
Bola.net - Pasukan Luiz Felipe Scolari berhasil meraih dua kemenangan beruntun di Piala Konfederasi 2013, setelah berhasil mengalah Meksiko dengan skor cukup tegas 2-0 (20/06/13).
Neymar yang menjadi man of the match pada pertandingan tersebut mencetak satu gol dan satu assist kepada Jo, yang menambah keunggulan atas El Tri. Kemenangan ini membuat Julio Cesar dkk lolos otomatis ke babak semifinal.
Suasana di depan Estadio Castelao diwarnai aksi protes dampak negatif penyelenggaraan Piala Konfederasi dan juga Piala Dunia bagi penduduk Brasil. Kabarnya 30 ribu pendemo berada di sekitar venue pertandingan Brasil kontra Meksiko. Meskipun begitu, aksi tersebut tak membuat jalannya pertandingan tertunda.
Sebelum laga dimulai, animo suporter yang memadati stadion membuat tensi laga semakin meningkat. Chants demi chants terus terdengar sebelum wasit Howard Webb meniup peluit jalannya babak pertama.
Seketika pertandingan dimulai, tim tuan rumah langsung menekan El Tri -julukan Meksiko- dengan permainan cepat serta umpan pendek yang akurat. Cukup atraktif.
Pada menit keempat, Marcelo hampir saja mengubah kedudukan, namun free-kick mendatarnya berhasil di antisipasi oleh Corona. Semenit setelahnya, gol Oscar harus dianulir wasit karena ia berada di posisi offside.
Serangan bertubi-tubi Tim Samba akhirnya membuahkan gol. Punggawa anyar Barcelona FC; Neymar kembali mencetak gol indah lewat tendangan voli di dalam kotak penalti Meksiko. 1-0, Brasil sementara memimpin. Itu adalah gol Neymar ke-13 dalam 15 laga bagi Selecao.
Meksiko bukannya tanpa perlawanan, beberapa kali mereka kerap menyulitkan Brasil setelah terciptanya gol Neymar. Hiram Nier dan Carlos Salcido menjadi pemain berbahaya bagi El Tri di lima belas menit pertama.
Hingga menit ke 35', skor masih tidak berubah. Kedua tim saling jual-beli serangan. Hanya saja Brasil tetap mendominasi laju pertandingan. Thiago Silva dan David Luiz sempat membuat laga berhenti, setelah keduanya mengalami cedera. Tetapi Silva dan Luiz tetap melanjutkan permainan.
Webb akhirnya meniup peluit berakhirnya babak pertama. Brasil yang terus menekan Meksiko belum sanggup menambah keunggulan mereka. Berbagai peluang tercipta dan terbuang. 1-0 kedudukan sementara.
Babak kedua berjalan, gol Thiago (Silva) dianulir hakim garis; Darren Cann. Berawal dari tendangan bebas Neymar, pemain bertahan PSG itu berada tepat di mana bola akan jatuh, sayang gol yang dicetaknya tidak sah dan diklaim offside.
Neymar menjadi pemain paling vital bagi skema permainan Brasil pada kali ini. Kontribusi umpan matang serta peluang di depan gawang kerap terlihat. Ia seakan ingin menjawab banyaknya kritikan yang tertuju padanya belakangan ini.
Pasukan Jose Manuel de la Torre tetap berusaha menyamakan kedudukan, dan tak ingin menelan kekalahan secara beruntun. Javier Hernandez sebenarnya hampir menyamakan kedudukan bagi Meksiko melalui skema serangan balik. Sayangnya, umpan silang mendatar Giovani dos Santos diantisipasi dengan baik oleh (David) Luiz.
Hingga menit ke 85', kedudukan tetap belum berubah. Kedua tim sama-sama kesulitan dalam urusan mencetak gol. Tempo pertandingan berjalan ketat dan cepat.
Namun, di penghujung pertandingan Neymar yang berhasil melewati dua pemain bertahan Meksiko dengan skil individu briliannya, memberikan bola kepada Jo yang bebas tanpa kawalan dan memaksa El Tri harus kebobolan untuk kedua kalinya. 2-0. Tak berselang lama Howard Webb meniup peluit berakhirnya pertandingan.
