Nama Lengkap : Antonio Conte
Tempat Lahir : Lecce, Italia
Tanggal Lahir : 31 Juli 1969 (46 Tahun)
Kebangsaan : Italia
Klub : Italia
Posisi : -
No Punggung : -
Tinggi : 173 cm

Antonio Conte lahir pada 31 Juli 1969 di Lecce. Dia adalah manajer sepak bola dan juga merupakan mantan pemain sepak bola. Saat ini dia adalah manajer tim Serie A Italia, Juventus.

Conte mulai bermain sepak bola di kotanya, di dalam tim muda AS Lecce, sebelum membuat debut Serie A dengan tim utama pada tahun 1985. Dia dikontrak oleh Juventus pada tahun 1991, memulai debutnya 17 November 1991 saat Juventus melawan Torino, yang kemudian menjadi kapten sebelum promosi. Selama musim 1998-1999 ketika Del Piero mengalami cedera, Conte kembali menjadi kapten dan memimpin Juventus ke semifinal Liga Champions. Dia mempertahankan ban kapten sampai musim 2001-2002.

Pada musim 2002-2003, Conte adalah bagian dari tim Juventus yang mencapai final Liga Champions hanya saja kalah adu penalti melawan A.C Milan. Ia bermain untuk tim nasional Italia dan merupakan skuad Italia di Piala Dunia 1994 FIFA dan UEFA European Championship 2000. Dia telah memenangkan semua gelar yang diikutinya, namun hanya berhasil mendapat gelar runner- up untuk World Cup dan Piala Eropa.

Setelah pensiun sebagai pemain sepakbola, Conte bekerja sebagai asisten manajer untuk Siena bersama Luigi De Canio di musim 2005-2006. Pada bulan Juli 2006 ia diangkat pelatih klub Serie B, Arezzo, namun setelah serangkaian hasil yang mengecewakan, ia dipecat pada tanggal 31 Oktober 2006.

Pada tanggal 13 Maret 2007 ia masuk kembali ke Arezzo posisi pelatih kepala. Dalam waktu keduanya di Arezzo, ia memimpin tim untuk lima kemenangan berturut-turut, dan 19 poin dalam 7 pertandingan.

Pada tanggal 27 Desember 2007 ia ditunjuk oleh Bari untuk menggantikan Giuseppe Materazzi untuk paruh kedua Serie B 2007-2008. Dia melakukan tugasnya dengan sangat baik, mengubah Bari di musim 2007-2008 dari tim yang terancam degradasi ke posisi tengah klasemen. Pada musim berikutnya 2008-2009, Bari dimahkotai juara Serie B, yang dipromosikan ke Serie A untuk musim 2009-2010 .

Pada Juni 2009, setelah berminggu-minggu banyak rumor yang menghubungkan Conte dengan peran manajerial kosong di Juventus, ia awalnya setuju untuk perpanjangan kontrak untuk tetap di Bari untuk musim baru, namun pada tanggal 23 Juni Bari mengumumkan telah mencabut kontrak dengan Antonio Conte dengan kesepakatan bersama.

Setelah Claudio Ranieri dipecat Juventus, Conte disebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk menjadi pelatih baru. Namun Bianconeri mendatangkan Ciro Ferrara sebagai manajer tim utama. Conte telah menyatakan tak lama sebelumnya bahwa ia ingin menjadi pelatih Juventus di masa depan, karena ia merasa sudah siap untuk menjadi pelatih Juventus.

Pada 21 September 2009 Atalanta menunjuk dia untuk menggantikan Angelo Gregucci. Setelah awal yang baik di kemudi orobici itu, Atalanta di bawah kendali Conte menjadi lebih buruk, yang menyebabkan protes dari para pendukung klub dan masalah antara Conte sendiri dan offisial klub. Conte akhirnya memilih mengundurkan diri dari klub, meninggalkan mereka di tempat ke-19.

Pada tanggal 9 Mei 2010 ia diumumkan sebagai pelatih kepala baru di Siena, dengan tujuan untuk membawa Siena kembali ke Serie A setelah terdegradasi ke Serie B 2010-2011. Conte berhasil memimpin Siena promosi ke  Serie A musim 2011-2012.

