
Bola.net - Beberapa waktu lalu, Jorge Lorenzo menyatakan bahwa dirinya tak merasa keberatan jika Valentino Rossi kembali ke tim Yamaha Factory Racing di MotoGP musim depan.
Setelah mengalami musim yang kurang baik bersama Ducati di dua tahun terakhir, spekulasi tentang kembalinya Rossi ke Yamaha kembali menjadi perbincangan hangat di Mugello, Italia akhir pekan lalu.
Di sisi lain, pebalap berusia 33 tahun tersebut juga diprediksi akan bertahan di Ducati setelah melakukan pembicaraan dengan pimpinan perusahaan yang mengakuisisi pabrikan motor asal Italia tersebut, Audi.
Pernyataan Lorenzo yang menyatakan dirinya tidak akan meminta dinding pembatas jika kembali menjadi rekan satu tim Rossi, diperkuat oleh manajer timnya, Wilco Zeelenberg.
"Saya rasa hal ini tidak akan membebani Jorge sama sekali. Keduanya memang bukan teman baik, dan Jorge tidak akan mau menjadi pebalap 'kedua' di tim. Hanya ada satu hal yang ada di pikiran Jorge, yakni kemenangan," ujar pria asal Belanda itu.
"Jorge tak pernah peduli siapa lawannya. Ia tidak akan peduli meski yang menjadi rekan setimnya adalah pebalap terbaik di dunia. Jika skenario ini memang terwujud musim depan, saya tidak khawatir. Jorge jelas merupakan 'juara' Yamaha untuk dua tahun ke depan," lanjutnya.
Zeelenberg juga menyatakan bahwa kembalinya Rossi ke Yamaha hanya akan diputuskan ketika kesepakatan antara manajemen senior seperti Masahiko Nakajima dan Lin Jarvis dengan Lorenzo tercapai.
"Tentu saja kami semua harus berdiskusi jika Valentino memang kembali. Segalanya takkan sama lagi. Jorge memang bukan pembuat keputusan final, namun ia tetap pebalap utama kami. Yamaha harus menentukan siapa yang akan menjadi prioritas mereka musim depan," pungkasnya. (mcn/kny)
Setelah mengalami musim yang kurang baik bersama Ducati di dua tahun terakhir, spekulasi tentang kembalinya Rossi ke Yamaha kembali menjadi perbincangan hangat di Mugello, Italia akhir pekan lalu.
Di sisi lain, pebalap berusia 33 tahun tersebut juga diprediksi akan bertahan di Ducati setelah melakukan pembicaraan dengan pimpinan perusahaan yang mengakuisisi pabrikan motor asal Italia tersebut, Audi.
Pernyataan Lorenzo yang menyatakan dirinya tidak akan meminta dinding pembatas jika kembali menjadi rekan satu tim Rossi, diperkuat oleh manajer timnya, Wilco Zeelenberg.
"Saya rasa hal ini tidak akan membebani Jorge sama sekali. Keduanya memang bukan teman baik, dan Jorge tidak akan mau menjadi pebalap 'kedua' di tim. Hanya ada satu hal yang ada di pikiran Jorge, yakni kemenangan," ujar pria asal Belanda itu.
"Jorge tak pernah peduli siapa lawannya. Ia tidak akan peduli meski yang menjadi rekan setimnya adalah pebalap terbaik di dunia. Jika skenario ini memang terwujud musim depan, saya tidak khawatir. Jorge jelas merupakan 'juara' Yamaha untuk dua tahun ke depan," lanjutnya.
Zeelenberg juga menyatakan bahwa kembalinya Rossi ke Yamaha hanya akan diputuskan ketika kesepakatan antara manajemen senior seperti Masahiko Nakajima dan Lin Jarvis dengan Lorenzo tercapai.
"Tentu saja kami semua harus berdiskusi jika Valentino memang kembali. Segalanya takkan sama lagi. Jorge memang bukan pembuat keputusan final, namun ia tetap pebalap utama kami. Yamaha harus menentukan siapa yang akan menjadi prioritas mereka musim depan," pungkasnya. (mcn/kny)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Bulu Tangkis 9 Juni 2026 14:41Update Ranking BWF 2026 Setelah Indonesia Open 2026
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 14:02Tino Livramento Bongkar Kehebatan Kobbie Mainoo di Timnas Inggris
BERITA LAINNYA
-
otomotif 9 Juni 2026 10:40Jadwal Lengkap Moto3 Junior 2026 2026
-
otomotif 9 Juni 2026 10:40Jadwal Lengkap Momoven Moto4 European Cup 2026
-
otomotif 9 Juni 2026 10:40Jadwal Lengkap MotoJunior 2026
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:50IHSG Sesi Kedua Melonjak 4,5%
-
Liputan6 9 Juni 2026 13:16Wamenkum Ungkap Alasan RUU Polri Dibahas Singkat
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:40Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:37BGN Cari Dana di Luar APBN untuk MBG di Daerah 3T
-
Liputan6 9 Juni 2026 12:32IHSG Sesi Pertama Melambung ke 5.599
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277617/original/021298300_1672400413-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8133975/original/022875900_1780985815-IMG_2707.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4728992/original/071767300_1706507168-IMG-20240129-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8071711/original/001848000_1780916712-IMG_4123.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)

