
Bola.net - Sergio Ramos mencetak satu gol di penampilannya yang ke-100 untuk Spanyol saat menjamu Finlandia dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2014. Namun, tim tamu menyamakan kedudukan lewat sebuah peluang langka. Skor akhir 1-1 dan La Furia Roja pun dibuat kecewa. Sementara itu, Finlandia pulang dengan hasil yang cukup memuaskan.
Meladeni Finlandia di Estadio Municipal El Molinon, Sabtu (23/3), Spanyol mendominasi permainan dan memimpin terlebih dahulu lewat sundulan sang bek Real Madrid hasil assist David Silva pada awal babak kedua. Akan tetapi, harapan untuk meraup tiga angka musnah setelah Teemu Pukki memaksakan laga berakhir sama kuat dengan golnya 11 menit jelang bubaran.
Pesta Ramos pun ternoda dan Spanyol turun ke peringkat dua klasemen sementara Grup I dengan 8 poin dari 4 pertandingan, digeser Prancis (10 poin) yang menang 3-1 atas Georgia. Finlandia masih menempati posisi terbawah dengan 2 poin, tapi mereka baru memainkan 3 laga.
Sungguh hasil yang di luar dugaan. Melawan tim peringkat 87 dunia yang tak pernah menang dari mereka sejak Juni 1969, Spanyol justru meraih hasil mengecewakan.
Lini tengah Spanyol yang dihuni Iniesta, Busquets serta Cazorla unggul segalanya atas para gelandang Finlandia dan menjadi kunci dominasi La Furia Roja dalam laga ini. Di barisan depan, David Villa, Silva serta Cesc Fabregas berulang kali membuat lini pertahanan tim tamu yang digalang Niklas Moisander kewalahan.
Namun, meski menguasai hampir seluruh area di atas lapangan, hanya tendangan deflected Iniesta lah yang bisa memaksa kiper Niki Maenpaa sedikit bekerja keras. Sementara itu, Finlandia sekali melepas tembakan lewat Eremenko, tetapi upaya jarak jauhnya masih melebar dari gawang Victor Valdes. Skor 0-0 pun menutup babak pertama di Gijon.
Setelah jeda, Vicente del Bosque menarik Cazorla dan memasukkan Pedro untuk meningkatkan daya dobrak Spanyol.
Empat menit babak kedua berjalan, Spanyol mendapatkan juga gol yang mereka incar. Memanfaatkan corner Silva, Ramos menyundul bola jauh dari jangkauan Maenpaa, mencetak gol di hari istimewanya, dan membawa Spanyol memimpin 1-0.
Setelah itu, Negredo serta Mata dimasukkan untuk mengganti Villa dan Fabregas. Akan tetapi, langkah Del Bosque ini bukannya membuat keadaan jadi lebih baik bagi Spanyol, tapi justru berbuah petaka.
Pada menit 79, tiga menit setelah Mata masuk arena, Finlandia membangun sebuah counter attack cepat melalui Alexander Ring dari sektor kiri dan dituntaskan dengan sempurna oleh forward Schalke Pukki. Satu-satunya shot on target Finlandia di laga ini membuahkan hasil manis, menyamakan kedudukan jadi 1-1, dan membuat Spanyol terpukul.
Di sisa waktu yang ada, Spanyol semakin gencar menyerang. Akan tetapi, selain sedikit keributan akibat upaya Silva menendang bola yang sudah ditangkap Maenpaa, tidak ada lagi gol tercipta.
Malam yang seharusnya indah bagi Ramos tak tercipta, poin maksimal yang diincar Spanyol demi mempertahankan posisi puncak pun gagal didapatkan, sedangkan Finlandia pulang dengan satu angka berharga dari sang juara dunia.
Pertandingan Spanyol berikutnya dimainkan Rabu (27/3) mendatang, yakni menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France.
