Nama Lengkap : Mario Gotze
Tempat Lahir : Memmingen, Jerman
Tanggal Lahir : 03 Juni 1992 (22 Tahun)
Kebangsaan : Jerman
Klub : Bayern Munich
Posisi : Gelandang
No Punggung : 19
Tinggi : 176 cm

Karir

Mario Gotze atau yang sering dipanggil dengan Gotze adalah pemain sepakbola hasil dari binaan akademi Dortmund. Ia lahir Memmingen pada 3 Juni 1992. Sebelum bergabung dengan akademi Dortmund, Gotze terlebih dahulu memulai karirnya dari akademi lokal, SC Ronsberg, pada 1997.

Kemudian Gotze pindah dan mengasah bakatnya selama 3 tahun di FC Eintracht Hombruch. Setelah dari Hombruch inilah Gotze bergabung dengan youth team Borussia Dortmund. Delapan tahun di youth team cukup bagi Gotze untuk mendapat panggilan untuk promosi ke Borussia Dortmund II.

Tidak terlalu banyak laga yang Gotze jalani karena di musim yang sama, tepatnya di jeda musim dingin 2009-2010, Götze dipromosikan ke tim utama oleh pelatih Dortmund, Jurgen Klopp. Setelah dipanggil, Gotze menjalani debutnya pada 21 November 2009 melawan Mainz 05 dalam laga yang berakhir imbang 0-0.

Gelar mayor pertamanya ia raih saat berperan penting dalam mengantarkan Dortmund meraih gelar Bundesliga 2010-2011. Gotze mengalami cedera pinggang pada Januari 2012 karena terjadi peradangan pada tulang rawan pinggangnya karena stres.

Gotze menandatangani kontrak baru pada 27 Maret 2012 yang mengikatnya di Dortmund sampai dengan 2016. Gotze menyatakan bahwa ia sangat nyaman berada di Dortmund dan meskipun sudah meraih gelar bersama Dortmund, ia masih perlu berkembang dan ingin melakukannya bersama Dortmund.

Sukses Gotze dan Dortmund berlanjut pada musim 2011-2012 saat berhasil meraih double winner, titel Bundesliga dan DFB-Pokal. Bahkan juga membuat Dortmund menorehkan rekor poin terbanyak Bundesliga dengan 81 poin. Gotze bermain dalam 26 pertandingan dan mencetak 7 gol pada musim tersebut.

Musim 2012-2013 adalah musim terkahir Gotze berseragam hitam kuning. Meskipun gagal mempersembahkan gelar Bundesliga untuk ketiga kali secara berturut-turut, peran Gotze sangatlah vital pada musim tersebut di ajang Liga Champions. Dortmund berhasil diantarnya ke babak final menghadapi Muenchen. Sayang, karena cedera yang didapatnya saat menghadapi Real Madrid di semifinal, ia tak turun di laga final dan Dortmund pun dikalahkan Muenchen dengan skor 2-1.

Adalah Bayer Muenchen yang menawar dan mengaktifkan klausul pelepasan dari Gotze seharga 37 juta Euro atas kemauan pelatih baru Muenchen, Pep Guardiola. Kala itu Gotze menjadi pemain termahal Jerman sebelum akhirnya dipecahkan oleh transfer Mesut Ozil ke Arsenal. Yang lebih menggemparkan dari transfer Götze adalah pengumuman tuntasnya transfer yang dilakukan 36 jam sebelum laga final Liga Champion melawan Muenchen sendiri.

Bersama klub barunya, Gotze menjalani debutnya pada 11 Agustus 2013 di laga persahabatan melawan juara Hungaria, Gyori ETO. Pada musim 2013-2014, tepatnya pada 23 November 2013, Götze bermain dan mencetak gol pertama saat melawan mantan klubnya, Borussia Dortmund.

Sebagai pemain berharga 37 juta Euro, memang pantas bagi Gotze untuk bermain di timnas Jerman. Gotze bahkan sudah membela timnas Jerman dimulai dari U-15 sampai U-17, kemudian berlanjut dengan U-21, dan mendapatkan panggilan timnas senior pertamanya pada 17 November 2010 untuk melawan Swedia.

