
Bola.net - Formula 1 menanti waktu yang paling menguntungkan untuk meluncurkan saham senilai 2,5 miliar dolar di Singapura, setelah turbulensi kembali ke pasar keuangan, demikian disampaikan seorang sumber pada Jumat (1/6).
Olahraga otomotif glamor ini mendapat izin untuk menjual saham perdana ke publik Initial Public Offering (IPO), hanya beberapa hari setelah penjualan IPO di New York tidak meraih hasil yang diharapkan. Bagaimanapun juga, tidak ada tanggal pasti kapan hal itu akan dilakukan.
"Semuanya telah bergerak, kami hanya menunggu untuk melihat bagaimana tindakan pasar dan kami akan menekan tombol 'go'. Kami mencari waktu yang paling menguntungkan untuk meluncurkannya," kata seorang sumber kepada AFP.
Peluncuran IPO Formula 1 akan menjadi salah satu peluncuran IPO terbesar tahun ini. Komentar-komentar terakhir datang sehari setelah Graff Diamonds menunda peluncuran saham senilai 1,0 miliar dolar di Hong Kong karena kondisi pasar yang merugikan.
"Saat ini kami belum menentukan tanggal, namun dengan semua masalah di Eropa dan pasar, kami akan menunggu beberapa hal sedikit membaik," kata petinggi Formula 1, Bernie Ecclestone, seperti dikutip oleh surat kabar Inggris, Guardian. "Siapa yang ingin mencoba dan mendaftar sekarang? Saya tidak melihat Graff melakukannya, dan hal itu menunjukkan bahwa sekarang bukan merupakan saat yang tepat."
Klub sepak bola Inggris, Manchester United, juga berniat meluncurkan IPO di Singapura pada tahun lalu, namun sampai sekarang masih belum menentukan tanggal.
Formula 1 telah memulai tahap pra pemasaran, yakni dengan mengukur minat para investor, demikian kata sumber tersebut, saat mereka berupaya melepaskan bagian itu dari perusahaan induk, yang juga menguasai hak siar dan komersial olahraga ini.
Ecclestone menambahkan bahwa Formula 1 pasti akan meluncurkan IPO pada tahun ini, namun menyarankan untuk menunda hal tersebut sampai musim ini berakhir, yaitu pada akhir November.
"Tahun ini, tentu saja, kami akan melaju ke pasar. Saya tidak berpikir terdapat ada kesibukan besar, namun kami berencana untuk melakukannya pada akhir tahun," ucapnya.
"Kami akan menunggu sampai Oktober atau November, ketika musim Formula 1 sudah usai, sebab saat ini kami tidak memiliki waktu untuk melakukan penawaran kepada para investor," tambahnya.
Saham global telah merosot pada beberapa pekan terakhir, kebanyakan karena kekhawatiran terhadap kesehatan keuangan Eropa. Bursa saham Singapura jatuh sampai 7,0 persen pada bulan Mei. (ant/kny)
Olahraga otomotif glamor ini mendapat izin untuk menjual saham perdana ke publik Initial Public Offering (IPO), hanya beberapa hari setelah penjualan IPO di New York tidak meraih hasil yang diharapkan. Bagaimanapun juga, tidak ada tanggal pasti kapan hal itu akan dilakukan.
"Semuanya telah bergerak, kami hanya menunggu untuk melihat bagaimana tindakan pasar dan kami akan menekan tombol 'go'. Kami mencari waktu yang paling menguntungkan untuk meluncurkannya," kata seorang sumber kepada AFP.
Peluncuran IPO Formula 1 akan menjadi salah satu peluncuran IPO terbesar tahun ini. Komentar-komentar terakhir datang sehari setelah Graff Diamonds menunda peluncuran saham senilai 1,0 miliar dolar di Hong Kong karena kondisi pasar yang merugikan.
