
"Ini sangat luar biasa, ini adalah pertempuran tersulit kami. Tapi aku senang bahwa kami telah berhasil," kata Sneijder.
Pemain yang ikut menyumbang 1 gol dalam pertandingan ini juga mengakui bahwa timnya bermain agak ceroboh dan kehilangan konsentrasi dalam menit-menit akhir pertandingan. Ia berkata, "Kami memang agak ceroboh saat akhir pertandingan, tapi gol Uruguay datang di detik-detik akhir dan mereka terlambat."
Ia menjadi man of the match dalam pertandingan ini, namun ia tidak peduli dengan hal itu. Baginya yang penting adalah Belanda masuk final. "Bagaimanapun juga yang paling penting adalah kami memenangkan pertandingan. Ini semua tentang hasil untuk memenangkan pertandingan, tidak ada seorang pun yang peduli bagaimana kami melakukannya. Hasil ini membuat kami masuk ke final."
Pemain Inter Milan ini juga mengatakan bahwa final Piala Dunia lebih berarti daripada final Liga Champion yang telah ia juarai musim lalu. "Saya sudah mencapai kesuksesan di dalam karir saya di tingkat klub tahun ini, tetapi bermain di final adalah pengalaman yang sangat berarti. Final Liga Champion adalah sebuah hal yang besar dalam tingkat klub, tetapi final Piala Dunia mengalahkan segalanya," jelas Sneijder.
"Kami kian dekat untuk menjuarai turnamen ini. Kami akan menyempatkan waktu kami untuk menikmatinya sekarang, sebelum kami menata konsentrasi kami untuk fokus lagi di final," tambah pemain yang dibuang Real Madrid ini.
Nama Sneijder kini ada di urutan teratas daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia bersama striker Spanyol, David Villa yang sama-sama sudah mencetak 5 gol. Mengenai gol ini ia mengatakan bahwa dirinya sangat gembira. Ia mengatakan, "Saya hanya merasa sedikit beruntung. Saya hanya mencoba menembaknya ke gawang dan bola itu berubah arah karena membentur bek mereka. Saya sangat gembira dengan gol ke lima saya di turnamen ini."[initial]
Lihat review pertandingan selengkapnya:Belanda Melenggang ke Final
(espn/fjr)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 11 Juni 2026 05:22Cerita Kelam Sri Titik: 16 Tahun 'Diperbudak' di Yordania
-
Liputan6 11 Juni 2026 00:25Demo Tolak Kenaikan BBM Pecah di Cikini, Massa Bakar Ban
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...








:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8255928/original/081352700_1781130147-IMG_20260610_103537.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842982/original/043751500_1716713031-bullying.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8250684/original/059080900_1781112481-WhatsApp_Image_2026-06-10_at_21.24.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8250735/original/083167200_1781112661-357377.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8249843/original/006275500_1781111354-139460.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1974713/original/043875100_1520507689-Rutan_surkarta2.jpg)