Gotze yang hanya mencatatkan 2 caps bersama U-21, menjadi pemain termuda Jerman yang membela timnas setelah Uwe Seeler. Pada Agustus 2011, Götze mencetak gol pertamanya untuk Jerman ke gawang Brasil dan menjadikannya sejajar dengan Klaus Stürmer sebagai pemain termuda yang mencetak gol internasional di era setelah perang.    

Di keluarga Gotze , bukan hanya ia yang menekuni dunia sepakbola. Sang kakak, Fabian juga merupakan pemain sepakbola yang tergabung dalam klub SpVgg Unterhaching. Begitu pula dengan adiknya, Felix, yang bermain untuk akademi Dortmund U-15.   

 

Oleh: Faris Faishal

Berita Terbaru Mario Gotze

Lahm dan Gotze Larut Dalam Pesta Jerman

Lahm dan Gotze Larut Dalam Pesta Jerman

15-07-2014 21:16

Kepulangan skuat Jerman dari Brasil disambut ratusan ribu fans di kota Berlin.

Gotze Puji Messi Sebagai Jenius

Gotze Puji Messi Sebagai Jenius

15-07-2014 14:57

Mario Gotze belum lama ini memuji Lionel Messi sebagai seorang jenius, melalui akun Instagram miliknya.

Potong Siaran Final Piala Dunia, Stasiun TV Ini Banjir Kecaman

Potong Siaran Final Piala Dunia, Stasiun TV Ini Banjir Kecaman

15-07-2014 13:19

Partai final Piala Dunia 2014 yang mempertemukan Jerman kontra Argentina pastinya menjadi magnet tersendiri bagi penggemar sepakbola di seluruh dunia, tak terkecuali di Amerika Serikat.

Pulang ke Jerman, Podolski 'Bajak' Pesawat

Pulang ke Jerman, Podolski 'Bajak' Pesawat

15-07-2014 09:48

Lukas Podolski membajak sejenak kokpit pesawat yang akan membawa Jerman pulang ke kampung halaman usai mereka menjadi juara Piala Dunia.

Mourinho: Argentina Buat Messi Tak Nyaman

Mourinho: Argentina Buat Messi Tak Nyaman

15-07-2014 09:23

Jose Mourinho menilai permainan Argentina membuat Messi tidak bisa mengeluarkan permainan terbaiknya di Piala Dunia 2014.

Messi: Adu Penalti, Ceritanya Bakal Beda

Messi: Adu Penalti, Ceritanya Bakal Beda

15-07-2014 08:09

Lionel Messi berandai-andai final Piala Dunia antara Argentina dan Jerman (14/6) dilanjutkan di babak adu penalti.

Mascherano: Rakyat Argentina Kembali Percaya Kami

Mascherano: Rakyat Argentina Kembali Percaya Kami

15-07-2014 08:02

Javier Mascherano mengaku bangga dengan prestasi yang didapatkan oleh Argentina di Piala Dunia 2014.

Messi Nilai Argentina Sukses Bungkam Kritik

Messi Nilai Argentina Sukses Bungkam Kritik

15-07-2014 07:29

Lionel Messi menyebut timnya sudah sukses membungkam kritik yang sempat mengiringi keberangkatan mereka ke Piala Dunia 2014.

Beckenbauer: Tak Punya Messi & Ronaldo, Jerman Punya Tim Terbaik

Beckenbauer: Tak Punya Messi & Ronaldo, Jerman Punya Tim Terbaik

15-07-2014 07:14

Beckenbauer memberikan komentar mengenai sukses Jerman menjadi juara Piala Dunia 2014.

Mourinho: Pergantian Taktik Buat Argentina Kalah

Mourinho: Pergantian Taktik Buat Argentina Kalah

15-07-2014 06:42

Pelatih Chelsea Jose Mourinho memberikan analisisnya mengenai hasil pertandingan final Piala Dunia 2014.