"Saat ini kami belum menentukan tanggal, namun dengan semua masalah di Eropa dan pasar, kami akan menunggu beberapa hal sedikit membaik," kata petinggi Formula 1, Bernie Ecclestone, seperti dikutip oleh surat kabar Inggris, Guardian. "Siapa yang ingin mencoba dan mendaftar sekarang? Saya tidak melihat Graff melakukannya, dan hal itu menunjukkan bahwa sekarang bukan merupakan saat yang tepat."
Klub sepak bola Inggris, Manchester United, juga berniat meluncurkan IPO di Singapura pada tahun lalu, namun sampai sekarang masih belum menentukan tanggal.
Formula 1 telah memulai tahap pra pemasaran, yakni dengan mengukur minat para investor, demikian kata sumber tersebut, saat mereka berupaya melepaskan bagian itu dari perusahaan induk, yang juga menguasai hak siar dan komersial olahraga ini.
Ecclestone menambahkan bahwa Formula 1 pasti akan meluncurkan IPO pada tahun ini, namun menyarankan untuk menunda hal tersebut sampai musim ini berakhir, yaitu pada akhir November.
"Tahun ini, tentu saja, kami akan melaju ke pasar. Saya tidak berpikir terdapat ada kesibukan besar, namun kami berencana untuk melakukannya pada akhir tahun," ucapnya.
"Kami akan menunggu sampai Oktober atau November, ketika musim Formula 1 sudah usai, sebab saat ini kami tidak memiliki waktu untuk melakukan penawaran kepada para investor," tambahnya.
Saham global telah merosot pada beberapa pekan terakhir, kebanyakan karena kekhawatiran terhadap kesehatan keuangan Eropa. Bursa saham Singapura jatuh sampai 7,0 persen pada bulan Mei. (ant/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 19 September 2026 12:06Prediksi Juventus vs Atalanta 20 September 2026
-
Liga Inggris 19 September 2026 11:17Prediksi Fulham vs Man Utd 20 September 2026
-
Olahraga Lain-Lain 19 September 2026 10:25Opening Ceremony Asian Games 2026: Jadwal Live Streaming di Vidio
-
Liga Spanyol 19 September 2026 10:07Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 20 September 2026
-
Liga Inggris 19 September 2026 09:53Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
-
Liga Inggris 19 September 2026 09:08Prediksi Man City vs Sunderland 20 September 2026
BERITA LAINNYA
-
otomotif 10 September 2026 16:49Sabian Fathul Ilmi Raih Poin Penting di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Motegi
-
otomotif 9 September 2026 15:35Jorge Martin Antusias Sambut MotoGP Misano, tapi Tak Mau Terbuai Posisi Puncak
-
otomotif 9 September 2026 15:26Posisi Klasemen Aldi Satya Mahendra Naik Dua Tingkat di World Supersport
SOROT
-
Liputan6 19 September 2026 11:49Pimpinan Gontor Lapor Prabowo Dapat Penghargaan Taat Pajak
-
Liputan6 19 September 2026 10:25Prabowo Bicara Kesejahteraan Guru, Hakim, Perawat hingga Dokter
-
Liputan6 19 September 2026 07:30Alasan Pergantian Menkeu dan Kelanjutan Tugas Suahasil Nazara
-
Liputan6 19 September 2026 06:50Prabowo Kutip Al-Baqarah Ayat 191 Saat Bicara soal Fitnah
-
Liputan6 19 September 2026 05:43Prabowo Ancam Cabut Izin Korporasi Pelaku Kebakaran Hutan
-
Liputan6 19 September 2026 00:02Prabowo: Kita Harus Hati-hati, Demokrasi Bisa Dibeli
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352405/original/068392500_1789793460-14512.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352248/original/085806500_1789750017-217851.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9348597/original/056975800_1789451222-0L5A4536.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352264/original/087114000_1789775552-IMG_1476.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352230/original/083038700_1789743266-217852.jpg)