Susunan pemain Spanyol: Valdes; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Iniesta, Busquets, Cazorla (Pedro 46'); Villa (Negredo 65'), Cesc (Mata 76'), Silva (kuning 90').
Susunan pemain Finlandia: Maenpaa (kuning 85'); Raitala, Toivio, Moisander (kuning 90'), Arkivuo; Ring, Tainio (Sparv 69'); Eremenko, Hetemaj, Hamalainen; Pukki (Halsti 90').
Statistik Spanyol - Finlandia (via ESPN)
Meladeni Finlandia di Estadio Municipal El Molinon, Sabtu (23/3), Spanyol mendominasi permainan dan memimpin terlebih dahulu lewat sundulan sang bek Real Madrid hasil assist David Silva pada awal babak kedua. Akan tetapi, harapan untuk meraup tiga angka musnah setelah Teemu Pukki memaksakan laga berakhir sama kuat dengan golnya 11 menit jelang bubaran.
Pesta Ramos pun ternoda dan Spanyol turun ke peringkat dua klasemen sementara Grup I dengan 8 poin dari 4 pertandingan, digeser Prancis (10 poin) yang menang 3-1 atas Georgia. Finlandia masih menempati posisi terbawah dengan 2 poin, tapi mereka baru memainkan 3 laga.
Sungguh hasil yang di luar dugaan. Melawan tim peringkat 87 dunia yang tak pernah menang dari mereka sejak Juni 1969, Spanyol justru meraih hasil mengecewakan.
Lini tengah Spanyol yang dihuni Iniesta, Busquets serta Cazorla unggul segalanya atas para gelandang Finlandia dan menjadi kunci dominasi La Furia Roja dalam laga ini. Di barisan depan, David Villa, Silva serta Cesc Fabregas berulang kali membuat lini pertahanan tim tamu yang digalang Niklas Moisander kewalahan.
Namun, meski menguasai hampir seluruh area di atas lapangan, hanya tendangan deflected Iniesta lah yang bisa memaksa kiper Niki Maenpaa sedikit bekerja keras. Sementara itu, Finlandia sekali melepas tembakan lewat Eremenko, tetapi upaya jarak jauhnya masih melebar dari gawang Victor Valdes. Skor 0-0 pun menutup babak pertama di Gijon.
Setelah jeda, Vicente del Bosque menarik Cazorla dan memasukkan Pedro untuk meningkatkan daya dobrak Spanyol.
Empat menit babak kedua berjalan, Spanyol mendapatkan juga gol yang mereka incar. Memanfaatkan corner Silva, Ramos menyundul bola jauh dari jangkauan Maenpaa, mencetak gol di hari istimewanya, dan membawa Spanyol memimpin 1-0.
Setelah itu, Negredo serta Mata dimasukkan untuk mengganti Villa dan Fabregas. Akan tetapi, langkah Del Bosque ini bukannya membuat keadaan jadi lebih baik bagi Spanyol, tapi justru berbuah petaka.
Pada menit 79, tiga menit setelah Mata masuk arena, Finlandia membangun sebuah counter attack cepat melalui Alexander Ring dari sektor kiri dan dituntaskan dengan sempurna oleh forward Schalke Pukki. Satu-satunya shot on target Finlandia di laga ini membuahkan hasil manis, menyamakan kedudukan jadi 1-1, dan membuat Spanyol terpukul.
Di sisa waktu yang ada, Spanyol semakin gencar menyerang. Akan tetapi, selain sedikit keributan akibat upaya Silva menendang bola yang sudah ditangkap Maenpaa, tidak ada lagi gol tercipta.
Malam yang seharusnya indah bagi Ramos tak tercipta, poin maksimal yang diincar Spanyol demi mempertahankan posisi puncak pun gagal didapatkan, sedangkan Finlandia pulang dengan satu angka berharga dari sang juara dunia.
Pertandingan Spanyol berikutnya dimainkan Rabu (27/3) mendatang, yakni menghadapi tuan rumah Prancis di Stade de France.
