Nama Lengkap : Diego Pablo Simeone (Cholo)
Tempat Lahir : Buenos Aires, Argentina
Tanggal Lahir : 28 April 1970 (46 Tahun)
Kebangsaan : Argentina
Posisi : -
No Punggung : -
Tinggi : 0 cm

Diego Pablo Simeone adalah seorang manajer sepak bola Argentina dan pernah masuk dalam skuad Timnas Argentina sebagai gelandang bertahan

Ketertarikannya dengan sepak bola bermula ketika sejak usia dini. Ketika Cholo berumur 14 tahun, is mendapat julukan dari pelatihnya sebagai “Cholo”. Karena permainannya yang bermain energik membuatnya teringat dengan mantan pemain Boca Juniors bernama Carmelo Simeone yang juga memiliki julukan yang sama.

Karir sepakbola profesionalnya bermula di tahun 1987. Sejak saat itu dia sudah berpindah beberapa kali dari klub satu ke klub yang lain dan merasakan asam manis dunia persepakbolaan.

Simeone, yang lahir pada 28 April 1970, menghabiskan sebagian besar karir sepak bolanya di Italia bersama Pisa. Klub asal Eropa ini saat pertama kalinya dia bermain di Eropa pada tahun 1990, di mana ia diboyong oleh sang manajer di jamannya, Mircea Lucescu.

Setelah bermain di Sevilla dan Atletico Madrid, di saat itu pula dia menjadi bagian mengawinkan gelar kemengan ganda La Liga dan Copa Del Rey tahun 1996. Setelah itu, Simeone kembali ke Serie A dengan Internazionale pada tahun 1997 dan bermain selama dua musim penuh. Dan sata itu, Internazionale berhasil membawa pulang Piala UEFA tahun 1998 setelah mengalahkan Lazio 3-0 di partai final. Keberhasilan ini juga didapat dari duet apik bersama Ronaldo.

Pada tahun 1999, Lazio membeli Simeone. Kedatangan Simeone membantu Lazio mampu mendapatkan tropi juara.

Tidak bertahan lama bermain dengan Lazio, ia memutuskan untuk keluar dari klub dan melanjutkan bermain tiga musim di Biancocelesti. Pertandingan terakhir yang cukup dramatis di akhir musim 2002 pun berhasil dia eksekusi dengan baik. Dia bermain melawan mantan klubnya, Internazionale, dan dia seolah-olah bisa menggagalkan mimpi majikan lamanya.

Simeone memutuskan untuk kembali bergabung bersama Atletico Madrid pada tahun 2003. Cholo merumput dua musim lagi sebelum meninggalkan Eropa untuk kembali ke Argentina dan bergabung dengan Racing.

Karirnya bersama tim nasional Argentina, Simeone telah tampil bermain di 106 pertandingan, dan debutnya dimulai pada tahun 1988. Tim senior berhasil membawa pulang tropi Copa América di tahun 1991 dan 1993. Dia terpilih menjadi salah satu pemain di skuad Argentina dan berhasil menyabet medali perak di Olimpiade 1996 yang diselenggarakan di Georgia.

Ia pun dipercaya menjadi pemain inti di turnamen Piala Dunia tahun 1994, 1998 dan 2002. Sebagai pemain yang diposisikan menjadi gelandang, Simeone sudah mencetak 11 gol untuk untuk tim kebanggaan negaranya, termausk sumbangsih gol ciptaannya di partai final Piala Konfederasi 1992.

Di Piala Dunia 1998, David Beckham, yang saat itu bermain di skuad nasional Inggris, diusir dari lapangan karena menendang Simeone sebagai pembalasan atas pelanggarannya. Simeone pun bersandiwara seolah-oleh dia mengalami cedera dari tendangan Beckham sehingga Beckham diusir dari lapangan.

Setalah Simeone mengakhiri kontrak bermain bersama Racing setelah menyelesaikan pertandingan terakhirnya pada pertengahan Februari 2006.,kemudian, dia memutuskan untuk menjadi manajer untuk tim yang sama

Setelah mengawali karir sebagai manajer, dia berhasil membawa tim dan meninggal kesan baik di Liga Clausura 2006. Ketika kepemilikan klub berpindah tangan pada Mei 2006, Simeone meninggalkan Racing dan digantikan dengan Reinaldo Merlo.

Setalah itu dia mendapatkan posisi sebagai kepala pelatih klub Estudiantes de La Plata. Tanpa membuang waktu, Simeone mengantar klub mendapatkan gelar pertama mereka setelah mengalahkan Boca Juniors 2-1 pada 13 Desember 2006.

Pada Oktober 2006, Simeone terpilih sebagai manajer terbaik di liga Argentina berdasarkan polling tabolid olahraga Ole. Ia juga mendapat pujian sebagai seseorang yang memang "terlahir sebagai manajer" oleh mantan pemain internasional Argentina, Roberto Perfumo.

