
Bola.net - Pebalap tim San Carlo Honda Gresini, Alvaro Bautista memang telah berjanji untuk tidak mengulangi kesalahannya di tikungan pertama Sirkuit Assen akhir pekan lalu. Meski begitu, ia berpendapat bahwa sanksi yang diberikan pengawas balap MotoGP berlebihan.
Pebalap asal Spanyol itu kehilangan grip ban depan saat hendak menyalip Jorge Lorenzo pada lap pertama. Ia terjatuh dan menabrak rekan senegaranya itu. Keduanya pun harus rela berhenti membalap lebih awal.
Akibat peristiwa ini, Bautista dijatuhi hukuman oleh pengawas balap, yakni harus start dari posisi terbuncit pada seri Jerman akhir pekan ini.
Meski mengaku menerima permintaan maaf Bautista, Lorenzo telah menganggap manuver tersebut adalah manuver yang 'gila'. Sedangkan Bautista tetap merasa bahwa peristiwa tersebut murni sebuah insiden balap yang tak memiliki unsur kesengajaan.
"Saya sungguh kecewa atas kecelakaan itu, karena kami telah menjalani pekan balap yang begitu baik. Namun saya salah memperhitungkan titik pengereman," ujar pria yang akrab disapa Bati itu.
Juara dunia GP125 2006 tersebut pun mengaku bahwa ia baru pertama kali mengalami insiden seperti itu. Ia merasa menyesal karena harus melibatkan pebalap lain dan tak mampu menyelesaikan balapan, serta kehilangan poin penting.
"Beruntung kami tak mengalami cedera serius, dan saya bisa yakinkan bahwa hal seperti itu tak akan terulang lagi," lanjutnya. "Saya minta maaf kepada tim saya. Mereka selalu bekerja keras dan mereka seharusnya mendapatkan hasil yang lebih layak daripada ini."
Bautista, yang berhasil meraih pole position di seri Silverstone, kini berada di peringkat kedelapan pada klasemen sementara, hanya berjarak tiga poin dari penghuni peringkat keenam, Valentino Rossi. (cn/kny)
Pebalap asal Spanyol itu kehilangan grip ban depan saat hendak menyalip Jorge Lorenzo pada lap pertama. Ia terjatuh dan menabrak rekan senegaranya itu. Keduanya pun harus rela berhenti membalap lebih awal.
Akibat peristiwa ini, Bautista dijatuhi hukuman oleh pengawas balap, yakni harus start dari posisi terbuncit pada seri Jerman akhir pekan ini.
Meski mengaku menerima permintaan maaf Bautista, Lorenzo telah menganggap manuver tersebut adalah manuver yang 'gila'. Sedangkan Bautista tetap merasa bahwa peristiwa tersebut murni sebuah insiden balap yang tak memiliki unsur kesengajaan.
"Saya sungguh kecewa atas kecelakaan itu, karena kami telah menjalani pekan balap yang begitu baik. Namun saya salah memperhitungkan titik pengereman," ujar pria yang akrab disapa Bati itu.
Juara dunia GP125 2006 tersebut pun mengaku bahwa ia baru pertama kali mengalami insiden seperti itu. Ia merasa menyesal karena harus melibatkan pebalap lain dan tak mampu menyelesaikan balapan, serta kehilangan poin penting.
"Beruntung kami tak mengalami cedera serius, dan saya bisa yakinkan bahwa hal seperti itu tak akan terulang lagi," lanjutnya. "Saya minta maaf kepada tim saya. Mereka selalu bekerja keras dan mereka seharusnya mendapatkan hasil yang lebih layak daripada ini."
Bautista, yang berhasil meraih pole position di seri Silverstone, kini berada di peringkat kedelapan pada klasemen sementara, hanya berjarak tiga poin dari penghuni peringkat keenam, Valentino Rossi. (cn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 9 Februari 2026 19:50Kini Jadi Pelatih Maverick Vinales di MotoGP, Jorge Lorenzo Merasa 'Hidup Kembali'
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 20:31Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 21:22Listrik Padam di Depok hingga Bogor, Ini Penyebabnya
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:17Diisukan Gantikan Menkeu Purbaya, ini Jawaban Budi Gunadi
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:02Usai Menghadap Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Kursi Menkeu
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:15Bantuan Pangan Beras Diperpanjang Tiga Bulan
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6623642/original/025605300_1779454461-IMG_6940.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8159681/original/005529400_1781014180-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_20.21.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)

