Madrid Tidak Beli Pemain Lagi

Madrid Tidak Beli Pemain Lagi
- Real Madrid tidak mungkin membeli lagi pemain di musim transfer bulan Januari, kata presiden baru klub tersebut, Vicente Boluda, Minggu.

Boluda menjadi presiden juara Liga Utama Spanyol itu hari Jumat, ketika Ramon Calderon dipaksa mengundurkan diri setelah surat kabar Marca menyiarkan tuduhan ketidakberesan di sidang umum klub tersebut bulan lalu.

Dalam wawancara pertamanya sebagai presiden, Boluda memberitahu Marca bahwa Real Madrid barangkali tidak akan membeli lagi pemain bulan ini, setelah memboyong Klaas Jan Huntelaar dan Lassana Diarra.

"Di dunia ini, Anda tidak akan pernah dapat mengabaikannya sepenuhnya, tetapi skuad, tetapi skuad sudah sempurna dan saya tidak berpendapat demikian," kata pengusaha berusia 53 tahun itu. "Kami mempunyai tim yang sangat sempurna dan seimbang dan kami akan tetap seperti ini sampai akhir," katanya.

Boluda juga mengatakan kepada Marca bahwa ia tidak tahu persetujuan apapun untuk memboyong pemain sayap Manchester United, Cristiano Ronaldo, ke Bernabeu.

Real Madrid selama ini memburu Pemain Terbaik Dunia FIFA itu dan laporan baru-baru ini mengatakan suatu persetujuan rahasia sudah dicapai untuk memboyongnya pada akhir musim ini. Ronaldo membantah ada persetujuan.

"Saya tidak tahu," kata Boluda ketika ditanya tentang adanya persetujuan itu. "Saya belum melihat apapun. Baik itu kontrak maupun yang lainnya," katanya.

Boluda mengatakan pelatih Real Madrid, Juande Ramos, yang menjadi pelatih klub tersebut bulan lalu dengan kontrak enam bulan untuk menggantikan Bernd Schuster, barangkali akan memperpanjang kontraknya dengan klub tersebut bila Real Madrid merebut suatu gelar.

Atas pertanyaan masa depannya, Boluda mengatakan ia berencana untuk tetap pada jabatannya sampai sekitar pertengahan Juni, saat pemilihan presiden baru barangkali diselenggarakan.

"Saya mengambil alih tanggung jawab suatu kapal yang tenggelam dan saya akan menyelamatkannya," katanya. "Apa yang saya inginkan adalah menyelesaikan segala sesuatunya dan kemudian pergi," katanya. (kpl/cax)

Berita Terkait