
Bola.net - Koran berbasis di Barcelona Mundo Deportivo membuat laporan menarik mengenai evolusi karier Lionel Messi. Menurut Mundo Deportivo, ide untuk menempatkan Messi di posisi false 9 bukanlah ide Josep Guardiola.
Messi awalnya adalah pemain sayap. Melihat potensinya dalam mencetak gol, Messi kemudian digeser ke tengah dengan mengorbankan para penyerang yang sudah mapan sebelumnya.
Ide itu awalnya datang dari 'penemu' bakat Messi, Carles Rexach. Sebagai catatan, Rexach adalah mantan pelatih Barca dan orang yang berperan besar meyakinkan Barca untuk menampung Messi.
Rexach kemudian membahas idenya untuk menggeser posisi Messi itu bersama asisten Guardiola saat itu, Tito Vilanova. Ide Rexach ini lalu dipelajari oleh Vilanova untuk kemudian diperbaiki dan disampaikan ke Guardiola.
Pada awalnya Guardiola tidak menerima ide itu dengan mudah. Butuh waktu agak lama bagi Guardiola untuk mau mencoba eksperimen itu. Namun ternyata Messi justru semakin berkembang ketika dipasang di tengah sebagai pusat penyerangan Barca.
Real Madrid disebut sangat syok dengan kesuksesan revolusi taktik Guardiola. Los Blancos tidak memiliki pucuk penyerangan yang sama seperti Barca dan hal itu memaksa mereka untuk menjebol simpanan mereka di bank dengan membeli Cristiano Ronaldo. (isf/hsw)
Messi awalnya adalah pemain sayap. Melihat potensinya dalam mencetak gol, Messi kemudian digeser ke tengah dengan mengorbankan para penyerang yang sudah mapan sebelumnya.
Ide itu awalnya datang dari 'penemu' bakat Messi, Carles Rexach. Sebagai catatan, Rexach adalah mantan pelatih Barca dan orang yang berperan besar meyakinkan Barca untuk menampung Messi.
Rexach kemudian membahas idenya untuk menggeser posisi Messi itu bersama asisten Guardiola saat itu, Tito Vilanova. Ide Rexach ini lalu dipelajari oleh Vilanova untuk kemudian diperbaiki dan disampaikan ke Guardiola.
Pada awalnya Guardiola tidak menerima ide itu dengan mudah. Butuh waktu agak lama bagi Guardiola untuk mau mencoba eksperimen itu. Namun ternyata Messi justru semakin berkembang ketika dipasang di tengah sebagai pusat penyerangan Barca.
Real Madrid disebut sangat syok dengan kesuksesan revolusi taktik Guardiola. Los Blancos tidak memiliki pucuk penyerangan yang sama seperti Barca dan hal itu memaksa mereka untuk menjebol simpanan mereka di bank dengan membeli Cristiano Ronaldo. (isf/hsw)
Advertisement
Berita Terkait
LATEST UPDATE
-
Liga Inggris 14 Mei 2026 17:17Risiko yang Mungkin Muncul Andai Xabi Alonso Melatih Chelsea
BERITA LAINNYA
SOROT
-
Liputan6 14 Mei 2026 18:50Kapolda Metro Jaya, Satu-Satunya dengan Pangkat Komjen Bintang Tiga
-
Liputan6 14 Mei 2026 18:01Iran Desak Kuwait Bebaskan 4 Warga Negaranya
MOST VIEWED
Hasil Barcelona vs Real Madrid: Menang di El Clasico, Gelar La Liga Jadi Milik Barca
Rapor Pemain Real Madrid saat Dikalahkan Barcelona: Performa Jauh dari Harapan di Camp Nou
Real Madrid Capai Kesepakatan dengan Jose Mourinho, Pengumuman Segera
Barcelona Bangun Fondasi, Real Madrid Justru Kehilangan Arah
HIGHLIGHT
5 Pemain yang Perlu Dijual Real Madrid Musim Panas...
Jose Mourinho ke Real Madrid Lagi? 7 Pelatih yang ...
10 Pelatih Terbaik yang Siap Jadi Rebutan Klub Eli...
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United...
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hug...
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid...
Jika Barcelona Mundur: 6 Destinasi Potensial Marcu...
















:strip_icc()/kly-media-production/medias/5405760/original/096016700_1762498653-kapolda_metro_jaya.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4405183/original/060918700_1682326798-IMG_20230424_121639.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537893/original/065086000_1774492418-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5763394/original/048651300_1778666341-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5330062/original/059545400_1756353142-1000241325.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5835297/original/008464600_1778737436-IMG_1301.jpeg)

