
Bola.net - Spanyol adalah negara pertama yang mampu memenangkan tiga turnamen besar secara beruntun. Namun pencapaian La Roja bukannya tanpa disertai kritik. Banyak yang menyebut permainan Spanyol membosankan, apalagi saat mereka tidak bermain dengan penyerang tengah.
Vicente Del Bosque lebih sering memilih menggunakan penyerang bayangan alias false nine untuk melengkapi gaya tiki-taka. Cesc Fabregas adalah pemain yang kebagian peran itu. Fabregas tidak paham alasan pihak-pihak yang menyebut permainan Spanyol membosankan.
"Orang-orang yang berkata bahwa permainan kami membosankan itu, menurut saya, tidak paham sepakbola," ucap Fabregas kepada BBC Radio 5 Live.
"Ini adalah salah satu hari terbaik dalam kehidupan saya. Meraih tiga trofi turnamen besar secara beruntun belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah sepakbola."
Fabregas juga menolak anggapan bahwa timnya melenggang dengan mudah di partai final. Meski menang dengan empat gol tanpa balas, Fabregas menganggap Italia memberi perlawanan yang keras.
"Jika sebelum pertandingan ada yang bilang bahwa kami akan menang 4-0, saya tak akan percaya. Pertandingan itu lebih berat dari kelihatannya," ungkap gelandang Barcelona ini. "Italia hanya bermain dengan 10 orang setelah Thiago Motta cedera, dan itu adalah akhir perjuangan mereka."
Mengenai kaos tribute yang dipakainya, Fabregas memberikan penjelasan. Seperti diketahui, Fabregas mempersembahkan kemenangan itu untuk para pesepakbola Spanyol yang telah meninggal yakni Dani Jarque, Miki Roque, Manolo Preciado, dan Antonio Puerta.
"Saya memakai kaos dengan nama orang-orang yang telah meninggalkan kami, tapi mereka sebenarnya tetap bersama kami. Kami sangat menghargai hidup, terutama dalam momen-momen seperti ini. Kami berharap keluarga mereka bisa menikmati momen ini dengan sebaik-baiknya," pungkas pemain berusia 25 tahun ini. (gl/hsw)
Vicente Del Bosque lebih sering memilih menggunakan penyerang bayangan alias false nine untuk melengkapi gaya tiki-taka. Cesc Fabregas adalah pemain yang kebagian peran itu. Fabregas tidak paham alasan pihak-pihak yang menyebut permainan Spanyol membosankan.
"Orang-orang yang berkata bahwa permainan kami membosankan itu, menurut saya, tidak paham sepakbola," ucap Fabregas kepada BBC Radio 5 Live.
"Ini adalah salah satu hari terbaik dalam kehidupan saya. Meraih tiga trofi turnamen besar secara beruntun belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah sepakbola."
Fabregas juga menolak anggapan bahwa timnya melenggang dengan mudah di partai final. Meski menang dengan empat gol tanpa balas, Fabregas menganggap Italia memberi perlawanan yang keras.
"Jika sebelum pertandingan ada yang bilang bahwa kami akan menang 4-0, saya tak akan percaya. Pertandingan itu lebih berat dari kelihatannya," ungkap gelandang Barcelona ini. "Italia hanya bermain dengan 10 orang setelah Thiago Motta cedera, dan itu adalah akhir perjuangan mereka."
Mengenai kaos tribute yang dipakainya, Fabregas memberikan penjelasan. Seperti diketahui, Fabregas mempersembahkan kemenangan itu untuk para pesepakbola Spanyol yang telah meninggal yakni Dani Jarque, Miki Roque, Manolo Preciado, dan Antonio Puerta.
"Saya memakai kaos dengan nama orang-orang yang telah meninggalkan kami, tapi mereka sebenarnya tetap bersama kami. Kami sangat menghargai hidup, terutama dalam momen-momen seperti ini. Kami berharap keluarga mereka bisa menikmati momen ini dengan sebaik-baiknya," pungkas pemain berusia 25 tahun ini. (gl/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 15:15Luis de la Fuente Sebut Mikel Oyarzabal Layak Dapat Pengakuan Lebih
-
Piala Dunia 26 Juni 2026 02:33Uruguay Mencari Titik Balik, Spanyol Mengusung Optimisme Tinggi
-
Piala Dunia 25 Juni 2026 15:28Prediksi Piala Dunia 2026: Uruguay vs Spanyol 27 Juni 2026
-
Piala Dunia 24 Juni 2026 16:42Austria Bisa Diuntungkan Jika Kalah dari Aljazair, Kok Bisa?
LATEST UPDATE
-
Liga Italia 26 Juni 2026 19:00Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:38Tak Perlu Lagi ke ATM, Semua Transaksi dalam Genggaman
-
Liputan6 26 Juni 2026 19:34Prabowo: Kemajuan Bangsa Selalu Berasal dari Pemikir-Pemikir Terbaik
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:38Prabowo: Kenapa Indonesia Sudah 81 Tahun Tak Bisa Bikin Mobil Sendiri?
-
Liputan6 26 Juni 2026 18:22Daftar 4 Nama Peserta SPPI Meninggal saat Latihan Militer
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
6 Calon Pengganti Marc Cucurella di Chelsea, Ada B...
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di ...
Dari Pele hingga Gilberto Mora, Inilah 10 Pemain T...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540535/original/035193100_1782477533-WhatsApp_Image_2026-06-26_at_19.36.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8540352/original/073465000_1782477289-Prabss.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5080101/original/064595300_1736158589-20250106-Dapur_MBG-MER_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5592383/original/095089200_1778149812-IMG-20260507-WA0029.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261884/original/074420100_1781761634-IMG-20260220-WA0039.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8536963/original/026877300_1782471695-Screenshot_20260626_174313_YouTube.jpg)
