
Bola.net - Armenia secara resmi telah mengajukan protes kepada UEFA atas keputusan wasit yang mengkartu merah pemain mereka di laga terakhir kualifikasi Piala Eropa 2012 saat mereka kalah atas Republik Irlandia di Dublin, seperti yang diumumkan federasi sepak bola Armenia (FFA).
Armenia yang butuh kemenangan di laga terakhir mereka agar dapat finish sebagai runner up harus berjuang ekstra keras di laga itu. Mereka terpaksa bermain 10 orang saja sejak menit ke-26 kala wasit asal Spanyol Eduardo Gonzalez, mengusir kiper Roman Berezovsky. Armenia pun menyerah kalah 1-2 di laga tersebut dan gagal maju ke babak play off.
Berezovsky diusir karena dianggap handball di luar area penalti. Akan tetapi dari rekaman ulang pertandingan di televisi terlihat jelas dadanya lah yang menyentuh bola.
Ketua FFA, Ruben Airapetyan menerangkan pada wartawan bahwa Armenia meminta badan federasi sepak bola tertinggi Eropa itu untuk mencabut kartu merah tersebut dan kemudian menghukum wasit Eduardo.
Meski begitu, Airapetyan mengaku ia tak sepakat dengan isu yang berkembang di pendukung Armenia. Mereka menganggap antara UEFA dan Irlandia ada teori konspirasi sebagai bentuk permintaan maaf atas insiden gol tangan Thierry Henry, yang menyebabkan tim asuhan Giovani Trapattoni gagal ke Piala Dunia 2010 lalu.
"Percayalah, saya tak pernah berpikir atau percaya ada kemungkinan dari UEFA untuk memberi instruksi pada wasit," tegasnya. (grd/mxm)
Armenia yang butuh kemenangan di laga terakhir mereka agar dapat finish sebagai runner up harus berjuang ekstra keras di laga itu. Mereka terpaksa bermain 10 orang saja sejak menit ke-26 kala wasit asal Spanyol Eduardo Gonzalez, mengusir kiper Roman Berezovsky. Armenia pun menyerah kalah 1-2 di laga tersebut dan gagal maju ke babak play off.
Berezovsky diusir karena dianggap handball di luar area penalti. Akan tetapi dari rekaman ulang pertandingan di televisi terlihat jelas dadanya lah yang menyentuh bola.
Ketua FFA, Ruben Airapetyan menerangkan pada wartawan bahwa Armenia meminta badan federasi sepak bola tertinggi Eropa itu untuk mencabut kartu merah tersebut dan kemudian menghukum wasit Eduardo.
Meski begitu, Airapetyan mengaku ia tak sepakat dengan isu yang berkembang di pendukung Armenia. Mereka menganggap antara UEFA dan Irlandia ada teori konspirasi sebagai bentuk permintaan maaf atas insiden gol tangan Thierry Henry, yang menyebabkan tim asuhan Giovani Trapattoni gagal ke Piala Dunia 2010 lalu.
"Percayalah, saya tak pernah berpikir atau percaya ada kemungkinan dari UEFA untuk memberi instruksi pada wasit," tegasnya. (grd/mxm)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 18:53Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik Hari Ini
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 18:40Pembagian Grup Piala Dunia 2026
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
-
piala eropa 13 Februari 2026 10:31Hasil Drawing UEFA Nations League: Inggris Satu Grup dengan Spanyol dan Kroasia!
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:18Dasco Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan Luhut dan Chatib Basri
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:13Jaksa Sebut Program Chromebook Nadiem Salah Sasaran, Ini Alasannya
-
Liputan6 9 Juni 2026 18:00Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri Dipanggil Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:13Total 17 Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan ke Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:06Diam Seribu Bahasa, Bupati Muara Enim Dijebloskan ke Tahanan KPK
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562060/original/009001600_1776775002-IMG_2194.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5763398/original/043311900_1778666345-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5123354/original/056083200_1738810137-ASY_9717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8146662/original/076035800_1780999594-35836.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
