
Bola.net - Selain akan mengevaluasi performa sasis dan swingarm terbaru Ducati, Valentino Rossi bertekad mematok target personal di MotoGP Aragon, Spanyol. Pebalap Italia itu ingin memperbaiki hasil finisnya.
Pada dua tahun terakhir, sembilan kali juara dunia itu hanya finis di posisi keenam bersama Yamaha (2010) dan finis di posisi ke-10 bersama Ducati (2011).
"Akhir pekan ini adalah ujian besar, karena kami meraih hasil yang sangat baik di Misano. Di Aragon, kami harus mencari tahu apakah kami memang telah melangkah maju," ujar Rossi yang meraih podium di San Marino dua pekan lalu.
Meski begitu, The Doctor mengaku bahwa Sirkuit Motorland Aragon memiliki lintasan yang sulit. "Saya menyukai sirkuit ini, namun sangat sulit untuk melaju cepat, terutama bagi saya. Saya tidak memiliki hasil yang bagus di masa lalu," lanjutnya. "Jadi penting bagi saya untuk meningkatkan performa dan gaya balap saya di sini."
Tahun lalu, Rossi meraih hasil finis ke-13, namun harus menjalani start balapan dari pitlane. Ini karena Rossi melampaui pembatasan enam mesin per tahun bagi setiap pebalap. Saat itu Ducati memang melakukan modifikasi pada sasis yang ternyata tidak cocok dengan mesin sebelumnya. (cn/kny)
Pada dua tahun terakhir, sembilan kali juara dunia itu hanya finis di posisi keenam bersama Yamaha (2010) dan finis di posisi ke-10 bersama Ducati (2011).
"Akhir pekan ini adalah ujian besar, karena kami meraih hasil yang sangat baik di Misano. Di Aragon, kami harus mencari tahu apakah kami memang telah melangkah maju," ujar Rossi yang meraih podium di San Marino dua pekan lalu.
Meski begitu, The Doctor mengaku bahwa Sirkuit Motorland Aragon memiliki lintasan yang sulit. "Saya menyukai sirkuit ini, namun sangat sulit untuk melaju cepat, terutama bagi saya. Saya tidak memiliki hasil yang bagus di masa lalu," lanjutnya. "Jadi penting bagi saya untuk meningkatkan performa dan gaya balap saya di sini."
Tahun lalu, Rossi meraih hasil finis ke-13, namun harus menjalani start balapan dari pitlane. Ini karena Rossi melampaui pembatasan enam mesin per tahun bagi setiap pebalap. Saat itu Ducati memang melakukan modifikasi pada sasis yang ternyata tidak cocok dengan mesin sebelumnya. (cn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:51Unggahan Viral Buka Jalan Pengungkapan Kasus Anak di Sukabumi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:30Top 3: Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:17
Kasus Badal Haji Fiktif Terbongkar, Mukimin Ditahan Saudi
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:04Kubu Nadiem: Replik Jaksa Tak Sejalan dengan Dakwaan
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:53Kisah Pilu Naura, Remaja Lampung yang Terlantar di Pati
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:38Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/826788/original/068129800_1538825965-002716100_1426131106-1842092shutterstock-175158260780x390__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7589352/original/039823000_1780371556-IMG_2661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)