Susunan pemain Spanyol: Valdes; Arbeloa, Pique, Ramos, Alba; Iniesta, Busquets, Cazorla (Pedro 46'); Villa (Negredo 65'), Cesc (Mata 76'), Silva (kuning 90').
Susunan pemain Finlandia: Maenpaa (kuning 85'); Raitala, Toivio, Moisander (kuning 90'), Arkivuo; Ring, Tainio (Sparv 69'); Eremenko, Hetemaj, Hamalainen; Pukki (Halsti 90').
Statistik Spanyol - Finlandia (via ESPN)
Shots: 29 - 5
Shots on goal: 4 - 1
Penguasaan bola: 82% - 18%
Pelanggaran: 7 - 10
Corner: 19 - 0
Offside: 1 - 2
Kartu kuning: 1 - 2
Kartu merah: 0 - 0. (bola/gia)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
-
Piala Dunia 27 Oktober 2026 05:45Luis de la Fuente Raih Men's Coach of the Year 2026, Cetak Sejarah
-
Liga Spanyol 27 Oktober 2026 05:36Lamine Yamal Raih Kopa Trophy 2026, Cetak Hattrick Bersejarah
-
Piala Eropa 6 Oktober 2026 09:28Prediksi Kroasia vs Spanyol 7 Oktober 2026
-
Liga Spanyol 3 Oktober 2026 15:50Pemanggilan Carlos Espi ke Timnas Spanyol Jadi Pukulan untuk Gonzalo Garcia
LATEST UPDATE
-
Liga Spanyol 31 Oktober 2026 19:45Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
-
Bola Indonesia 31 Oktober 2026 17:44Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 30 Oktober 2026 22:20Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
-
piala dunia 27 Oktober 2026 08:15Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:41Alexia Putellas Raih Ballon d'Or Feminin 2026, Sempurnakan Comeback
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:28Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Akhiri Penantian 25 Tahun Inggris
-
piala dunia 27 Oktober 2026 06:21Harry Kane Raih Gerd Muller Trophy 2026 dengan 73 Gol
-
piala dunia 27 Oktober 2026 05:55Spanyol Sapu Bersih Yashin Trophy 2026 Putra dan Putri
SOROT
-
Liputan6 31 Oktober 2026 00:27Prabowo Ingatkan Generasi Muda Jangan Malas Belajar Sejarah
-
Liputan6 30 Oktober 2026 23:40Naik Whoosh dari Cimahi, Prabowo Sapa Warga di Stasiun Halim
-
Liputan6 30 Oktober 2026 22:56Hadiah Istimewa Pramono untuk 10 Lurah Finalis Benyamin S Award
-
Liputan6 30 Oktober 2026 21:45Menteri Wihaji: Perbaiki Negara Dimulai dari Keluarga
-
Liputan6 30 Oktober 2026 20:48SMA Taruna Nusantara Kini Gratis, Prabowo Perluas Jadi 6 Kampus
HIGHLIGHT
Chelsea Rebut Morgan Rogers, Ini 5 Pemain yang Bis...
Gagal Dapat Michael Olise? Ini 5 Galactico Alterna...
7 Pemain Manchester United yang Wajib Bersinar di ...
8 Pemain Arsenal yang Berpotensi Dilepas untuk Dan...
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang...
Gagal Dapat Vinicius Junior? Ini 5 Winger yang Bis...
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United...

















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5382303/original/097438400_1760576399-Chief_Executive_Officer__CEO__Danantara__Rosan_Perkasa_Roeslani_-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382832/original/057071200_1793012315-Prabowo_Subianto_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386841/original/019767400_1793378421-presidenri.go.id-30102026232744-6ae4c580aa9360.38613246-e1793377727603.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386812/original/083859800_1793371732-IMG_1252.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386790/original/076408100_1793368092-28f33103-de2e-4df7-828d-659c9aef0269.jpg)
