
Bola.net - Mantan juara dunia Formula 1, Alan Jones mendesak kompatriotnya yang sama-sama berasal dari Australia, Mark Webber untuk meninggalkan Red Bull Racing dan bergabung dengan Ferrari, seraya mengatakan bahwa hal itu akan menyuntikkan 'udara baru' pada karirnya.
Spekulasi telah menghubungkan Webber dengan Ferrari, di mana ia disebut-sebut akan diduetkan dengan dua kali juara dunia, Fernando Alonso, dan Jones mengatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu hal yang didambakan setiap pebalap F1.
"Mark telah melakukan satu dari dua hal yang disukai sebagian besar pebalap F1, yakni memenangi balapan di Monaco dan membalap untuk Ferrari," ucapnya dalam rekaman yang terdapat di situs Grand Prix Australia.
"Saya yakin ia akan mempertimbangkannya," tambah Jones, pebalap Australia terakhir yang memenangi gelar dunia, pada 1980 dengan tim Williams.
Webber baru saja membuktikan diri sebagai salah satu kandidat juara musim ini dengan meraih kemenangan kedelapan sepanjang karirnya pada hari Minggu (27/5), di Monaco. Itu merupakan kemenangannya yang kedua di Monaco, di mana Webber memulai balap dari posisi terdepan dan mendominasi sepanjang balapan.
Jones mengatakan, jika kepindahan Webber ke Ferrari benar-benar terjadi, maka peristiwa itu akan menjadi hal yang sangat 'manis' dalam karir pebalap 35 tahun tersebut.
"Bergabung dengan Ferrari merupakan hal yang sangat prestisius dan benar-benar bagus untuk dimiliki dalam daftar riwayat hidupnya," ujar Jones. "Mark akan tampil baik jika bertandem dengan Alonso."
"Secara pribadi, saya rasa kini Mark memang berada di tim yang bagus (Red Bull Racing). Namun jika ia memperpanjang kontraknya, maka ia tetap akan memiliki Sebastian Vettel sebagai rekan setimnya, dan itu sangat berat," tutur Jones.
Namun pimpinan tim Red Bull Racing, Christian Horner menepis semua isu mengenai pembicaraan dengan Ferrari setelah Webber meraih kemenangan di Monaco. "Mengapa ia harus pergi?" tanyanya secara retoris. "Ia merasa nyaman dengan tim kami. Kami memahami Mark dengan sangat baik, dan begitu pula sebaliknya." (ant/kny)
Spekulasi telah menghubungkan Webber dengan Ferrari, di mana ia disebut-sebut akan diduetkan dengan dua kali juara dunia, Fernando Alonso, dan Jones mengatakan bahwa hal tersebut merupakan suatu hal yang didambakan setiap pebalap F1.
"Mark telah melakukan satu dari dua hal yang disukai sebagian besar pebalap F1, yakni memenangi balapan di Monaco dan membalap untuk Ferrari," ucapnya dalam rekaman yang terdapat di situs Grand Prix Australia.
"Saya yakin ia akan mempertimbangkannya," tambah Jones, pebalap Australia terakhir yang memenangi gelar dunia, pada 1980 dengan tim Williams.
Webber baru saja membuktikan diri sebagai salah satu kandidat juara musim ini dengan meraih kemenangan kedelapan sepanjang karirnya pada hari Minggu (27/5), di Monaco. Itu merupakan kemenangannya yang kedua di Monaco, di mana Webber memulai balap dari posisi terdepan dan mendominasi sepanjang balapan.
Jones mengatakan, jika kepindahan Webber ke Ferrari benar-benar terjadi, maka peristiwa itu akan menjadi hal yang sangat 'manis' dalam karir pebalap 35 tahun tersebut.
"Bergabung dengan Ferrari merupakan hal yang sangat prestisius dan benar-benar bagus untuk dimiliki dalam daftar riwayat hidupnya," ujar Jones. "Mark akan tampil baik jika bertandem dengan Alonso."
"Secara pribadi, saya rasa kini Mark memang berada di tim yang bagus (Red Bull Racing). Namun jika ia memperpanjang kontraknya, maka ia tetap akan memiliki Sebastian Vettel sebagai rekan setimnya, dan itu sangat berat," tutur Jones.
Namun pimpinan tim Red Bull Racing, Christian Horner menepis semua isu mengenai pembicaraan dengan Ferrari setelah Webber meraih kemenangan di Monaco. "Mengapa ia harus pergi?" tanyanya secara retoris. "Ia merasa nyaman dengan tim kami. Kami memahami Mark dengan sangat baik, dan begitu pula sebaliknya." (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 01:10Indonesia vs Mozambique: John Herdman Akui Garuda Sempat Tertekan
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 23:21Jadwal Semifinal Piala AFF U-19 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)