Simeone meninggalkan Estudiantes dan melatih Apertura  di akhir 2007. Tidak bisa bertahan lama, pada 15 Desember 2007, Simeone resmi menjabat sebagia pelatih baru River Plate dan menggantikan Daniel Passarella. Setelah tereliminasi di Copa Libertadores dan kalah melawan San Lorenzo, Simeone dan River Plate bermain di turnamen Clausura tahun 2008, dan berhasil membawa pulang gelar juara setelah mengalahkan Olimpo 2-1 di stadion Monumental.

Pada November 2008, Simeone mengumumkan pengunduran dirinya sebagai pelatih River Plate dan resmi bergabung dengan San Lorenzo untuk menggantikan Miguel Angel Russo lima bulan kemudian. Karirnya sebagai manajer diteruskan dengan pernah melatih tim Serie A, Catania, menggantikan Marco Giampaolo yang meninggalkan klub beberapa jam sebelum pertandingan.

Dia meninggalkan Catania setelah berhasil membantu klub terhindar dari ancaman degradasi. Lalu Simeone ditunjuk sebagai pelatih baru di mantan klubnya, Racing Club, untuk menggantikan Miguel Ángel Russo yang telah mengundurkan diri minggu sebelumnya.

Pada tanggal 23 Desember 2011, Simeone telah diresmikan sebagai pelatih baru Madrid Atletico. Pada tanggal 9 Mei 2012, di bawah asuhan Simeone, klub berhasil memenangkan dua piala pertama di Eropa, yaitu Liga Europa dan Piala Super UEFA dengan tim yang sama. Tahun berikutnya, klub menambah rekor kemenangan dengan menjuarai turnamen Copa del Rey.

Oleh: Disfira I. A.

Berita Terbaru Diego Simeone

Sacchi: Simeone Tak Layak Latih Madrid

Sacchi: Simeone Tak Layak Latih Madrid

24-05-2016 11:57

Arrigo Sacchi mengatakan bahwa Diego Simeone tidak layak menjadi manajer Real Madrid di masa yang akan datang.

Jelang Final, Atletico Bingung Pilih Duet Bek Tengah

Jelang Final, Atletico Bingung Pilih Duet Bek Tengah

24-05-2016 10:40

Memiliki beberapa bek dengan kemampuan yang mumpuni tak hanya membuat semua pelatih akan bahagia, namun mereka juga bakal bingung menentukan pilihan yang tepat. Itulah yang kini dialami oleh pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

Seedorf Dukung Atletico Madrid Kalahkan Real Madrid

Seedorf Dukung Atletico Madrid Kalahkan Real Madrid

24-05-2016 10:30

Mantan pemain dan pelatih AC Milan, Clarence Seedorf memberikan dukungan kepada Atletico Madrid untuk menjuarai Liga Champions musim ini.

Zanetti Bantah Inter Dekati Simeone

Zanetti Bantah Inter Dekati Simeone

24-05-2016 00:13

Javier Zanetti membantah kabar yang mengatakan bahwa Inter Milan sedang menjajaki kemungkinan untuk mendaratkan Diego Simeone sebagai pelatih.

Gaya Atletico Dianggap Buruk, Simeone Tak Sakit Hati

Gaya Atletico Dianggap Buruk, Simeone Tak Sakit Hati

23-05-2016 10:42

Manajer Atletico Madrid, Diego Simeone, mengaku sama sekali tidak mempunyai masalah dengan banyaknya kritik terhadap gaya bermain yang mereka usung di Liga Champions musim ini.

Zamorano: Atletico Sekarang Selevel Madrid

Zamorano: Atletico Sekarang Selevel Madrid

20-05-2016 23:19

Ivan Zamorano menyebut saat ini kekuatan Atletico Madrid telah meningkat dan hal itu membuat mereka berada di level yang sama dengan Real Madrid.

Atletico Pertahankan Saul Niguez Hingga 2021

Atletico Pertahankan Saul Niguez Hingga 2021

18-05-2016 18:20

Atletico Madrid akhirnya menuntaskan negosiasi kontrak dengan bintang muda mereka, Saul Niguez. Pemain berusia 21 tahun ini akan tetap berada di Vicente Calderon hingga tahun 2021 mendatang.

Jelang Bentrok Madrid, Simeone Ajak WAGs Seksi Pelesir ke Ibiza

Jelang Bentrok Madrid, Simeone Ajak WAGs Seksi Pelesir ke Ibiza

18-05-2016 08:08

Entrenador Atletico Madrid, Diego Simeone rupanya tak mau terlalu tegang menghadapi laga final Liga Champions kontra Real Madrid akhir Mei mendatang.

Godin: Atletico Rela Mati demi Simeone

Godin: Atletico Rela Mati demi Simeone

17-05-2016 07:51

Diego Godin mengatakan bahwa kunci sukses Atletico Madrid selama ini adalah kepercayaan tim secara penuh pada manajer Diego Simeone.

Jelang Final Champions, Simeone Ingin yang Terbaik

Jelang Final Champions, Simeone Ingin yang Terbaik

14-05-2016 09:00

Bos Atletico Madrid, Diego Simeone, meminta timnya menunjukkan yang terbaik di laga pamungkas La Liga melawan Celta Vigo, sebagai persiapan duel final Liga Champions melawan Real Madrid pada 28 Mei mendatang.