
Bola.net - Mercedes memang mendapatkan tambahan 18 poin ketika Nico Rosberg berhasil finis di posisi kedua di Formula 1 GP Monaco hari Minggu (27/5), namun sebenarnya situasi di dalam tim tersebut bercampur aduk.
Michael Schumacher harus menyelesaikan balapan lebih awal karena mobilnya mengalami masalah dengan tekanan bahan bakar yang diduga terjadi sejak ia mengalami tabrakan dengan Romain Grosjean di awal balap.
"Sangat menyenangkan bisa berada di podium Monaco," ujar Rosberg. "Tim kami telah melakukan pekerjaan dengan baik. Meski sebelumnya kami kira mobil kami takkan cocok dengan karakter Sirkuit Monte Carlo, hasil ini lebih baik daripada prediksi kami."
"Saya bisa menempel Mark Webber, namun kita semua tahu betapa sulitnya menyalip di sirkuit jalanan Monte Carlo. Tapi saya tetap gembira berada di posisi kedua. Saya tak sabar pergi ke Kanada (seri berikutnya) untuk meraih hasil bagus lainnya," tutup Rosberg.
Sementara itu, Schumacher sempat membiarkan beberapa lawan di belakang melewatinya sebelum ia memutuskan untuk berhenti membalap dan kembali ke pit.
"Memangnya apa yang bisa saya katakan?" kata Schumacher. "Sangat disayangkan karena kami harus menyelesaikan balapan dengan cara seperti ini. Masalah tekanan bahan bakar tak ada kaitannya dengan tabrakan di awal balap, namun ini dua kali lipat lebih mengecewakan karena saya menargetkan podium. Kini saya akan fokus menghadapi Kanada. Lintasan di sana cocok dengan karakter mobil kami, jadi saya berharap mendapatkan hasil yang lebih baik."
Kini Rosberg menempati posisi kelima di klasemen sementara pebalap, namun Schumacher hanya mendapatkan dua poin setelah menjalani enam seri terakhir. (gpu/kny)
Michael Schumacher harus menyelesaikan balapan lebih awal karena mobilnya mengalami masalah dengan tekanan bahan bakar yang diduga terjadi sejak ia mengalami tabrakan dengan Romain Grosjean di awal balap.
"Sangat menyenangkan bisa berada di podium Monaco," ujar Rosberg. "Tim kami telah melakukan pekerjaan dengan baik. Meski sebelumnya kami kira mobil kami takkan cocok dengan karakter Sirkuit Monte Carlo, hasil ini lebih baik daripada prediksi kami."
"Saya bisa menempel Mark Webber, namun kita semua tahu betapa sulitnya menyalip di sirkuit jalanan Monte Carlo. Tapi saya tetap gembira berada di posisi kedua. Saya tak sabar pergi ke Kanada (seri berikutnya) untuk meraih hasil bagus lainnya," tutup Rosberg.
Sementara itu, Schumacher sempat membiarkan beberapa lawan di belakang melewatinya sebelum ia memutuskan untuk berhenti membalap dan kembali ke pit.
"Memangnya apa yang bisa saya katakan?" kata Schumacher. "Sangat disayangkan karena kami harus menyelesaikan balapan dengan cara seperti ini. Masalah tekanan bahan bakar tak ada kaitannya dengan tabrakan di awal balap, namun ini dua kali lipat lebih mengecewakan karena saya menargetkan podium. Kini saya akan fokus menghadapi Kanada. Lintasan di sana cocok dengan karakter mobil kami, jadi saya berharap mendapatkan hasil yang lebih baik."
Kini Rosberg menempati posisi kelima di klasemen sementara pebalap, namun Schumacher hanya mendapatkan dua poin setelah menjalani enam seri terakhir. (gpu/kny)
Advertisement
Berita Terkait
-
Otomotif 7 Juni 2026 22:42Klasemen Pembalap Formula 1 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 20:31Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 19:45Daftar 48 Negara Peserta Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:17Diisukan Gantikan Menkeu Purbaya, ini Jawaban Budi Gunadi
-
Liputan6 9 Juni 2026 20:02Usai Menghadap Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Kursi Menkeu
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:15Bantuan Pangan Beras Diperpanjang Tiga Bulan
-
Liputan6 9 Juni 2026 19:14KPK Bongkar Skema Penyamaran Uang Korupsi Bupati Muara Enim
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8159681/original/005529400_1781014180-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_20.21.49.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/5485457/original/070806700_1769507349-bgs_jkn.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5556450/original/037805800_1776247114-1000290308.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8153833/original/023177800_1781007731-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_19.01.30.jpeg)