Pada 22 Mei 2011 direktur olahraga Juventu, Giuseppe Marotta, mengumumkan bahwa Juventus telah menunjuk Conte sebagai pelatih kepala baru mereka menggantikan Luigi Delneri . Diharapkan bahwa Conte akan memimpin Juventus untuk mereka kembali di atas panggung sepak bola Italia dan Eropa.

Pada tanggal 6 Mei 2012, Conte memimpin Juventus untuk scudetto ke-28 dengan mengalahkan Cagliari 2-0. Setelah mengalahkan Atalanta 3-1, Juventus menyelesaikan liga dengan tak terkalahkan, tim pertama yang melakukannya sejak Serie A diperluas menjadi 20 tim dan 38 putaran. Juventus kalah di final Coppa Italia pada Napoli 2-0.

Conte sangat menikmati permainan menyerang dengan formasi 4-3-3 dan 3-5-2 menjadi formasi yang paling sering ia gunakan.

Karir Pelatih:
2005–2006 : Siena (assistant)
2006–2007 : Arezzo
2007–2009 : Bari
2009–2010 : Atalanta
2010–2011 : Siena
2011–Sekarang : Juventus

 

Oleh: A. Fiekri I.

Berita Terbaru Antonio Conte

Insigne Akui Sempat Punya Masalah Dengan Conte

Insigne Akui Sempat Punya Masalah Dengan Conte

25-03-2016 11:45

Lorenzo Insgne mengungkapkan bahwa dirinya sempat punya masalah dengan pelatih timnas Italia Antonio Conte.

Conte: Gol Spanyol Offside

Conte: Gol Spanyol Offside

25-03-2016 08:17

Antonio Conte mengaku puas dengan kinerja Italia saat menghadapi Spanyol.

Darmian: Conte Cocok Untuk Chelsea

Darmian: Conte Cocok Untuk Chelsea

25-03-2016 07:53

Bek kanan timnas Italia dan Manchester United, Matteo Darmian memberikan dukungan kepada Antonio Conte.

Conte Minta Chelsea Pertahankan Cuadrado

Conte Minta Chelsea Pertahankan Cuadrado

25-03-2016 05:43

Antonio Conte dikabarkan telah meminta manajemen Chelsea agar tak melepas Juan Cuadrado ke Juventus atau klub lain manapun musim depan.

Capello Tak Tertarik Latih Italia

Capello Tak Tertarik Latih Italia

25-03-2016 01:34

Capello tegas mengatakan tidak memiliki minat untuk melatih Italia.

Conte: Saya Inginkan Vidal di Klub Baru

Conte: Saya Inginkan Vidal di Klub Baru

25-03-2016 01:22

Antonio Conte sudah merencanakan bahwa ia ingin ada nama Arturo Vidal susunan pemain di klub yang ia latih di musim depan.

Di Euro 2016, Italia Bermain Tanpa Rasa Takut

Di Euro 2016, Italia Bermain Tanpa Rasa Takut

25-03-2016 01:17

Antonio Conte menyebut bahwa timnas Italia bukanlah tim unggulan pada ajang Euro 2016 Prancis yang akan datang.

Di Marzio: Conte Inginkan Radja Nainggolan di Chelsea

Di Marzio: Conte Inginkan Radja Nainggolan di Chelsea

24-03-2016 15:15

Antonio Conte mungkin masih belum resmi ditunjuk sebagai pelatih Chelsea musim depan, tapi dia terus dikaitkan dengan beberapa pemain ternama untuk dibawa ke Stamford Bridge.

Conte Tak Sesali Pilih Italia

Conte Tak Sesali Pilih Italia

24-03-2016 08:33

Antonio Conte menegaskan bahwa ia tidak pernah menyesali pilihan untuk menangani timnas Italia.

Buffon dan Conte Kutuk Teror Bom Brussels

Buffon dan Conte Kutuk Teror Bom Brussels

24-03-2016 07:00

Sepakbola Eropa kembali dikejutkan dengan tindakan biadab para teroris.