Dengan hasil ini, Tim Samba sudah dipastikan lolos ke babak semifinal Piala Konfederasi. Setelah meraih dua kemenangan beruntun.
Line-up Brasil: Julio Cesar (Gk); Dani Alves (Kartu kuning 76'), Thiago Silva (Kartu kuning 43'), Luiz, Marcelo; Gustavo, Paulinho; Hulk (Lucas Moura 78'), Oscar (Hernanes 62'), Neymar; Fred (Jo 82').
Line-up Meksiko: Corona (Gk); Rodriguez (Kartu kuning 90'), Salcido, Moreno, Torres (Barrera 70'), Mier; Flores (Herrera 58'), Torrado (Jimenez 88'), Guardado (Kartu kuning 21'), Giovani; Hernandez.
Statistik Brasil - Meksiko:
Neymar yang menjadi man of the match pada pertandingan tersebut mencetak satu gol dan satu assist kepada Jo, yang menambah keunggulan atas El Tri. Kemenangan ini membuat Julio Cesar dkk lolos otomatis ke babak semifinal.
Suasana di depan Estadio Castelao diwarnai aksi protes dampak negatif penyelenggaraan Piala Konfederasi dan juga Piala Dunia bagi penduduk Brasil. Kabarnya 30 ribu pendemo berada di sekitar venue pertandingan Brasil kontra Meksiko. Meskipun begitu, aksi tersebut tak membuat jalannya pertandingan tertunda.
Sebelum laga dimulai, animo suporter yang memadati stadion membuat tensi laga semakin meningkat. Chants demi chants terus terdengar sebelum wasit Howard Webb meniup peluit jalannya babak pertama.
Seketika pertandingan dimulai, tim tuan rumah langsung menekan El Tri -julukan Meksiko- dengan permainan cepat serta umpan pendek yang akurat. Cukup atraktif.
Pada menit keempat, Marcelo hampir saja mengubah kedudukan, namun free-kick mendatarnya berhasil di antisipasi oleh Corona. Semenit setelahnya, gol Oscar harus dianulir wasit karena ia berada di posisi offside.
Serangan bertubi-tubi Tim Samba akhirnya membuahkan gol. Punggawa anyar Barcelona FC; Neymar kembali mencetak gol indah lewat tendangan voli di dalam kotak penalti Meksiko. 1-0, Brasil sementara memimpin. Itu adalah gol Neymar ke-13 dalam 15 laga bagi Selecao.
Meksiko bukannya tanpa perlawanan, beberapa kali mereka kerap menyulitkan Brasil setelah terciptanya gol Neymar. Hiram Nier dan Carlos Salcido menjadi pemain berbahaya bagi El Tri di lima belas menit pertama.
Hingga menit ke 35', skor masih tidak berubah. Kedua tim saling jual-beli serangan. Hanya saja Brasil tetap mendominasi laju pertandingan. Thiago Silva dan David Luiz sempat membuat laga berhenti, setelah keduanya mengalami cedera. Tetapi Silva dan Luiz tetap melanjutkan permainan.
Webb akhirnya meniup peluit berakhirnya babak pertama. Brasil yang terus menekan Meksiko belum sanggup menambah keunggulan mereka. Berbagai peluang tercipta dan terbuang. 1-0 kedudukan sementara.
Babak kedua berjalan, gol Thiago (Silva) dianulir hakim garis; Darren Cann. Berawal dari tendangan bebas Neymar, pemain bertahan PSG itu berada tepat di mana bola akan jatuh, sayang gol yang dicetaknya tidak sah dan diklaim offside.
Neymar menjadi pemain paling vital bagi skema permainan Brasil pada kali ini. Kontribusi umpan matang serta peluang di depan gawang kerap terlihat. Ia seakan ingin menjawab banyaknya kritikan yang tertuju padanya belakangan ini.
Pasukan Jose Manuel de la Torre tetap berusaha menyamakan kedudukan, dan tak ingin menelan kekalahan secara beruntun. Javier Hernandez sebenarnya hampir menyamakan kedudukan bagi Meksiko melalui skema serangan balik. Sayangnya, umpan silang mendatar Giovani dos Santos diantisipasi dengan baik oleh (David) Luiz.
