dari kesalahan. Jika anda mencari batasan diri, maka anda bisa melakukan kesalahan, dan saya bisa menerimanya," tutup Ajo.
Kini Marquez berada di peringkat ketiga pada klasemen sementara pebalap MotoGP dengan 93 poin. Ia terpaut 30 poin dari rekan setimnya, Pedrosa yang ada di puncak. (mgp/kny)
Marquez menjalani debutnya di GP125 pada tahun 2008, dan sukses meraih gelar dunia pertamanya dua tahun kemudian. Sejak itu, ia naik ke kelas Moto2 dan meraih gelar dunia pada tahun 2012. Musim ini, ia hanya butuh dua seri untuk meraih kemenangan MotoGP pertamanya.
"Marc merupakan pebalap yang sangat spesial. Ia akan selalu mendapat tempat di hati saya. Saya tak akan merupakan musim-musim saat kami bekerja sama. Kami akan selalu menjadi teman baik. Ketika melihatnya, saya yakin ia sangat istimewa," ujar Ajo.
Menurutnya, pebalap berusia 20 tahun itu sangat dewasa dan memiliki talenta istimewa yang bisa membuatnya sukses menjalani karir di MotoGP.
"Marc sangat bertalenta. Kami bertemu saat ia berusia 16 tahun dan ia bicara seperti orang berusia 35-40 tahun. Ia punya apa yang dibutuhkan untuk bertahan di dunia balap, termasuk keberuntungan dan rasa lapar akan kerja keras dan kemenangan. Ia selalu mencari aspek itu untuk lebih kuat. Ia tak pernah menyerah," lanjut Ajo.
Meski memuji pebalap muda asal Spanyol itu habis-habisan, Ajo mengaku terkejut ketika memperhatikan penampilan Marquez melawan pebalap top MotoGP seperti Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi.
"Saya terkejut melihatnya. Beberapa pihak berpendapat ia terlalu antusias, namun saya yakin Marc menyadari kapasitasnya. Semua bilang ia harus lebih tenang dan tak melakukan kesalahan, namun saya rasa ia seorang debutan yang tak luput dari kesalahan. Jika anda mencari batasan diri, maka anda bisa melakukan kesalahan, dan saya bisa menerimanya," tutup Ajo.
Kini Marquez berada di peringkat ketiga pada klasemen sementara pebalap MotoGP dengan 93 poin. Ia terpaut 30 poin dari rekan setimnya, Pedrosa yang ada di puncak. (mgp/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 23:21Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

