
Bola.net - Belum juga hilang kekecewaan mereka karena tersingkir oleh Italia, para pemain timnas Jerman kini dikritik banyak pihak karena tidak ikut menyanyikan lagu kebangsaan menjelang pertandingan semifinal Euro minggu lalu.
Tak seperti tim Azzurri yang terlihat sangat bersemangat menyanyikan lagu kebangsaan mereka, skuad Jerman rata-rata hanya diam ketika lagu dikumandangkan.
"Sudah sewajarnya para pemain ikut menyanyikan lagu kebangsaan. Mereka kan bermain untuk timnas, bukan untuk diri mereka sendiri," ujar perdana menteri negara bagian Hesse, Volker Bouffier, kepada harian Bild.
Perdana menteri Bavaria, Joachim Herrmann, mengatakan hal senada "Lagu kebangsaan adalah bagian dari pertandingan nasional dan timnas. Jika ada yang enggan menyanyikannya, harusnya dia tinggal di klub saja."
Di Jerman, adalah hak negara bagian yang bersangkutan untuk menentukan apakah murid-murid sekolah harus menghafal lagu kebangsaan. Di kota Bavaria yang konservatif, hal itu bersifat wajib. Sedangkan di Berlin, pilihan itu diserahkan pada guru.
Patriotisme memang masih menjadi isu sensitif di Jerman. Ini dipengaruhi oleh masa rezim Nazi regime, Perang Dunia II, dan terpecahnya negara tersebut menjadi Jerman Barat yang beraliran kapitalis dan Jerman Timur yang beraliran komunis.
Menurut sejarawan Paul Nolte, setelah dua era diktator yang melanggar simbol dan patriotisme Jerman, sebagian besar masyarakat tak tahu harus bersikap bagaimana dengan lagu kebangsaan mereka.
Musik dari lagu yang berjudul "Das Lied der Deutschen" itu sendiri diciptakan oleh Joseph Haydn pada tahun 1797. Penyair bernama August Heinrich Hoffmann von Fallersleben menambahkan lirik ke komposisi musik Haydn pada tahun 1841.
Lagu tersebut terkenal dengan baris pembukanya yang berbunyi: "Deutschland, Deutschland uber alles" ("Jerman, Jerman di atas segalanya"). Bagian ini dihilangkan setelah berakhirnya era Nazi.
Kini, mereka hanya menyanyikan bait ke tiga, yang dimulai dengan baris yang berarti "Persatuan, hukum, dan kemerdekaan bagi tanah air Jerman." (fft/syp)
Tak seperti tim Azzurri yang terlihat sangat bersemangat menyanyikan lagu kebangsaan mereka, skuad Jerman rata-rata hanya diam ketika lagu dikumandangkan.
"Sudah sewajarnya para pemain ikut menyanyikan lagu kebangsaan. Mereka kan bermain untuk timnas, bukan untuk diri mereka sendiri," ujar perdana menteri negara bagian Hesse, Volker Bouffier, kepada harian Bild.
Perdana menteri Bavaria, Joachim Herrmann, mengatakan hal senada "Lagu kebangsaan adalah bagian dari pertandingan nasional dan timnas. Jika ada yang enggan menyanyikannya, harusnya dia tinggal di klub saja."
Di Jerman, adalah hak negara bagian yang bersangkutan untuk menentukan apakah murid-murid sekolah harus menghafal lagu kebangsaan. Di kota Bavaria yang konservatif, hal itu bersifat wajib. Sedangkan di Berlin, pilihan itu diserahkan pada guru.
Patriotisme memang masih menjadi isu sensitif di Jerman. Ini dipengaruhi oleh masa rezim Nazi regime, Perang Dunia II, dan terpecahnya negara tersebut menjadi Jerman Barat yang beraliran kapitalis dan Jerman Timur yang beraliran komunis.
Menurut sejarawan Paul Nolte, setelah dua era diktator yang melanggar simbol dan patriotisme Jerman, sebagian besar masyarakat tak tahu harus bersikap bagaimana dengan lagu kebangsaan mereka.
Musik dari lagu yang berjudul "Das Lied der Deutschen" itu sendiri diciptakan oleh Joseph Haydn pada tahun 1797. Penyair bernama August Heinrich Hoffmann von Fallersleben menambahkan lirik ke komposisi musik Haydn pada tahun 1841.
Lagu tersebut terkenal dengan baris pembukanya yang berbunyi: "Deutschland, Deutschland uber alles" ("Jerman, Jerman di atas segalanya"). Bagian ini dihilangkan setelah berakhirnya era Nazi.
Kini, mereka hanya menyanyikan bait ke tiga, yang dimulai dengan baris yang berarti "Persatuan, hukum, dan kemerdekaan bagi tanah air Jerman." (fft/syp)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 19:03Update Transfer Ederson ke MU: Kapan Bakal Diumumkan Setan Merah?
-
Liga Inggris 22 Juni 2026 18:37Saingi MU, PSG juga Kejar Bintang Timnas Belanda Ini
-
Liga Spanyol 22 Juni 2026 17:50Kylian Mbappe Buka Peluang Bermain di MLS pada Masa Depan
-
Piala Dunia 22 Juni 2026 17:47Prediksi Piala Dunia 2026: Swiss vs Kanada 25 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
SOROT
-
Liputan6 22 Juni 2026 19:32Dua Polisi di Jambi Disabet Samurai Pria Misterius
-
Liputan6 22 Juni 2026 19:27Pria Misterius Bawa Samurai Serang Dua Polisi di Jambi
-
Liputan6 22 Juni 2026 18:22Prabowo Siapkan 10 Kampus Medis, Gandeng Imperial College London
-
Liputan6 22 Juni 2026 17:54PKB: Konstitusi Tidak Mengenal Istilah Partai Penyeimbang
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Ar...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya











:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8277249/original/089288200_1782131946-282278.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8274704/original/058850000_1782127995-1001383226.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8274060/original/058824600_1782126857-1000030527.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4917228/original/054660400_1723556364-IMG-20240813-WA0055.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8277323/original/040261400_1782132299-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_19.33.39.jpeg)
