Raksasa Asia Mulai Memburu Piala Dunia

Raksasa Asia Mulai Memburu Piala Dunia
- Tim raksasa Asia, Arab Saudi dan Iran akan menghadapi Hongkong dan Maladewa berturut-turut pada Rabu saat mereka mengawali perjalanan panjang untuk kembali ke Piala Dunia FIFA 2014.

Tim Saudi, yang empat kali berturut-turut tampil di Piala Dunia tetapi menderita kekalahan pada playoff Asia 2009 oleh Bahrain, mengakui mereka tidak banyak tahu mengenai Hongkong, yang akan mereka hadapi untuk meraih satu tempat dalam babak grup.

"Kami tidak familiar dengan Hongkong," kata manajer tim Olimpiade Wajdi Al-Taweel, yang berada di Kuala Lumpur untuk menyaksikan pengundian di kantor pusat Konfederasi Sepak Bola Asia.

"Tentu saja, target kami adalah lolos ke Piala Dunia."

Iran seharusnya tidak menghadapi masalah melawan Maladewa saat mereka berusaha mencapai Piala Dunia untuk keempat kalinya setelah tampil pada 1978, 1998 (ketika mereka mengalahkan Amerika Serikat 2-1) dan 2006.

Irak akan melawan Yaman pada putaran kedua sementara China (yang baru tampil sekali di Piala Dunia pada tahun 2002) akan bertemu salah satu di antara Kamboja atau Laos. Uni Emirat Arab melawan India dan Yordania akan menghadapi salah satu antara Nepal atau Timor Timur.

Malaysia akan melawan Taiwan untuk memperoleh peluang menghadapi tetangganya Singapura pada putaran kedua. Akan tetapi, pelatih Malaysia K. Rajagopal mengatakan fokusnya lebih besar kepada membangun kembali untuk menghadapi Piala Asia di Australia.

"Prioritas utama kami adalah pertandingan satu per satu. Saya membangun tim untuk masa depan, tim yang akan lolos ke Piala Asia di Australia pada 2015," katanya.

Lima tim teratas Asia, Jepang, Korea Selatan, Australia, Korea Utara dan Bahrain, mendapat bye untuk dua putaran pertama, dan akan bergabung dengan yang lolos ke babak grup.

Sementara tim U-23 Iran untuk Olimpiade bertemu saingannya Irak pada putaran kedua kualifikasi untuk Olimpiade tahun depan di London.

Mohamed Nabi Mehdi, sekretaris umum Federasi Sepak Bola Iran, yang yakin mampu mengatasi kekuatan fisik Irak setelah pengundian untuk Olimpiade, juga menyampaikannya pada hari Rabu.

"Irak secara fisik adalah tim yang kuat tetapi Iran mempunyai kekuatan fisik dan teknik. Saya optimistis kami bisa mengalahkan Irak," katanya. "Tidak masalah dengan siapa kami main, selama kami lolos ke Olimpiade London."

Pemenang dari 12 pertandingan kandang-tandang yang digelar pada Juni akan maju ke babak grup mulai September. Pemenang dari masing-masing grup akan lolos ke Olimpiade 2012. (ant/cax)

Berita Terkait