
Bola.net - UEFA kembali mengambil keputusan mengenai dugaan pelanggaran yang terjadi di gelaran Euro 2012. Denda kembali dijatuhkan oleh badan tertinggi sepak bola Eropa ini.
Kroasia akhirnya kena batunya setelah terdapat laporan bahwa suporternya melakukan tindakan rasisme kepada striker Italia, Mario Balotelli. Organisasi yang berada di bawah kepemimpinan Michel Platini ini menjatuhkan denda sebesar 80.000 Euro kepada asosiasi sepak bola Kroasia.
Denda itu tidak semata-mata dijatuhkan karena tindakan rasis suporter Kroasia yang mengejek Balotelli dengan menirukan suara monyet, namun hal itu juga berkaitan dengan pelemparan kembang api ke dalam lapangan.
Pada pertandingan Kamis (14/06), Kroasia menghadapi Italia di partai kedua grup C dan berkesudahan dengan skor 1-1. Italia unggul lebih dulu lewat tendangan bebas 'cantik' Andrea Pirlo dan kemudian suporter Kroasia langsung melempari gawang Gianluigi Buffon dengan kembang api.
Kedua tindakan kurang terpuji inilah yang membuat UEFA memutuskan bahwa suporter kroasia bersalah dan akhirnya menjatuhkan denda kepada asosiasi sepak bola mereka. Pada hari Senin, Platini juga mengungkapkan rasa kecewanya terhadap apa yang telah dilakukan para suporter Kroasia tersebut.
"Saya tidak senang dengan sikap pendukung Kroasia," ungkap Platini
"99% Kondisi di stadion sangat baik. Para suporter yang datang ke stadion bersikap sangat baik, kecuali pendukung Kroasia."
Denda tersebut mungkin layak bagi Kroasia. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan denda yang diterima Nicklas Bedtner, apakah denda tersebut masih bisa dibilang layak? (th/bgn)
Kroasia akhirnya kena batunya setelah terdapat laporan bahwa suporternya melakukan tindakan rasisme kepada striker Italia, Mario Balotelli. Organisasi yang berada di bawah kepemimpinan Michel Platini ini menjatuhkan denda sebesar 80.000 Euro kepada asosiasi sepak bola Kroasia.
Denda itu tidak semata-mata dijatuhkan karena tindakan rasis suporter Kroasia yang mengejek Balotelli dengan menirukan suara monyet, namun hal itu juga berkaitan dengan pelemparan kembang api ke dalam lapangan.
Pada pertandingan Kamis (14/06), Kroasia menghadapi Italia di partai kedua grup C dan berkesudahan dengan skor 1-1. Italia unggul lebih dulu lewat tendangan bebas 'cantik' Andrea Pirlo dan kemudian suporter Kroasia langsung melempari gawang Gianluigi Buffon dengan kembang api.
Kedua tindakan kurang terpuji inilah yang membuat UEFA memutuskan bahwa suporter kroasia bersalah dan akhirnya menjatuhkan denda kepada asosiasi sepak bola mereka. Pada hari Senin, Platini juga mengungkapkan rasa kecewanya terhadap apa yang telah dilakukan para suporter Kroasia tersebut.
"Saya tidak senang dengan sikap pendukung Kroasia," ungkap Platini
"99% Kondisi di stadion sangat baik. Para suporter yang datang ke stadion bersikap sangat baik, kecuali pendukung Kroasia."
Denda tersebut mungkin layak bagi Kroasia. Akan tetapi, jika dibandingkan dengan denda yang diterima Nicklas Bedtner, apakah denda tersebut masih bisa dibilang layak? (th/bgn)
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 7 Juni 2026 01:59Prediksi Kroasia vs Slovenia 8 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Tim Nasional 9 Juni 2026 17:55Nonton Live Streaming FIFA Matchday 2026: Indonesia vs Mozambik
-
Piala Dunia 9 Juni 2026 17:30Prediksi Inggris vs Kosta Rika 11 Juni 2026
BERITA LAINNYA
-
piala eropa 24 Maret 2026 10:20Zinedine Zidane Capai Kesepakatan Lisan untuk Latih Timnas Prancis
-
piala eropa 13 Februari 2026 10:31Hasil Drawing UEFA Nations League: Inggris Satu Grup dengan Spanyol dan Kroasia!
SOROT
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:13Total 17 Dubes Negara Sahabat Serahkan Surat Kepercayaan ke Prabowo
-
Liputan6 9 Juni 2026 17:06Diam Seribu Bahasa, Bupati Muara Enim Dijebloskan ke Tahanan KPK
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:24Menkes Dukung 4 Langkah BGN Tata Ulang Program MBG
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:22IHSG Hari Ini Ditutup Melompat ke 5.746
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:16Polisi Kejar Aset Hanania Group untuk Kembalikan Kerugian Korban
-
Liputan6 9 Juni 2026 16:02
Chatib Basri Temui Prabowo di Istana
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di ...
Masa Depan Marcus Rashford Menggantung! 5 Klub Ini...
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tingga...
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kand...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel...
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manc...
















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8147456/original/007172100_1781000534-IMG-20260609-WA0044.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8146662/original/076035800_1780999594-35836.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/7592122/original/028029900_1780374636-budi_gunadi__3_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497601/original/069263100_1770638743-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7574969/original/054509700_1780354706-IMG_2606.jpg)
