
Bola.net - Mantan delegasi medis Formula 1, Profesor Sid Watkins meninggal dalam usia 84 tahun pada hari Kamis (12/9) waktu Inggris. Dikenal sebagai ahli saraf, Watkins memiliki peran penting dalam meningkatkan keselamatan dalam dunia motorsport dan telah menyelamatkan beberapa nyawa pebalap.
Watkins memulai karirnya di dunia motorsport pada awal tahun 1960an dan ditawari pekerjaan oleh promotor F1, Bernie Ecclestone. Ia merupakan pimpinan dalam penyelamatan dan penyembuhan pebalap yang mengalami kecelakaan.
Insiden-insiden yang pernah ditangani Watkins di antaranya adalah kecelakaan Didier Pironi (1982), Martin Donnelly (1990), Karl Wendlinger (1994) dan Mika Hakkinen (1995). Watkins juga merupakan sahabat dari mendiang Ayrton Senna, yang mengalami kecelakaan hebat di Imola 1994.
Watkins mengumumkan keputusan pensiunnya pada bulan Januari 2005 dan digantikan kepala dokter Federasi Balap Mobil Dunia (FIA) saat ini, Gary Hartstein.
Semasa hidup, Watkins pernah memperoleh penghargaan Mario Andretti Award for Medical Excellence pada tahun 1996 dan meraih penghargaan dari kerajaan Inggris Raya (Order of the British Empire) pada tahun 2002. Ia menjadi Presiden Institut FIA hingga 8 Desember 2011. (gpu/kny)
Watkins memulai karirnya di dunia motorsport pada awal tahun 1960an dan ditawari pekerjaan oleh promotor F1, Bernie Ecclestone. Ia merupakan pimpinan dalam penyelamatan dan penyembuhan pebalap yang mengalami kecelakaan.
Insiden-insiden yang pernah ditangani Watkins di antaranya adalah kecelakaan Didier Pironi (1982), Martin Donnelly (1990), Karl Wendlinger (1994) dan Mika Hakkinen (1995). Watkins juga merupakan sahabat dari mendiang Ayrton Senna, yang mengalami kecelakaan hebat di Imola 1994.
Watkins mengumumkan keputusan pensiunnya pada bulan Januari 2005 dan digantikan kepala dokter Federasi Balap Mobil Dunia (FIA) saat ini, Gary Hartstein.
Semasa hidup, Watkins pernah memperoleh penghargaan Mario Andretti Award for Medical Excellence pada tahun 1996 dan meraih penghargaan dari kerajaan Inggris Raya (Order of the British Empire) pada tahun 2002. Ia menjadi Presiden Institut FIA hingga 8 Desember 2011. (gpu/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:51Unggahan Viral Buka Jalan Pengungkapan Kasus Anak di Sukabumi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:30Top 3: Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:17
Kasus Badal Haji Fiktif Terbongkar, Mukimin Ditahan Saudi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:04Kubu Nadiem: Replik Jaksa Tak Sejalan dengan Dakwaan
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:53Kisah Pilu Naura, Remaja Lampung yang Terlantar di Pati
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:38Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7589352/original/039823000_1780371556-IMG_2661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)

