
Bola.net - Untuk pertama kali, akhirnya Jorge Lorenzo mau menjelaskan lebih detil tentang manuver kontroversial yang dilakukan Marc Marquez di MotoGP Spanyol hari Minggu (5/5).
Marquez yang nyaris sepanjang balapan berada di posisi ketiga dan menguntit Lorenzo, berusaha menerobos ruang yang ada di sisi dalam tikungan terakhir Sirkuit Jerez. Keduanya bersenggolan dan membuat Lorenzo melebar. Marquez sukses finis di posisi kedua, Lorenzo pun harus menelan pil pahit dengan finis di posisi ketiga.
Ketika ditanya apakah ia merasa pengawas balap terlalu lunak pada Marquez dan tak menjatuhi hukuman, Lorenzo tak mau ambil pusing. Ia hanya menyatakan bahwa insiden tersebut akan membuatnya belajar dan membalap lebih agresif.
"Saya tak terlalu tahu, karena bukan saya yang memutuskan. Kita lihat saja nanti. Peristiwa ini akan meningkatkan kualitas balap saya," ujarnya. "Saya akan lebih agresif seperti saat di GP250. Ini adalah hal positif, tidak hanya secara defensif, namun juga ofensif. Dulu saya tak terlalu baik dalam pengereman."
Pebalap berjuluk Por Fuera ini juga menjelaskan alasan mengapa ia menolak jabat tangan Marquez di parc ferme Jerez. Menurutnya, reaksi tersebut cukup manusiawi karena dirinya sedang marah dan kecewa.
"Saya memang 'panas'. Saya kehilangan posisi kedua dan kesempatan memimpin klasemen. Reaksi saya manusiawi. Orang-orang yang mengkritik saya pasti juga akan melakukan hal yang sama. Ketika saya 'panas' dan tak menerima jabat tangan Marc, saya rasa itu alami. Namun jika kepala saya lebih dingin, mungkin saya akan bertindak berbeda. Saya bisa memaafkannya," tutup Lorenzo.
Kini Lorenzo berada di peringkat ketiga klasemen sementara pebalap dengan 57 poin. Ia tertinggal empat poin dari Marquez yang kini menduduki puncak klasemen. (mcn/kny)
Marquez yang nyaris sepanjang balapan berada di posisi ketiga dan menguntit Lorenzo, berusaha menerobos ruang yang ada di sisi dalam tikungan terakhir Sirkuit Jerez. Keduanya bersenggolan dan membuat Lorenzo melebar. Marquez sukses finis di posisi kedua, Lorenzo pun harus menelan pil pahit dengan finis di posisi ketiga.
Ketika ditanya apakah ia merasa pengawas balap terlalu lunak pada Marquez dan tak menjatuhi hukuman, Lorenzo tak mau ambil pusing. Ia hanya menyatakan bahwa insiden tersebut akan membuatnya belajar dan membalap lebih agresif.
"Saya tak terlalu tahu, karena bukan saya yang memutuskan. Kita lihat saja nanti. Peristiwa ini akan meningkatkan kualitas balap saya," ujarnya. "Saya akan lebih agresif seperti saat di GP250. Ini adalah hal positif, tidak hanya secara defensif, namun juga ofensif. Dulu saya tak terlalu baik dalam pengereman."
Pebalap berjuluk Por Fuera ini juga menjelaskan alasan mengapa ia menolak jabat tangan Marquez di parc ferme Jerez. Menurutnya, reaksi tersebut cukup manusiawi karena dirinya sedang marah dan kecewa.
"Saya memang 'panas'. Saya kehilangan posisi kedua dan kesempatan memimpin klasemen. Reaksi saya manusiawi. Orang-orang yang mengkritik saya pasti juga akan melakukan hal yang sama. Ketika saya 'panas' dan tak menerima jabat tangan Marc, saya rasa itu alami. Namun jika kepala saya lebih dingin, mungkin saya akan bertindak berbeda. Saya bisa memaafkannya," tutup Lorenzo.
Kini Lorenzo berada di peringkat ketiga klasemen sementara pebalap dengan 57 poin. Ia tertinggal empat poin dari Marquez yang kini menduduki puncak klasemen. (mcn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 10 Juni 2026 04:57Indonesia Atasi Perlawanan Mozambique, Namun Ole Romeny Kurang Puas
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 10 Juni 2026 06:04Kubu Nadiem: Replik Jaksa Tak Sejalan dengan Dakwaan
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:53Kisah Pilu Naura, Remaja Lampung yang Terlantar di Pati
-
Liputan6 10 Juni 2026 05:38Guru Besar UI Sampaikan Amicus Curiae untuk Nadiem Makarim
-
Liputan6 9 Juni 2026 23:51Chatib Basri: Pelemahan Rupiah Dapat Picu Kenaikan Harga
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7589352/original/039823000_1780371556-IMG_2661.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8188280/original/015536600_1781045584-IMG_20260609_182448.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5772719/original/047625200_1778675573-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8170070/original/040886200_1781025604-138792.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5136481/original/050452400_1739862534-WhatsApp_Image_2025-02-18_at_12.19.46_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)