Hingga menit ke 85', kedudukan tetap belum berubah. Kedua tim sama-sama kesulitan dalam urusan mencetak gol. Tempo pertandingan berjalan ketat dan cepat.
Namun, di penghujung pertandingan Neymar yang berhasil melewati dua pemain bertahan Meksiko dengan skil individu briliannya, memberikan bola kepada Jo yang bebas tanpa kawalan dan memaksa El Tri harus kebobolan untuk kedua kalinya. 2-0. Tak berselang lama Howard Webb meniup peluit berakhirnya pertandingan.
Dengan hasil ini, Tim Samba sudah dipastikan lolos ke babak semifinal Piala Konfederasi. Setelah meraih dua kemenangan beruntun.
Line-up Brasil: Julio Cesar (Gk); Dani Alves (Kartu kuning 76'), Thiago Silva (Kartu kuning 43'), Luiz, Marcelo; Gustavo, Paulinho; Hulk (Lucas Moura 78'), Oscar (Hernanes 62'), Neymar; Fred (Jo 82').
Line-up Meksiko: Corona (Gk); Rodriguez (Kartu kuning 90'), Salcido, Moreno, Torres (Barrera 70'), Mier; Flores (Herrera 58'), Torrado (Jimenez 88'), Guardado (Kartu kuning 21'), Giovani; Hernandez.
Statistik Brasil - Meksiko:
Shots: 6 - 5
Shots on goal: 3 - 1
Penguasaan bola: 45% - 55%
Pelanggaran: 6 - 4
Corner: 1 - 1
Offside: 2 - 4
Kartu kuning: 2 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/rdt)
Advertisement
Berita Terkait
-
Tim Nasional 13 Agustus 2026 20:04India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
-
Piala Dunia 30 Juli 2026 08:22Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 24 Agustus 2026 09:07Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 08:27Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
-
Liga Inggris 24 Agustus 2026 07:42Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
-
Liga Spanyol 24 Agustus 2026 06:47Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
-
Liga Italia 24 Agustus 2026 06:43Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
-
Liga Spanyol 24 Agustus 2026 06:17Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Agustus 2026 09:27FIFA Pecat COO Kevin Lamour Usai Menentang Gianni Infantino
-
piala dunia 13 Agustus 2026 05:18Xavi Resmi Jadi Pelatih Timnas Belanda hingga Piala Dunia 2030
-
piala dunia 12 Agustus 2026 11:21Paolo Maldini Ungkap Pep Guardiola Nyaris Jadi Pelatih Timnas Italia
-
piala dunia 12 Agustus 2026 07:06Bukan Gaji, Ini Alasan Arne Slot Menolak Jadi Pelatih Timnas Belanda
SOROT
-
Liputan6 24 Agustus 2026 09:22Prabowo Bakal Cek Penanganan Kebakaran Hutan Sumatra Hari Ini
-
Liputan6 24 Agustus 2026 09:03Bukan Cuma Cepat, Teddy Ungkap Arahan Prabowo Terkait Bantuan Bencana
-
Liputan6 24 Agustus 2026 08:32Gempa M 4,1 Guncang Pangandaran, Getaran Terasa hingga Cianjur
-
Liputan6 24 Agustus 2026 07:41Seskab Teddy: 6 Pesawat TNI AU Kembali Bawa Bantuan ke NTT dan Kalimantan
-
Liputan6 24 Agustus 2026 06:18Prabowo Ratas di Hambalang, Bahas Kebakaran Hutan Kalimantan dan Bencana NTT
-
Liputan6 24 Agustus 2026 06:01Saat Niat Baik Berbuah Kecewa, Drama Bensin Pedagang Kopi
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9330480/original/051275900_1787382815-WhatsApp_Image_2026-08-22_at_13.54.57.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331252/original/068452400_1787532074-IMG_8154.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331266/original/027374200_1787535139-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_08.29.21.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331251/original/058478400_1787532074-IMG_8156.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331238/original/016023700_1787527127-WhatsApp_Image_2026-08-24_at_06.16.51.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331233/original/088782400_1787526108-de1a2ad1-66b0-4047-94eb-8f432f3594f8.jpeg)
