
Pelatih Inggris, Fabio Capello tampaknya tak mau mengambil resiko di bawah mistar gawang kala ia mengistirahatkan Robert Green dan menurunkan David James untuk mengawal gawang The Three Lions.
Namun permainan mereka di lini tengah serta depan tetap saja tak bertaji layaknya pertandingan pertama. Inggris gagal mengendalikan tempo permainan yang berjalan lamban dan setiap kali menguasai bola, para pemain Inggris terlalu terburu-buru untuk mendorongnya ke depan.
Penampilan tanpa greget itu tentu saja membuat Inggris tak memiliki peluang berarti yang sanggup membahayakan gawang Aljazair yang kali ini dikawal Rais M'Bolhi, menggantikan Faouzi Chaouchi yang membuat kesalahan di laga perdana.
Para penggawa The Three Lions hanya melakukan tembakan-tembakan dari luar kotak penalti dan baru mencatat peluang terbaik di menit 33 ketika umpan silang Aaron Lennon ke dalam kotak penalti gagal dihalau Rafik Halliche dan bola jatuh di kaki Frank Lampard namun upayanya masih bisa diselamatkan kiper Aljazair.
Aljazair justru tampil lebih baik dari Inggris di sepanjang babak pertama. Pergerakan mereka lebih cepat dan kreatif ketimbang sang lawan yang peringkatnya jauh di atas mereka, namun serangan berbahaya mereka tak dibarengi penyelesaian akhir yang sempurna.
Babak kedua pun berjalan dengan pola yang sama, Inggris menyia-menyiakan peluang mereka untuk mendominasi permainan dan sedikit serangan yang mereka bangun selalu kandas di barisan belakang Aljazair. Upaya Capello untuk menyuntikkan tenaga baru di lini serang Inggris dengan memasukkan Shaun Wright-Phillips dan Jermain Defoe pun gagal membuahkan efek positif.
Aljazair pun memilih untuk lebih banyak bertahan di areanya sendiri sembari menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik, namun strategi tersebut tak juga membuahkan hasil.
Hingga peluit panjang ditiup wasit, kedua tim harus puas membagi rata satu angka. Inggris bakal menentukan nasib mereka di partai terakhir kala meladeni Slovenia yang memuncaki klasemen Grup C, sementara Aljazair harus mengalahkan Amerika Serikat di partai terakhir jika ingin lolos ke babak berikutnya. (bola/row)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 9 Juni 2026 20:31Guillermo Ochoa, Ikon Timnas Meksiko di Piala Dunia
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:20Prabowo Dijadwalkan Bertolak ke Lampung Barat Besok
-
Liputan6 9 Juni 2026 22:00KPK dan Polri Investigasi Bersama Kasus Korupsi, Ini Alasannya
-
Liputan6 9 Juni 2026 21:22Listrik Padam di Depok hingga Bogor, Ini Penyebabnya
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552735/original/089096600_1775823940-3771-2514-max.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8163339/original/069222900_1781018082-1000927478.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8162918/original/038664800_1781017566-35916.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5095099/original/035419100_1736914807-Screenshot_20250115_094031_YouTube.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6623642/original/025605300_1779454461-IMG_6940.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8159681/original/005529400_1781014180-WhatsApp_Image_2026-06-09_at_20.21.49.jpeg)

